BANYUMASEKSPRES.ID, Bantuan sosial atau bansos pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) masih dalam proses penyaluran kepada masyarakat penerima.
Karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan cek bansos Kemensos 2026 tahap 3 melalui layanan online maupun offline.
Penyaluran bansos Kemensos tahap 3 mencakup bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 bagi penerima manfaat.
Sejumlah bantuan yang disalurkan Kemensos pada tahap tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Proses pencairan bansos biasanya berlangsung secara bertahap, mulai pekan pertama hingga pekan keempat dalam periode penyaluran.
Kemensos tidak menetapkan tanggal pencairan yang sama untuk seluruh penerima sehingga pengecekan perlu dilakukan secara berkala.
Dengan mengecek status bantuan secara rutin, penerima dapat mengetahui apakah dana bansos sudah dikirimkan menuju rekening masing-masing.
Pemerintah menetapkan pencairan dana bantuan sosial dilakukan dalam empat tahap berdasarkan pembagian periode setiap tiga bulan.
Artinya, satu tahun penyaluran bansos terbagi menjadi empat tahap dengan alokasi bantuan untuk masing-masing periode tiga bulanan.
Tahap pertama mencakup Januari, Februari, dan Maret, sedangkan tahap kedua berlangsung selama April, Mei, serta Juni.
Selanjutnya, bansos tahap ketiga mencakup Juli, Agustus, dan September, sedangkan tahap keempat meliputi Oktober hingga Desember.
Penerima perlu memahami pembagian tersebut agar dapat mengetahui periode pencairan bantuan sosial yang sedang berlangsung saat ini.
Pengecekan penerima bansos secara online dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan NIK KTP.
Sebelum melakukan pengecekan, masyarakat perlu menyiapkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan atau NIK pada KTP masing-masing.
Setelah itu, buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui laman ini untuk memulai proses pengecekan data. Masukkan 16 digit NIK KTP pada kolom yang tersedia, kemudian isi kode huruf sesuai tampilan halaman tersebut.
Selanjutnya, tekan tombol “Cari Data” dan tunggu sistem menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan sosial berdasarkan NIK.
Selain melalui situs resmi, masyarakat juga dapat melakukan cek bansos Kemensos 2026 menggunakan aplikasi Cek Bansos.
Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Play Store maupun App Store sebelum digunakan untuk melakukan pengecekan status bantuan.
Setelah aplikasi terpasang, buka Cek Bansos Kemensos dan masuk menuju menu “Cek Bansos” pada halaman utama aplikasi.
Berikutnya, masukkan nomor NIK sebanyak 16 digit dengan benar sesuai identitas penerima yang ingin diperiksa statusnya.
Tekan tombol “Cari Data”, kemudian sistem akan menampilkan informasi penerima beserta keterangan desil dan status bantuan sosial.
Masyarakat dapat melihat bagian bansos BPNT untuk mengetahui apakah NIK tersebut tercatat sebagai penerima bantuan atau bukan.
Apabila keterangan menunjukkan “Ya”, NIK tersebut tercatat berhak mendapatkan BPNT berdasarkan data yang ditampilkan sistem tersebut.
Sebaliknya, keterangan “Tidak” menunjukkan NIK tersebut tidak tercatat sebagai penerima BPNT berdasarkan informasi yang tersedia.
Masyarakat yang tidak memiliki akses internet tetap dapat melakukan pengecekan penerima bansos Kemensos 2026 secara langsung.
Caranya dengan mendatangi kantor Dinas Sosial atau Dinsos setempat sambil membawa NIK KTP sebagai dokumen identitas.
Masyarakat juga dapat membawa dokumen pendukung lain seperti Kartu Keluarga untuk membantu proses pemeriksaan data penerima.
Setelah tiba di kantor Dinsos, tanyakan kepada petugas mengenai status penerima manfaat serta jenis bansos yang diterima.
Informasi mengenai jenis bantuan penting diketahui karena setiap program bansos mempunyai tujuan serta nominal bantuan yang berbeda-beda.
Dinsos memiliki data penerima bantuan yang dapat digunakan untuk melakukan verifikasi nama berdasarkan informasi kependudukan masyarakat setempat.
Melalui proses tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya sudah tercatat sebagai penerima bantuan sosial atau belum.
Jika tidak memungkinkan datang langsung ke Dinsos, pengecekan juga dapat dilakukan melalui ketua RT, RW, atau kelurahan.
Masyarakat dapat menanyakan apakah NIK yang dimiliki sudah tercatat sebagai penerima bantuan sosial pada data setempat.
Lembaga pemerintahan di tingkat lingkungan biasanya memiliki akses terhadap informasi penerima bantuan yang berada dalam wilayah tersebut.
Besaran bantuan sosial yang diterima masyarakat berbeda-beda karena nominalnya menyesuaikan kategori serta ketentuan masing-masing program bantuan.
Pada 2026, informasi nominal bantuan yang perlu diketahui penerima mencakup PKH dan BPNT sesuai ketentuan penyaluran.
Program Keluarga Harapan atau PKH memberikan bantuan dengan nominal berbeda sesuai kategori penerima manfaat yang telah ditetapkan pemerintah.
Ibu hamil mendapatkan Rp 3 juta per tahun atau Rp 750.000 untuk setiap tahap pencairan bantuan. Anak usia dini memperoleh Rp 3 juta per tahun atau Rp 750.000 untuk setiap tahap pencairan bantuan.
Siswa SD menerima Rp 900.000 per tahun atau Rp 225.000 untuk setiap tahap pencairan bantuan PKH. Siswa SMP mendapatkan Rp 1,5 juta per tahun atau Rp 375.000 untuk setiap tahap pencairan bantuan PKH.
Siswa SMA memperoleh Rp 2 juta per tahun atau Rp 500.000 untuk setiap tahap pencairan bantuan. Penerima kategori penyandang disabilitas berat memperoleh Rp 2,4 juta per tahun atau Rp 600.000 setiap tahap.
Lansia berusia 60 tahun ke atas mendapatkan Rp 2,4 juta per tahun atau Rp 600.000 setiap tahap pencairan. Sementara itu, korban pelanggaran HAM berat mendapatkan Rp 10,8 juta per tahun atau Rp 2,7 juta setiap tahap.
Berbeda dari PKH, bantuan BPNT diberikan dengan nominal yang sama kepada seluruh keluarga penerima manfaat tanpa pembagian kategori.
Besaran BPNT mencapai Rp 200.000 per bulan bagi setiap keluarga penerima manfaat sesuai alokasi bantuan yang ditetapkan.
Untuk pencairan tahap ketiga, penerima memperoleh total Rp 600.000 yang merupakan alokasi bantuan Juli, Agustus, dan September.
Dana BPNT disalurkan langsung ke rekening KKS penerima dan dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai melalui ATM.
Pencairan tersebut dapat dilakukan melalui ATM bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, atau agen bank terdekat.
Dengan memahami jadwal pencairan, nominal bantuan, serta cara cek bansos Kemensos 2026, masyarakat dapat memantau status bantuan.
Pengecekan secara berkala penting dilakukan karena proses penyaluran bansos tahap 3 berlangsung secara bertahap kepada penerima.
Informasi tersebut membantu masyarakat mengetahui apakah bantuan PKH atau BPNT sudah masuk rekening sesuai periode pencairan.
Demikian informasi mengenai cek bansos Kemensos 2026 tahap 3, jadwal pencairan, cara pengecekan, serta nominal bantuannya. (vip)