BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dua murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Banyumas, Ariqa Rania Dafitanizza dan Afra Ufaira Absana Umar, mendapat kesempatan membanggakan untuk mewakili Kabupaten Banyumas dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-IX tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Kompetisi tersebut berlangsung di Magelang, Sabtu (29/8/2026). Ariqa dan Afra menjadi bagian dari enam murid yang dipercaya membawa nama Kabupaten Banyumas dalam kompetisi Bahasa Arab tingkat provinsi.
Keduanya merupakan murid kelas VI MIN 1 Banyumas. Mereka berhasil lolos ke tingkat Provinsi Jawa Tengah setelah menunjukkan prestasi dalam Olimpiade Bahasa Arab tingkat Kabupaten Banyumas yang digelar pada Mei 2026.
Ariqa Rania Dafitanizza sebelumnya berhasil meraih Juara III, sedangkan Afra Ufaira Absana Umar sukses mendapatkan Juara I pada kompetisi tingkat kabupaten.
Prestasi tersebut menjadi tiket bagi keduanya untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, S.H.I., M.Pd.I., mengatakan Ariqa dan Afra mengikuti kompetisi tingkat provinsi dengan pendampingan guru Bahasa Arab, Faruq Abdillah, S.Pd.
Keduanya bergabung bersama murid dari MIN 2 Banyumas untuk menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Banyumas yang diberangkatkan ke Magelang.
“Total ada enam murid yang mewakili Banyumas maju ke provinsi,” kata Mahruri.
Keikutsertaan dua murid MIN 1 Banyumas dalam OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 menjadi bagian dari konsistensi madrasah dalam mendorong siswa mengikuti kompetisi akademik.
Mahruri mengungkapkan, murid MIN 1 Banyumas secara rutin mengikuti Olimpiade Bahasa Arab.
Tahun ini menjadi keikutsertaan mereka dalam OBA yang sudah memasuki seri ke-IX.
Selama mengikuti kompetisi tersebut, capaian tertinggi murid MIN 1 Banyumas sejauh ini masih berada di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Karena itu, pihak sekolah berharap tahun ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi dan membawa perwakilan Banyumas melangkah lebih jauh hingga tingkat nasional.
“Terima kasih kepada orangtua wali murid yang selalu mensupport putra-putrinya untuk berkompetisi,” ujar Mahruri.
Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembinaan siswa.
Selain memberikan motivasi, dukungan tersebut juga membantu anak lebih percaya diri ketika harus mengikuti kompetisi di luar daerah.
Bagi Ariqa dan Afra, keikutsertaan dalam Olimpiade Bahasa Arab Jawa Tengah bukan hanya menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik.
Kompetisi tingkat provinsi juga memberikan pengalaman baru bagi keduanya untuk bertemu dengan peserta dari berbagai daerah dan mengembangkan kemampuan Bahasa Arab.
Setelah mengikuti OBA, perjuangan siswa MIN 1 Banyumas tidak berhenti. Sekolah telah menyiapkan para murid untuk kembali mengikuti sejumlah kompetisi lainnya.
Mahruri menyebut siswa MIN 1 Banyumas dijadwalkan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
Selain kompetisi akademik tersebut, para siswa juga dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi di bidang teknologi melalui ajang robotik.
Persiapan mengikuti berbagai kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengembangkan potensi siswa secara lebih luas.
Prestasi tidak hanya diarahkan pada satu bidang, tetapi juga mencakup kemampuan akademik, teknologi, maupun keterampilan lainnya.
Keikutsertaan Ariqa dan Afra dalam OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah juga menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kesempatan untuk bersaing dalam kompetisi akademik di tingkat yang lebih tinggi.
Bahasa Arab menjadi salah satu bidang yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah.
Kemampuan Bahasa Arab tidak hanya berkaitan dengan penguasaan kosakata dan tata bahasa, tetapi juga membutuhkan ketelitian, pemahaman materi, serta latihan secara konsisten.
Karena itu, keberhasilan meraih juara dalam kompetisi tingkat kabupaten menjadi modal penting bagi Ariqa dan Afra ketika menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Sekolah berharap pengalaman mengikuti OBA dapat menjadi bekal bagi keduanya untuk terus meningkatkan kemampuan.
Jika mampu meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Jawa Tengah, peluang untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional tentu semakin terbuka.
Bagi Kabupaten Banyumas, kehadiran enam murid dalam kompetisi OBA tingkat provinsi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi pelajar daerah.
Prestasi siswa di berbagai bidang diharapkan dapat terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan dari sekolah maupun keluarga.
MIN 1 Banyumas sendiri berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui berbagai kompetisi.
Setelah OBA, OMI dan robotik menjadi agenda berikutnya yang akan diikuti para siswa.
Dengan pembinaan guru, dukungan orang tua, serta semangat siswa untuk berkompetisi, MIN 1 Banyumas berharap semakin banyak peserta didiknya yang mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Perjuangan Ariqa Rania Dafitanizza dan Afra Ufaira Absana Umar di OBA ke-IX tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 pun menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Keduanya membawa bukan hanya nama sekolah, tetapi juga nama Kabupaten Banyumas dalam kompetisi Bahasa Arab tingkat provinsi. (yda/ads/stch/dda)