BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Kehadiran tiga iPhone terbaru Apple di Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda semakin dekat.
iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo tercatat telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan nilai masing-masing 40 persen.
Berdasarkan data TKDN Kementerian Perindustrian yang dikutip pada Rabu (16/9/2026), ketiga perangkat tersebut terdaftar atas nama PT Apple Indonesia.
Nomor model yang tercatat masing-masing adalah A3714, A3717, dan A3720.
Nomor model tersebut kemudian dicocokkan dengan basis data perangkat Apple.
A3714 merujuk pada iPhone 18 Pro, A3717 merupakan iPhone 18 Pro Max, sedangkan A3720 adalah iPhone Duo.
Sertifikasi TKDN menjadi salah satu tahapan penting sebelum perangkat telekomunikasi dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Namun, munculnya ketiga model tersebut dalam database TKDN belum otomatis berarti perangkat sudah bisa dibeli konsumen.
Setelah memperoleh TKDN, perangkat telekomunikasi masih harus memenuhi ketentuan sertifikasi lainnya sebelum penjualan resmi dapat dilakukan.
Salah satu proses yang masih menjadi perhatian adalah sertifikasi perangkat telekomunikasi atau Postel di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Karena itu, konsumen belum dapat memastikan tanggal pre-order maupun penjualan perdana ketiga perangkat tersebut di Indonesia hanya berdasarkan sertifikasi TKDN.
Apple sendiri belum mengumumkan secara resmi tanggal penjualan lokal dan harga iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta iPhone Duo.
Dengan demikian, perkiraan waktu masuk berdasarkan pola peluncuran generasi sebelumnya masih bersifat estimasi.
Kemunculan tiga model tersebut di database TKDN setidaknya menunjukkan bahwa persiapan untuk pasar Indonesia sudah berjalan.
Di antara tiga perangkat tersebut, iPhone Duo menjadi model yang paling menarik perhatian.
Apple secara resmi memperkenalkan iPhone Duo pada September 2026 sebagai iPhone lipat pertama perusahaan.
Saat dibuka, perangkat ini memiliki layar bagian dalam berukuran 7,6 inci.
Secara global, Apple menjadwalkan pre-order iPhone Duo mulai 16 Oktober 2026, sementara ketersediaannya di jaringan Apple Store dimulai 23 Oktober 2026.
Namun, jadwal tersebut tidak secara otomatis berlaku untuk Indonesia.
Apple belum memberikan kepastian mengenai kapan iPhone Duo dapat dipesan di Indonesia maupun berapa harga jual resminya di pasar Tanah Air.
Untuk pasar Indonesia, perangkat tersebut disebut akan tersedia dalam pilihan warna Star White dan Night Sky.
Pilihan kapasitas penyimpanan yang tercantum mulai dari 256 GB hingga 2 TB.
Kehadiran iPhone Duo di database TKDN menjadi perhatian tersendiri karena perangkat tersebut membawa desain berbeda dibandingkan lini iPhone sebelumnya.
Dengan layar yang dapat dilipat, Apple masuk ke segmen ponsel lipat yang sebelumnya telah diisi sejumlah produsen smartphone lain.
Sementara itu, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max telah memasuki jadwal penjualan global lebih awal dibandingkan iPhone Duo.
Apple menjadwalkan pemesanan awal kedua model tersebut mulai 12 September 2026.
Penjualan perdana dilakukan pada 18 September 2026 di lebih dari 65 negara dan wilayah.
Indonesia belum termasuk dalam informasi gelombang awal tersebut.
Karena itu, pasar Tanah Air masih harus menunggu pengumuman resmi Apple terkait jadwal pre-order dan penjualan.
Melihat pola peluncuran iPhone generasi sebelumnya, terdapat kemungkinan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max masuk ke Indonesia beberapa waktu setelah peluncuran global.
Sejumlah laporan memperkirakan keduanya hadir sekitar Oktober 2026, sedangkan iPhone Duo berpotensi menyusul pada November.
Namun, perkiraan tersebut belum dapat dianggap sebagai jadwal resmi.
Dengan terbitnya sertifikat TKDN untuk iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo, perhatian berikutnya tertuju pada penyelesaian proses sertifikasi perangkat telekomunikasi.
Konsumen juga masih perlu menunggu informasi resmi mengenai harga, jadwal pre-order, tanggal penjualan perdana, serta ketersediaan masing-masing varian di Indonesia.
Bagi Apple, sertifikasi TKDN 40 persen menjadi salah satu bagian dari persiapan untuk membawa perangkat terbaru ke pasar Indonesia.
Namun, penjualan resmi tetap bergantung pada selesainya seluruh persyaratan yang berlaku.
Khusus iPhone Duo, kehadirannya di Indonesia juga akan menjadi momentum penting karena perangkat tersebut merupakan model iPhone lipat pertama Apple.
Meski sudah memiliki jadwal penjualan global, waktu kehadirannya di Tanah Air belum diumumkan secara resmi.
Karena itu, informasi mengenai Oktober atau November 2026 sebaiknya masih dipandang sebagai perkiraan, bukan kepastian.
Pengumuman Apple dan distributor resmi di Indonesia tetap menjadi acuan untuk memastikan kapan ketiga perangkat tersebut dapat dibeli konsumen. (*/stch/dda)