BANYUMASEKSPRES.ID, Sony resmi meluncurkan Sony FX5 sebagai kamera sinema terbaru dari lini Cinema Line pada Juli 2026. Kamera ini hadir dengan teknologi sensor full-frame terbaru, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), serta kemampuan merekam video hingga resolusi 5K.
Peluncuran Sony FX5 memperkuat posisi Sony di industri kamera profesional dan produksi film. Perangkat ini dirancang untuk filmmaker, videografer, rumah produksi, serta kreator konten yang membutuhkan kualitas gambar sinema dalam bodi yang ringkas.
Sony FX5 menggunakan sensor CMOS full-frame stacked yang dikembangkan untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Sensor tersebut menawarkan performa lebih baik saat digunakan dalam kondisi minim cahaya dan lingkungan dengan pencahayaan sulit.
Salah satu fitur unggulan kamera ini adalah kemampuan perekaman Open Gate 5K dengan memanfaatkan seluruh area sensor. Teknologi tersebut memberikan fleksibilitas bagi editor untuk membuat berbagai format video tanpa kehilangan banyak detail gambar.
Selain mampu merekam video 5K, Sony FX5 juga mendukung perekaman 4K hingga 120 frame per detik. Kamera ini juga menyediakan mode Full HD hingga 240 frame per detik untuk menghasilkan efek slow motion yang halus.
Sony membekali FX5 dengan prosesor gambar BIONZ XR2 dan unit pemrosesan AI khusus. Teknologi tersebut membantu kamera mengenali objek serta meningkatkan kemampuan autofocus agar lebih cepat dan akurat.
Fitur AI autofocus menjadi salah satu peningkatan penting pada Sony FX5 dibandingkan generasi sebelumnya. Sistem ini memungkinkan kamera mengikuti pergerakan subjek secara stabil sehingga pengguna dapat lebih fokus pada pengambilan gambar.
Dari sisi kualitas visual, Sony FX5 mampu menghasilkan rentang dinamis lebih dari 15 stop. Kemampuan ini membuat kamera dapat menangkap detail area terang dan gelap dengan lebih seimbang.
Sony FX5 juga menawarkan tiga pilihan base ISO, yaitu ISO 800, ISO 4000, dan ISO 12800. Fitur tersebut membantu menghasilkan gambar berkualitas dengan tingkat noise lebih rendah pada berbagai kondisi pencahayaan.
Untuk kebutuhan produksi profesional, kamera ini menjadi seri FX pertama yang mendukung perekaman internal X-OCN RAW. Format tersebut menyimpan lebih banyak informasi gambar sehingga pengguna memiliki keleluasaan saat melakukan proses editing dan color grading.
Dukungan format RAW internal membuat Sony FX5 lebih praktis digunakan dalam produksi film profesional. Pengguna tidak perlu selalu bergantung pada perangkat perekam eksternal untuk mendapatkan kualitas gambar maksimal.
Dari sisi desain, Sony FX5 mempertahankan konsep kamera sinema yang ringan dan mudah dibawa. Ukuran kompaknya membuat kamera ini cocok digunakan untuk produksi kecil maupun sebagai kamera tambahan dalam proyek besar.
Sony juga menyediakan berbagai aksesori pendukung untuk meningkatkan kemampuan FX5. Beberapa di antaranya adalah electronic viewfinder OLED dan pegangan XLR untuk kebutuhan audio profesional.
Kamera ini dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti layar sentuh multi-sudut, stabilisasi gambar, serta alat pemantauan profesional. Fitur tersebut membantu pengguna mendapatkan proses produksi yang lebih efisien dan nyaman.
Dengan kombinasi sensor full-frame, teknologi AI, rekaman video 5K, serta dukungan RAW internal, Sony FX5 menjadi kamera sinema yang menarik pada 2026. Perangkat ini menawarkan keseimbangan antara kualitas profesional dan kemudahan penggunaan.
Kehadiran Sony FX5 memberikan pilihan baru bagi filmmaker independen dan kreator digital yang ingin menghasilkan video berkualitas tinggi. Kamera ini menunjukkan arah baru industri video yang menggabungkan teknologi pintar dengan kemampuan sinema profesional. (mdr)