Iklan

Bima Ade Prasetyo dan Alulazia Putri Resmi Jadi Mas & Mbak Duta Wisata Cilacap 2026

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kabupaten Cilacap resmi memiliki pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2026.

Gelar bergengsi tersebut diraih oleh Bima Ade Prasetyo dan Alulazia Putri De Gusti setelah berhasil melewati seluruh tahapan seleksi yang diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap.

Keduanya dinobatkan pada malam Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2026 yang berlangsung meriah di Alun-Alun Cilacap, Rabu (8/7).

Terpilihnya Bima dan Alulazia diharapkan mampu memperkuat promosi sektor pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif Kabupaten Cilacap, baik di tingkat regional maupun nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap, Achmad Budi Narimo, mengatakan bahwa ajang pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata merupakan wadah untuk menjaring generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi, wawasan luas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap pengembangan sektor pariwisata daerah.

Menurutnya, seluruh peserta diseleksi berdasarkan konsep LIGHT, yaitu Leadership, Intelligent, Graceful, Humanity, dan Talented. Lima aspek tersebut menjadi dasar penilaian untuk menghasilkan duta wisata yang mampu menjadi representasi terbaik Kabupaten Cilacap.

Proses seleksi dimulai sejak 2 Mei 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 70 orang.

Dari jumlah tersebut, panitia memilih 20 finalis terbaik yang kemudian mengikuti serangkaian kegiatan selama masa karantina.

Berbagai tahapan yang dijalani para finalis meliputi sesi photoshoot, unjuk bakat, showcase, hingga presentasi inovasi pariwisata.

Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam mempromosikan potensi wisata sekaligus menyampaikan ide-ide kreatif untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata Kabupaten Cilacap.

Budi Narimo berharap pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2026 dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai media promosi yang efektif.

Menurutnya, media sosial dan berbagai platform digital memiliki peran besar dalam memperkenalkan destinasi wisata, budaya lokal, hingga produk ekonomi kreatif kepada masyarakat yang lebih luas.

“Para pemenang diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan platform digital untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku sadar wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, yang membuka malam grand final menegaskan bahwa Mas dan Mbak Duta Wisata bukan sekadar pemegang gelar, melainkan menjadi representasi wajah Kabupaten Cilacap di hadapan masyarakat.

Menurutnya, duta wisata memiliki tanggung jawab untuk menjadi komunikator yang mampu mengenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari destinasi wisata alam, wisata budaya, ekonomi kreatif, hingga kekayaan tradisi yang dimiliki Kabupaten Cilacap.

“Duta wisata adalah representasi wajah Kabupaten Cilacap di mata masyarakat luas. Mereka diharapkan mampu menjadi komunikator yang baik, memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, serta berbagai keunggulan yang dimiliki Kabupaten Cilacap,” katanya.

Ia berharap Bima Ade Prasetyo dan Alulazia Putri De Gusti dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah.

Keberadaan Mas dan Mbak Duta Wisata Cilacap 2026 diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Cilacap sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

Dengan dukungan inovasi, kreativitas, serta pemanfaatan media digital, promosi pariwisata diharapkan semakin luas sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (jul/stch/dda)

Iklan