Iklan

Hasil MotoGP Inggris 2026: Marc Marquez Terpuruk, Tertinggal 40 Poin dari Jorge Martin

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, SILVERSTONE – Marc Marquez mendapatkan hasil mengecewakan pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone.

Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut hanya mampu finis di posisi ketujuh setelah kesulitan menemukan performa terbaik sepanjang balapan utama.

Hasil tersebut membuat posisi Marc Marquez dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin tertekan.

Sebelum balapan MotoGP Inggris, Marquez hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin.

Namun, setelah menyelesaikan balapan di Silverstone, jarak keduanya melebar menjadi 40 poin.

Jorge Martin yang memperkuat Aprilia kini memiliki keuntungan lebih besar dalam perebutan gelar.

Sementara itu, Raul Fernandez berhasil keluar sebagai pemenang MotoGP Inggris 2026 setelah menjalani balapan dengan performa impresif.

Sirkuit Silverstone memang menjadi salah satu trek yang cukup menguntungkan bagi Aprilia.

Kondisi tersebut kembali terlihat pada MotoGP Inggris 2026, ketika Marquez kesulitan bersaing dengan para pembalap di barisan depan.

Kesulitan Marc Marquez sebenarnya sudah terlihat sejak sesi Sprint. Degradasi ban belakang membuat pembalap Ducati tersebut hanya mampu menyelesaikan Sprint di posisi kesembilan.

Memasuki balapan utama, Marquez mencoba menggunakan ban belakang medium seperti mayoritas pembalap lainnya.

Strategi tersebut diharapkan dapat membantunya menjaga performa sepanjang balapan sekaligus memperbaiki posisi.

Namun, penggunaan ban medium belum cukup untuk membawa Marquez kembali ke persaingan podium.

Padahal, pembalap asal Spanyol tersebut sempat berada di posisi keempat pada fase awal balapan.

Posisi Marquez kemudian terus merosot. Pada lap keenam, ia kehilangan posisi setelah disalip Alex Marquez. Tidak lama kemudian, Pedro Acosta juga berhasil melewatinya.

Tekanan terhadap Marquez berlanjut hingga memasuki fase akhir balapan. Fabio Di Giannantonio juga berhasil menyalip pembalap Ducati tersebut.

Marquez akhirnya harus puas menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. Marquez finis dengan selisih 9,6 detik dari Raul Fernandez yang keluar sebagai pemenang.

Hasil tersebut tentu menjadi pukulan bagi ambisinya mempertahankan gelar juara dunia MotoGP.

Meski gagal tampil kompetitif, Marquez tidak menyalahkan performa motor maupun kondisi ban.

Ia justru mengakui bahwa dirinya tidak mampu menemukan cara untuk mendapatkan performa terbaik selama balapan di Silverstone.

“Motor bekerja dengan baik, ban juga bekerja dengan baik. Hanya saja hari ini saya tidak bisa menemukan cara untuk tampil lebih baik, dan posisi ketujuh adalah hasil yang sebenarnya sudah bisa kami prediksi di atas kertas,” ujar Marc Marquez.

Menurut Marquez, hasil yang lebih realistis sebenarnya adalah finis di posisi lima besar.

Namun, ia mengakui tim tidak mampu mengelola balapan dengan cara terbaik sehingga peluang untuk mendapatkan posisi lebih tinggi akhirnya hilang.

“Hasil yang optimis adalah masuk lima besar, namun kami tidak bisa mengelolanya dengan cara terbaik dan akhirnya finis di posisi ketujuh,” tegas Marquez.

Pembalap Ducati tersebut juga memberikan penjelasan mengenai penggunaan ban pada balapan utama MotoGP Inggris 2026.

Menurutnya, manajemen ban berjalan normal dan tidak ada pendekatan khusus yang berbeda dari balapan sebelumnya.

“Kami mengelolanya dengan cara yang normal, seperti biasanya. Masalahnya, biasanya dalam balapan Sprint, Anda memacu motor secara maksimal dari awal hingga akhir layaknya sesi kualifikasi. Namun kemarin, entah mengapa, hal itu tidak memungkinkan untuk dilakukan,” kata Marquez.

Marquez menegaskan bahwa persoalan utama bukan karena perubahan strategi penggunaan ban.

Ia menilai dirinya memang tidak mampu menemukan performa yang dibutuhkan untuk bersaing lebih jauh di Silverstone.

“Akan tetapi, hari ini kami tidak melakukan hal yang berbeda dibandingkan dengan balapan-balapan lainnya,” ucapnya.

Finis ketujuh di MotoGP Inggris 2026 membuat Marquez harus segera melakukan evaluasi jika ingin kembali memangkas jarak dengan Jorge Martin.

Selisih 40 poin membuat persaingan gelar juara dunia semakin berat bagi sang juara bertahan.

Dengan masih adanya seri-seri MotoGP 2026 yang harus dijalani, peluang Marquez untuk mengejar Martin tentu belum berakhir.

Namun, hasil di Silverstone menunjukkan bahwa Ducati dan Marquez harus segera menemukan solusi agar kehilangan poin serupa tidak kembali terjadi pada balapan berikutnya.

Persaingan gelar MotoGP 2026 pun semakin menarik setelah Jorge Martin mampu memperlebar keunggulannya.

Marquez kini dituntut bangkit dan kembali meraih hasil maksimal untuk menjaga peluang mempertahankan gelar juara dunia. (*/stch/dda)

Iklan