Iklan

Aghniny Haque Tak Perlu Casting untuk Film Khadam, Ternyata Ini Alasan Produser Memilihnya

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Aktris Aghniny Haque membagikan cerita menarik di balik keterlibatannya dalam film horor kolaborasi Indonesia dan Malaysia, Khadam.

Berbeda dari proses mendapatkan peran pada umumnya, Aghniny mengaku tidak perlu menjalani casting untuk memerankan karakter utama dalam film tersebut.

Aghniny dipercaya langsung oleh tim produksi untuk memerankan karakter utama bernama Melor.

Kepercayaan tersebut sempat membuatnya penasaran karena biasanya seorang aktor harus melalui proses casting terlebih dahulu sebelum ditetapkan sebagai pemeran.

Rasa penasaran itu akhirnya membuat Aghniny bertanya langsung kepada produser film mengenai alasan dirinya dipilih untuk memerankan karakter Melor.

“Aku sempat bertanya langsung kepada Pak Izam sebagai produser dan Kak Ayu, ‘Kenapa karakter ini harus aku?’” ujar Aghniny.

Pertanyaan tersebut kemudian mendapatkan jawaban dari tim produksi.

Salah satu pertimbangan yang disampaikan kepada Aghniny adalah popularitasnya di Malaysia.

Aghniny mengatakan tim produksi Khadam melihat dirinya memiliki fanbase yang cukup besar di Malaysia.

Sejumlah film yang pernah dibintanginya juga diketahui mendapatkan respons positif hingga mampu meraih kesuksesan box office di negara tersebut.

“Mereka bilang salah satunya karena fanbase aku cukup besar di Malaysia. Film-film aku juga sempat box office di sana,” tuturnya.

Popularitas Aghniny di Malaysia menjadi salah satu alasan yang membuat tim produksi merasa yakin untuk langsung mempercayakan karakter utama kepadanya.

Selain faktor tersebut, keputusan memilih Aghniny juga tidak terlepas dari rekam jejaknya di dunia perfilman Indonesia.

Tim produksi Khadam rupanya telah mengenal kemampuan akting Aghniny melalui sejumlah film yang pernah dibintanginya.

Beberapa film yang menjadi perhatian tim produksi antara lain Tuhan Izinkan Aku Berdosa, Mencuri Raden Saleh, dan Pemandi Jenazah.

Menurut Aghniny, tim produksi menyukai karakter yang ia tampilkan dalam film-film sebelumnya.

Karena itu, dirinya tidak perlu mengikuti proses casting sebelum mendapatkan peran utama sebagai Melor.

“Mereka suka sama karakter aku di situ. Aku tuh enggak casting. Langsung dipilih,” ungkap Aghniny.

Bagi Aghniny, mendapatkan kepercayaan secara langsung tentu menjadi sebuah kebanggaan.

Namun, di sisi lain, keputusan tersebut juga membuatnya merasakan tekanan tersendiri karena kepercayaan besar dari tim produksi harus dibuktikan melalui penampilannya di depan kamera.

Ia menyadari bahwa tanpa proses casting, dirinya harus mampu menunjukkan bahwa keputusan tim produksi untuk memilihnya memang tepat.

Hal tersebut membuat Aghniny sempat merasa gugup ketika menjalani proses produksi film.

Dalam film Khadam, Aghniny Haque mendapatkan karakter yang cukup menantang.

Ia berperan sebagai Melor, seorang ibu tunawicara yang memiliki dua anak dan tinggal di tengah hutan bersama suaminya.

Karakter tersebut menjadi bagian penting dalam cerita film horor Khadam. Aghniny harus membawa karakter Melor dengan latar belakang dan kondisi yang berbeda dari sejumlah peran yang pernah dimainkannya.

Peran tersebut sekaligus menjadi pengalaman baru bagi Aghniny karena Khadam merupakan debut internasionalnya.

Film ini mempertemukan industri perfilman Indonesia dan Malaysia dalam sebuah produksi horor yang menyasar penonton di kedua negara.

Menariknya, rasa gugup yang sempat dirasakan Aghniny perlahan berubah menjadi kelegaan setelah dirinya menyaksikan hasil akhir film tersebut.

Aghniny mengaku sangat menyukai hasil akhir Khadam. Setelah melihat film secara utuh, kekhawatiran yang sebelumnya muncul karena mendapat kepercayaan langsung dari tim produksi justru berubah menjadi rasa puas.

Ia merasa lega karena film tersebut sesuai dengan harapannya dan mampu membuatnya menikmati hasil dari proses panjang yang telah dijalani selama produksi.

“Setelah gue nonton filmnya, gue lega banget karena gue sesuka itu sama filmnya,” ujar Aghniny.

Bagi Aghniny, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Tidak hanya dipercaya sebagai pemeran utama tanpa melalui casting, ia juga mendapatkan kesempatan tampil dalam produksi film yang melibatkan dua negara.

Khadam merupakan film hasil kolaborasi Indonesia dan Malaysia. Film tersebut diproduksi oleh Red Communications dan Komet Productions bersama MAGMA Entertainment dan VMS Studios.

Film horor ini menghadirkan Aghniny Haque sebagai pemeran utama dengan karakter Melor.

Kisahnya mengambil latar kehidupan sebuah keluarga yang tinggal di tengah hutan, dengan karakter Melor sebagai seorang ibu tunawicara yang memiliki dua anak.

Khadam mulai tayang di bioskop Indonesia pada 16 September 2026. Kehadiran film tersebut sekaligus menandai debut internasional Aghniny Haque dalam produksi yang melibatkan sineas dari Indonesia dan Malaysia.

Kepercayaan yang diberikan kepada Aghniny tanpa proses casting menjadi salah satu cerita menarik di balik produksi film tersebut.

Popularitasnya di Malaysia serta pengalaman aktingnya dalam sejumlah film Indonesia menjadi pertimbangan tim produksi untuk mempercayakannya memerankan karakter utama. (*/stch/dda)

Iklan