BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebanyak 360 Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh Kabupaten Cilacap mengikuti Raimuna Cabang VIII Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan, tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman.
Raimuna Cabang VIII Cilacap 2026 digelar selama empat hari, mulai Jumat hingga Senin, 21–24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan anggota Pramuka Penegak dan Pandega di Kabupaten Cilacap.
Pembukaan Raimuna dilakukan oleh Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).
Pembukaan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Lapangan Sepak Bola Binar Jaya, Desa Bulupayung, Sabtu (22/8/2026).
Selain 360 peserta Raimuna, Upacara Hari Pramuka ke-65 juga diikuti sekitar 720 anggota Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak dari berbagai gugus depan se-Kecamatan Kesugihan.
Waka Bidang Organisasi dan Hukum Kwarcab Cilacap Luhur Satrio Muchsin mengatakan, Raimuna memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, kemandirian, hingga kemampuan beradaptasi dengan perubahan.
Raimuna Cabang VIII juga diarahkan agar generasi muda semakin aktif mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Salah satunya melalui penguasaan teknologi dan kewirausahaan.
“Raimuna bertujuan mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menguasai keterampilan teknologi dan kewirausahaan guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Luhur.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka tidak hanya berkutat pada aktivitas luar ruang, tetapi juga diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menyampaikan bahwa pengembangan keterampilan dan kemandirian menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda.
Menurutnya, Kabupaten Cilacap memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh anak-anak muda.
Potensi tersebut antara lain berada di sektor pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan hingga ekonomi kreatif.
Berbagai sektor tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menghasilkan karya, membangun usaha, sekaligus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, peserta Raimuna diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu melihat berbagai peluang yang ada di lingkungan sekitar.
Ammy mendorong para peserta agar menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, terampil, mandiri, kreatif dan inovatif.
Penguasaan teknologi juga dinilai penting agar generasi muda tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Jadilah generasi yang berkarakter, terampil, mandiri, kreatif, inovatif, menguasai teknologi, mencintai budaya, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Keberadaan Raimuna Cabang VIII Cilacap juga dikaitkan dengan persiapan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Para peserta yang saat ini masih berada pada usia pelajar dan pemuda nantinya akan memasuki usia produktif dan menjadi bagian dari masyarakat yang berperan dalam pembangunan.
Karena itu, pembentukan karakter sejak usia muda menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.
Melalui kegiatan Raimuna, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar bekerja sama dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah.
Interaksi tersebut dapat melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, toleransi, serta tanggung jawab.
Kegiatan seperti ini juga memberikan pengalaman bagi peserta untuk menyelesaikan berbagai tantangan secara bersama-sama.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi persoalan di lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat maupun dunia kerja.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, penghargaan Gerakan Pramuka juga diberikan kepada 56 orang.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa, pengabdian dan kontribusi mereka terhadap perkembangan kepramukaan.
Pemberian penghargaan menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada mereka yang selama ini ikut mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan kepramukaan tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak.
Pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan dari pembina, pemerintah, sekolah, keluarga, organisasi serta masyarakat.
Dengan berlangsungnya Raimuna Cabang VIII Tahun 2026, diharapkan semangat kepramukaan di Kabupaten Cilacap semakin berkembang.
Sebanyak 360 Pramuka Penegak dan Pandega yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa pengalaman dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Raimuna juga menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dengan karakter yang kuat, keterampilan yang memadai, kemampuan memanfaatkan teknologi dan semangat kewirausahaan, generasi muda Cilacap diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah sekaligus mempersiapkan diri menyambut Indonesia Emas 2045. (jul/stch/dda)