Iklan

Dahlia Poland Mulai Buka Hati Lagi, Kini Dekat dengan Pria Baru Selama 3 Bulan

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, Dahlia Poland mengungkapkan tengah menjalani hubungan baru setelah mengakhiri hubungan sebelumnya.

Ibu tiga anak tersebut kini mengaku menikmati kehidupannya dengan lebih tenang dan bahagia, meski kedekatannya dengan pria baru masih berada dalam tahap pendekatan.

Dahlia mengatakan dirinya tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali membuka hati setelah memilih menjalani kehidupan sendiri.

Baginya, keputusan untuk berpisah berarti harus melanjutkan kehidupan dan tidak terus terjebak dalam hubungan masa lalu.

“Sudah bisa move on? Nggaklah, maksudnya dari awal emang ya kalau misalkan sudah memutuskan untuk pisah, kan berarti memang mau nggak mau, harus move on gitu. Happy-happy saja aku,” ujar Dahlia Poland di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Meski sudah memiliki kedekatan baru, Dahlia menegaskan hubungan tersebut belum bisa disebut sebagai hubungan yang serius.

Saat ini, dirinya dan pria tersebut masih berada dalam tahap pendekatan. Dahlia menyebut proses pendekatan itu telah berlangsung sekitar tiga bulan.

Ia memilih menikmati proses tersebut tanpa memberikan tekanan untuk segera membawa hubungan ke tahap berikutnya.

“Baru, baru tiga bulan,” ungkap Dahlia singkat saat ditanya mengenai hubungan barunya.

Dahlia mengungkapkan perkenalannya dengan pria tersebut terjadi secara tidak sengaja.

Pertemuan itu berlangsung ketika dirinya sedang menghabiskan waktu di Bandung bersama sahabatnya.

Saat itu, Dahlia mengaku tidak memiliki rencana khusus untuk mencari pasangan baru.

Pertemuan tersebut kemudian berlanjut dengan komunikasi hingga akhirnya mereka semakin dekat.

“Kenalnya di Bandung lagi main, terus ya sudah, kan tahu sama Diki ya. Ke mana pun aku pergi ya sama Diki. Terus ya sudah ketemu, kenalan, terus ya sudah, just chill,” kenang Dahlia.

Menurut Dahlia, kedekatan yang terjadi secara natural membuat dirinya tidak merasa perlu terburu-buru dalam menentukan arah hubungan.

Ia memilih mengenal pria tersebut lebih jauh sebelum mengambil keputusan.

Sikap tersebut juga tidak lepas dari pengalaman Dahlia menjalani hubungan dalam waktu cukup panjang.

Setelah melalui hubungan selama 12 tahun, ia mengaku kini lebih berhati-hati dalam menentukan pasangan.

Dahlia mengatakan pengalaman masa lalu membuat dirinya menjadi lebih selektif.

Ia tidak ingin kembali terburu-buru dalam menjalani sebuah hubungan hanya karena merasa nyaman pada tahap awal.

“Selektif lagi aku. Jadi memfilternya terlalu memfilter kalau kata teman-teman aku. ‘Mau kamu tuh sebenarnya yang kayak gimana sih?’ Suka digituin sama teman-teman aku. Ya karena enggak pengen buru-buru kan, pengennya ya sudah santai saja dulu,” tuturnya.

Bagi Dahlia, proses mengenal seseorang menjadi bagian penting sebelum menentukan apakah hubungan tersebut layak dilanjutkan. Ia kini merasa lebih cepat membaca karakter seseorang yang baru dikenalnya.

Hal itu menurutnya dipengaruhi pengalaman menjalani hubungan selama 12 tahun.

Pengalaman tersebut membuat Dahlia memiliki gambaran lebih jelas mengenai karakter pasangan yang cocok dengannya.

“Karena kan kemarin kan lama banget tuh aku, 12 tahun ya. Jadi sekarang kalau kenalan sama orang tuh bisa lebih apa ya, nilainya tuh lebih cepat kali ya bisa dibilang kayak gitu,” jelasnya.

Dahlia bahkan kini bisa membedakan sejak awal apakah seseorang lebih cocok menjadi teman atau masih memiliki kemungkinan untuk dikenalnya lebih jauh.

“Jadi tahu mana yang ‘enggak deh, ini temenan aja,’ mana yang ‘oh oke, ya oke ayo kita ngobrol dulu,’ kayak gitu,” lanjutnya.

Dahlia kemudian mengungkapkan sejumlah alasan yang membuatnya merasa nyaman dengan pria yang kini sedang dekat dengannya.

Salah satu hal yang paling menarik perhatiannya adalah cara berkomunikasi.

Selain komunikasi, Dahlia juga menyukai sifat dan sikap pria tersebut.

Menurutnya, pria itu memiliki karakter yang cukup jelas mengenai apa yang diinginkan dalam hidup.

“Cara ngobrolnya, terus sifat dan sikapnya gitu. Terus begitu, dia enggak menye-menye gitu lho, jadi kayak tahu maunya apa dan planning-nya juga,” puji Dahlia.

Dahlia mengaku komunikasi mereka juga tidak hanya membahas hal-hal ringan.

Keduanya mulai membicarakan rencana hidup, karier, hingga tujuan masing-masing di masa depan.

Pembicaraan tersebut membuat Dahlia melihat adanya kecocokan dalam cara mereka memandang kehidupan. Ia pun menilai hubungan yang sedang dijalani memberikan suasana positif.

“Jadi ngobrolnya tuh sudah ‘oke deh, berapa tahun ke depan kita sudah harus… kamu sudah pengennya ada apa nih?’ gitu. Terus kariernya mau ngapain saja, terus goals-nya kamu di hidup kamu nih apa saja. Yang diobrolin sudah kayak gitu, makanya positif semuanya,” tambahnya.

Meski demikian, Dahlia tetap memilih untuk menjalani hubungan tersebut secara perlahan.

Ia tidak ingin pengalaman masa lalu membuatnya mengambil keputusan secara terburu-buru.

Kini, Dahlia memilih menikmati proses mengenal pria baru tersebut sembari menjalani kehidupannya.

Bagi dirinya, hubungan yang sehat tidak harus langsung memiliki status atau target tertentu, tetapi bisa dimulai dengan komunikasi dan saling memahami.

Pengalaman menjalani hubungan selama 12 tahun juga membuat Dahlia lebih memahami apa yang diinginkannya dari seorang pasangan.

Karena itu, ia memilih lebih selektif dan memberikan waktu yang cukup untuk mengenal seseorang sebelum menentukan masa depan hubungan. (*/stch/dda)

Iklan