Iklan

Drama 18 Bulan Berakhir, Vinicius Junior Bertahan di Real Madrid hingga 2032

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, MADRID – Real Madrid akhirnya mengakhiri drama panjang mengenai masa depan Vinicius Junior.

Winger asal Brasil tersebut resmi memperpanjang kontraknya bersama Los Blancos hingga 30 Juni 2032.

Kepastian itu diumumkan Real Madrid melalui rilis resmi klub pada Kamis (6/8/2026) waktu setempat atau Jumat (7/8) dini hari WIB.

Perpanjangan kontrak tersebut sekaligus memastikan Vinicius tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub Spanyol tersebut.

“Real Madrid CF dan Vinicius Jr. telah menyepakati perpanjangan kontrak pemain kami, yang mengikatnya dengan klub hingga 30 Juni 2032,” tulis Real Madrid dalam pernyataan resminya.

Kontrak sebelumnya sebenarnya masih mengikat Vinicius hingga 2027.

Namun, pembahasan mengenai perpanjangan kontrak sudah berlangsung selama sekitar 18 bulan dan sempat diwarnai tarik-ulur mengenai nilai kontrak serta gaji sang pemain.

Menurut laporan Diario AS, durasi kontrak Vinicius hingga 2027 sebelumnya memang dibuat dengan pertimbangan tertentu.

Pada 2023, Vinicius bersama agennya, Frederico Pena dari Roc Nation, memilih durasi tersebut agar dapat kembali melakukan negosiasi ketika peran dan nilai sang pemain di Real Madrid semakin meningkat.

Seiring mendekatnya masa akhir kontrak, negosiasi baru pun berlangsung alot.

Vinicius sempat meminta kenaikan gaji hingga 30 juta euro bersih per tahun, atau sekitar Rp619 miliar berdasarkan nilai yang disebut dalam laporan tersebut.

Permintaan tersebut awalnya belum disetujui Real Madrid. Klub kemudian mengajukan sejumlah proposal untuk mencari titik temu dengan pemain yang menjadi salah satu wajah penting Los Blancos tersebut.

Pada akhirnya, angka yang disepakati lebih rendah dibanding permintaan awal Vinicius.

Menurut laporan Cadena SER, kontrak baru sang pemain berada di kisaran 24 juta euro bersih per musim, atau sekitar Rp495 miliar.

Nilai tersebut membuat Vinicius tetap menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Real Madrid.

Kesepakatan tersebut sekaligus menunjukkan keinginan kedua pihak untuk mempertahankan hubungan kerja sama dalam jangka panjang.

Bagi Real Madrid, mempertahankan Vinicius menjadi langkah penting karena winger berusia 26 tahun tersebut masih dianggap sebagai salah satu pemain utama dalam proyek klub.

Sementara bagi Vinicius, bertahan di Santiago Bernabeu memastikan dirinya tetap menjadi bagian dari salah satu klub terbesar di dunia.

Namun, drama kontrak tersebut sempat membuka peluang bagi klub lain untuk mencoba mendapatkan Vinicius.

Arsenal menjadi salah satu klub yang paling serius memantau situasi pemain asal Brasil itu.

Arsenal bahkan disebut siap memenuhi permintaan gaji Vinicius yang mencapai 30 juta euro bersih per musim.

Tidak hanya itu, klub asal London Utara tersebut juga dikabarkan siap mengeluarkan dana hingga 150 juta euro untuk memboyong Vinicius dari Real Madrid.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga disebut ikut mendorong rencana tersebut.

Arsenal membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan dan Vinicius dinilai dapat menjadi pemain yang mampu meningkatkan kualitas serangan mereka.

Namun, rencana Arsenal akhirnya kandas. Vinicius memilih tetap bertahan di Real Madrid setelah klub berhasil mencapai kesepakatan kontrak baru.

Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi Arsenal yang sebelumnya berpeluang mendapatkan salah satu winger paling berbahaya di sepak bola dunia.

Tawaran finansial besar yang disebut mencapai 150 juta euro pun tidak cukup untuk membuat Madrid melepas pemain andalannya.

Sebaliknya, Real Madrid mendapatkan kepastian bahwa Vinicius akan tetap menjadi bagian dari tim hingga 2032.

Kesepakatan itu juga memperkuat fondasi skuad Madrid di tengah perubahan besar yang sedang dilakukan klub.

Real Madrid saat ini tengah menjalankan proyek baru di bawah pelatih Jose Mourinho.

Pada bursa transfer musim panas 2026, Los Blancos bergerak agresif dengan mendatangkan sejumlah pemain, di antaranya Bernardo Silva, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, Marc Cucurella, Carlos Espi, serta winger muda Pantai Gading, Yan Diomande.

Di tengah revolusi skuad tersebut, keberadaan Vinicius tetap dianggap penting.

Pengalamannya bersama Madrid serta kemampuannya di lini depan membuat pemain Brasil itu dipertahankan sebagai salah satu bagian utama proyek klub.

Kontrak baru hingga 2032 juga memberikan kepastian bagi Real Madrid untuk membangun tim dengan Vinicius sebagai salah satu pemain kunci.

Klub tidak perlu menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan sang winger dalam beberapa musim ke depan.

Bagi Vinicius, keputusan bertahan juga menjadi penegasan bahwa kariernya masih akan berlanjut di Santiago Bernabeu.

Setelah melalui negosiasi panjang selama sekitar 18 bulan, kedua pihak akhirnya menemukan kesepakatan.

Sementara itu, Arsenal harus mengalihkan perhatian ke target lain setelah gagal mendatangkan Vinicius.

Klub London Utara tersebut tidak berhasil memanfaatkan situasi kontrak sang pemain dan harus menerima kenyataan bahwa winger Brasil itu memilih tetap berseragam Real Madrid.

Drama panjang akhirnya berakhir dengan keputusan yang jelas. Vinicius Junior tetap di Real Madrid hingga 2032, sementara Arsenal harus gigit jari. (*/stch/dda)

Iklan