BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Purbalingga mulai menyiapkan program pelatihan netting wig di Balai Latihan Kerja (BLK).
Program tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja di industri rambut palsu dan bulu mata yang terus berkembang di wilayah Purbalingga dan sekitarnya.
Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (PPTK) Dinperinnaker Kabupaten Purbalingga, Yesu Dewayana, mengatakan pelatihan tersebut saat ini masih berada dalam tahap penyusunan.
Program itu diusulkan untuk mulai dilaksanakan pada tahun depan sebagai salah satu pelatihan baru yang diselenggarakan BLK Purbalingga.
Menurutnya, pelatihan netting wig bertujuan membekali para pencari kerja dengan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia industri.
Dengan kemampuan yang telah dimiliki sejak mengikuti pelatihan, lulusan diharapkan dapat langsung bekerja tanpa harus menjalani masa pelatihan dasar yang biasanya diberikan perusahaan kepada karyawan baru.
“Tujuannya agar pencari kerja memiliki keahlian dan siap kerja. Lewat fasilitas pelatihan di BLK, perusahaan nantinya tidak perlu lagi melakukan masa training kepada calon karyawan,” kata Yesu, Minggu (26/7/2026).
Dinperinnaker berencana menggandeng perusahaan-perusahaan di sektor rambut palsu dan bulu mata sebagai mitra dalam penyelenggaraan pelatihan.
Perusahaan akan dilibatkan sebagai penyedia instruktur sehingga materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan produksi dan standar kerja yang berlaku di industri.
Selain menyusun kurikulum pelatihan, Dinperinnaker juga masih mengkaji sistem sertifikasi bagi peserta.
Standar kelulusan akan dirancang agar lulusan benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
Dengan demikian, sertifikat yang diperoleh peserta tidak hanya menjadi bukti mengikuti pelatihan, tetapi juga menjadi jaminan bahwa mereka siap memasuki dunia kerja.
Yesu menjelaskan kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri padat karya terus meningkat setiap tahun.
Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Selama ini, BLK Purbalingga telah menyelenggarakan berbagai pelatihan kerja yang terbukti mampu membantu penyerapan tenaga kerja. Salah satu program yang dinilai berhasil adalah pelatihan garmen.
Dari program tersebut, sekitar 80 peserta berhasil diterima bekerja di perusahaan Sansan Saudaratex Jaya 8 Banyumas setelah menyelesaikan pelatihan.
Keberhasilan program pelatihan garmen menjadi salah satu alasan Dinperinnaker mengembangkan pelatihan baru di bidang netting wig.
Pemerintah berharap pola yang sama dapat diterapkan sehingga lulusan pelatihan memiliki peluang besar untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh sertifikasi.
Industri rambut palsu dan bulu mata selama ini menjadi salah satu sektor unggulan di Kabupaten Purbalingga.
Banyak perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus, terutama dalam proses pembuatan wig yang memerlukan ketelitian, kesabaran, dan kecepatan kerja.
Karena itu, keberadaan pelatihan khusus dinilai dapat menjawab kebutuhan dunia usaha sekaligus mengurangi angka pengangguran.
Melalui program tersebut, Dinperinnaker berharap semakin banyak masyarakat, khususnya pencari kerja usia produktif, yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Selain memberikan keterampilan teknis, pelatihan juga diharapkan mampu mempercepat proses penempatan kerja karena kemampuan peserta telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Apabila seluruh tahapan penyusunan berjalan sesuai rencana, pelatihan netting wig akan menjadi salah satu program unggulan BLK Purbalingga pada tahun depan.
Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, siap pakai, dan mampu mendukung pertumbuhan sektor industri padat karya di Kabupaten Purbalingga. (alw/stch/dda)