BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kabupaten Kebumen turut memberikan kontribusi terhadap prestasi Kafilah Jawa Tengah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Salah satu kontribusi tersebut datang dari Mukhtarom, guru MIN 4 Kebumen, yang berhasil meraih Juara Harapan 2 pada cabang Kaligrafi/Khath Al-Qur’an Digital Klasik/Tradisional.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Kebumen sekaligus keluarga besar MIN 4 Kebumen.
Mukhtarom merupakan salah satu dari tiga peserta asal Kebumen yang bergabung dalam Kafilah Jawa Tengah pada ajang MTQ KORPRI tingkat nasional tersebut.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 berlangsung di Kota Makassar pada 24-29 Agustus 2026.
Ajang tersebut mempertemukan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga di seluruh Indonesia.
Selain menjadi arena untuk menunjukkan kemampuan dalam berbagai cabang Al-Qur’an, MTQ KORPRI Nasional juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-ASN sekaligus mengembangkan kemampuan seni dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Bagi Mukhtarom, kesempatan menjadi bagian dari Kafilah Jawa Tengah merupakan pengalaman sekaligus kehormatan tersendiri.
Apalagi, ia berhasil membawa pulang penghargaan setelah bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di tingkat nasional.
Atas prestasinya tersebut, Mukhtarom mendapatkan piagam atau plakat penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi tambahan kontribusi bagi Kafilah Jawa Tengah yang berhasil menempati peringkat ketujuh dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Mukhtarom mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia juga merasa bangga karena dapat memberikan kontribusi bagi kontingen Jawa Tengah bersama dua peserta lainnya yang berasal dari Kabupaten Kebumen.
“Alhamdulillah, saya bisa masuk sebagai Juara Harapan 2. Dari tiga peserta yang mewakili Kebumen, saya bisa memberi kontribusi bagi Kafilah Jateng. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Mukhtarom setibanya di Kebumen, Senin (31/8/2026).
Prestasi Mukhtarom menjadi salah satu bukti bahwa tenaga pendidik di madrasah tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang pendidikan, tetapi juga dapat berprestasi dalam bidang seni Al-Qur’an di tingkat nasional.
Cabang yang diikuti Mukhtarom juga memiliki tantangan tersendiri karena memadukan kemampuan seni kaligrafi dengan pemanfaatan teknologi digital.
Peserta dituntut memiliki kemampuan memahami kaidah penulisan kaligrafi sekaligus menghasilkan karya sesuai ketentuan perlombaan.
Keberhasilan tersebut pun mendapat apresiasi dari keluarga besar MIN 4 Kebumen.
Kepala MIN 4 Kebumen, Widyastuti, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih salah satu gurunya.
Menurut Widyastuti, menjadi bagian dari Kafilah Jawa Tengah pada ajang nasional saja sudah merupakan sebuah kehormatan.
Namun, pencapaian Mukhtarom yang berhasil meraih Juara Harapan 2 membuat kebanggaan tersebut semakin besar.
“Alhamdulillah, keluarga besar MIN 4 Kebumen sangat bangga atas prestasi yang diukir oleh Bapak Mukhtarom. Menjadi bagian dari Kafilah Jawa Tengah saja sudah merupakan kehormatan, terlebih beliau mampu menyumbangkan gelar Juara Harapan 2 di tingkat nasional. Ini bukti nyata bahwa pendidik di madrasah kita memiliki kualitas yang diakui secara nasional,” ungkap Widyastuti.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi guru maupun siswa di lingkungan MIN 4 Kebumen untuk terus mengembangkan potensi masing-masing.
Capaian Mukhtarom juga diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada para siswa bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras, latihan, kreativitas, dan keberanian mengikuti berbagai kompetisi.
Keikutsertaan tiga peserta asal Kebumen dalam Kafilah Jawa Tengah menunjukkan adanya potensi daerah yang dapat bersaing dalam ajang nasional.
Prestasi Mukhtarom menjadi salah satu hasil yang turut mengharumkan nama Kebumen sekaligus memberikan sumbangsih bagi kontingen Jawa Tengah.
Dengan capaian tersebut, keluarga besar MIN 4 Kebumen berharap prestasi serupa dapat kembali diraih pada kesempatan berikutnya.
Mukhtarom juga diharapkan terus mengembangkan kemampuan di bidang kaligrafi Al-Qur’an sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi Kebumen maupun Jawa Tengah.
MTQ KORPRI Nasional 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan kemampuan, serta menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kreativitas, termasuk seni kaligrafi digital. (cah/stch/dda)