BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan peresmian operasional Training Center LPKS X-Japan pada Rabu (8/7), yang diharapkan menjadi pusat pelatihan tenaga kerja profesional berstandar internasional.
Peresmian fasilitas pelatihan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kebumen dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja global, khususnya untuk peluang kerja di Jepang yang terus terbuka bagi tenaga kerja Indonesia.
Bupati Kebumen, Hj Lilis Nuryani, menegaskan bahwa pembangunan daerah saat ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kita tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi bagaimana menyiapkan tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing sehingga mampu memenuhi standar industri global,” ujar Bupati.
Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan bekal keterampilan, disiplin, serta kemampuan bahasa asing, lulusan pelatihan diharapkan mampu memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan-perusahaan luar negeri, khususnya di Jepang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berinteraksi langsung dengan para peserta pelatihan.
Bahkan, ia menyapa para siswa menggunakan bahasa Jepang sebagai bentuk motivasi sekaligus memberikan semangat kepada calon tenaga kerja yang tengah mempersiapkan diri mengikuti program magang maupun bekerja di Negeri Sakura.
“Kalau nanti sudah berangkat ke Jepang, jaga diri baik-baik, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan tetap membawa nama baik Kabupaten Kebumen serta Indonesia,” pesan Bupati kepada para peserta.
Keberadaan Training Center LPKS X-Japan tidak hanya difokuskan pada pembelajaran bahasa Jepang.
Para peserta juga dibekali pendidikan karakter, etos kerja, kedisiplinan, budaya kerja Jepang, hingga peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri modern.
Melalui pendekatan tersebut, para lulusan diharapkan memiliki kesiapan secara teknis maupun mental ketika memasuki dunia kerja internasional.
Hal ini menjadi salah satu nilai tambah yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan Jepang dalam merekrut tenaga kerja asing.
Peresmian Training Center LPKS X-Japan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pemangku kepentingan, serta mitra strategis dari Jepang.
Hadir pula perwakilan IM Japan (International Manpower Development Organization Japan), YSK Japan, dan Asian Agency Japan yang selama ini menjadi mitra dalam pengembangan tenaga kerja Indonesia.
Kehadiran para mitra internasional tersebut menunjukkan semakin kuatnya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kebumen dengan lembaga-lembaga di Jepang dalam menciptakan SDM unggul yang siap bekerja di sektor industri, manufaktur, konstruksi, maupun bidang lainnya.
Pemkab Kebumen berharap fasilitas pelatihan ini mampu menjadi pusat pengembangan kompetensi sekaligus tempat lahirnya generasi muda yang mandiri, disiplin, serta memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global.
Selain meningkatkan kualitas individu, keberhasilan para tenaga kerja yang bekerja di luar negeri juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga maupun daerah melalui peningkatan kesejahteraan dan transfer pengalaman kerja.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja internasional bagi masyarakat Kebumen.
Dengan hadirnya Training Center LPKS X-Japan, Kabupaten Kebumen optimistis mampu mencetak lebih banyak tenaga kerja profesional yang siap bersaing di tingkat global.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, serta mitra industri dari Jepang diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak generasi muda Kebumen yang berhasil meraih peluang kerja berkualitas di luar negeri.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi tenaga kerja Indonesia di pasar kerja internasional. (mam/stch/dda)