BANYUMASEKSPRES.ID, SILVERSTONE – Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri paceklik podium setelah finis di posisi ketiga pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone.
Pembalap Aprilia tersebut mampu mengamankan podium meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih dari sejumlah cedera yang dialaminya.
Hasil MotoGP Inggris tersebut menjadi pencapaian penting bagi Bezzecchi setelah melalui periode sulit dalam beberapa balapan sebelumnya.
Pembalap asal Italia itu harus menghadapi cedera pada tulang selangka, lutut, dan tulang rusuk yang membuat kondisi fisiknya masih belum maksimal saat tampil di Silverstone.
Dikutip dari Crash, Senin (10/8), perjuangan Bezzecchi bahkan sudah terasa sejak sebelum balapan dimulai.
CEO Aprilia Massimo Rivola mengungkapkan bahwa pembalapnya mengalami kondisi fisik yang cukup berat pada pagi hari sebelum menjalani balapan MotoGP Inggris.
Bezzecchi disebut masih kesulitan berjalan ketika berada di paddock. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya mengurungkan niat untuk tampil di Silverstone.
Ia tetap turun ke lintasan dan berusaha memberikan performa terbaik bersama Aprilia.
Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil positif. Bezzecchi mampu bertahan dalam persaingan untuk memperebutkan posisi podium hingga akhir balapan.
Ia bahkan berhasil menahan tekanan dari Alex Marquez untuk mempertahankan posisi ketiga.
Podium tersebut sekaligus melengkapi pencapaian luar biasa Aprilia di MotoGP Inggris.
Tim asal Italia itu berhasil menempatkan tiga pembalapnya di posisi tiga besar dan menciptakan podium 1-2-3.
Bagi Bezzecchi, finis ketiga di Silverstone juga memiliki arti khusus karena mengakhiri rangkaian hasil buruk yang sebelumnya membayangi performanya.
Ia tercatat gagal finis dalam empat Grand Prix secara beruntun setelah sebelumnya meraih kemenangan di Mugello pada akhir Mei.
Rentetan hasil tersebut membuat Bezzecchi harus menghadapi periode yang tidak mudah.
Selain masalah cedera, ia juga harus berhadapan dengan kesalahan saat balapan serta tekanan yang muncul dari berbagai pihak.
Namun, dukungan dari orang-orang terdekat membuat pembalap Aprilia itu mampu melewati masa sulit tersebut.
Bezzecchi menyebut keluarga, teman, dan tim menjadi bagian penting dalam prosesnya untuk kembali mendapatkan kepercayaan diri di lintasan.
Salah satu cara Bezzecchi menghadapi tekanan adalah dengan memusatkan perhatian pada balapan.
Ia menggambarkan helm yang dikenakannya seperti penyumbat telinga yang membuat dirinya dapat mengabaikan berbagai suara dari luar.
Dengan cara tersebut, Bezzecchi berusaha tidak terlalu memikirkan berbagai tekanan yang muncul dan memilih fokus pada apa yang harus dilakukan di atas motor.
Fokus tersebut terlihat dari penampilannya di Silverstone yang mampu bertahan hingga garis finis.
Performa Bezzecchi juga mendapat apresiasi dari Massimo Rivola. CEO Aprilia tersebut menilai keberanian dan semangat pembalap Italia itu layak mendapatkan pujian, terutama karena kondisi fisiknya belum benar-benar pulih.
Keberhasilan meraih podium di MotoGP Inggris menjadi sinyal positif bagi Bezzecchi setelah melalui periode yang cukup berat.
Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa pembalap Aprilia masih mampu bersaing di barisan depan meski menghadapi berbagai kendala.
Bagi Aprilia, hasil di Silverstone menjadi salah satu pencapaian penting karena mampu mengamankan posisi pertama, kedua, dan ketiga.
Sementara bagi Bezzecchi, podium tersebut menjadi momentum untuk kembali membangun konsistensi pada balapan-balapan berikutnya.
Dengan kondisi fisik yang perlahan membaik dan kepercayaan diri yang kembali meningkat, Bezzecchi memiliki modal positif untuk menghadapi seri MotoGP selanjutnya.
Podium MotoGP Inggris juga menjadi bukti bahwa perjuangan menghadapi cedera dan tekanan akhirnya mulai membuahkan hasil.
Perjalanan Bezzecchi di Silverstone sekaligus memperlihatkan bagaimana seorang pembalap harus menghadapi tantangan fisik dan mental dalam kompetisi MotoGP.
Setelah sempat mengalami empat kegagalan finis beruntun, pembalap Aprilia itu akhirnya kembali naik podium dan membantu timnya menciptakan hasil fantastis di MotoGP Inggris. (*/stch/dda)