Iklan

KPU Kebumen Buka Program Kelas Pemilu untuk Mahasiswa, Tekan Angka Golput Pemilih Muda

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen resmi meluncurkan program Kelas Pemilu sebagai upaya meningkatkan pemahaman politik serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam kehidupan demokrasi.

Program edukatif ini diharapkan mampu mencetak pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, sekaligus menekan angka golongan putih (golput) di kalangan pemilih pemula.

Peluncuran program Kelas Pemilu berlangsung di Aula KPU Kabupaten Kebumen pada Selasa (21/7) dan diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Kebumen.

Para peserta merupakan perwakilan dari beragam program studi yang antusias mengikuti kegiatan sejak sesi pembukaan hingga diskusi.

Ketua KPU Kabupaten Kebumen, Dzakiatul Banat, SE., M.Pd., mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk komitmen KPU dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan informasi yang benar mengenai penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat luas.

Oleh sebab itu, peningkatan literasi kepemiluan menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

“Melalui penyelenggaraan Kelas Pemilu ini, diharapkan angka golput di kalangan pemilih pemula dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kebumen,” ujar Dzakiatul Banat.

Usai peluncuran program, peserta langsung mengikuti sesi pembelajaran perdana yang mengangkat tema Pengantar Kepemiluan.

Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kebumen sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Banat menjelaskan berbagai aspek mendasar mengenai penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

Materi yang diberikan meliputi sistem pemilu, tahapan penyelenggaraan, asas-asas pemilu, hingga regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia.

Selama sesi berlangsung, para mahasiswa terlihat aktif mengikuti diskusi dan memanfaatkan kesempatan tanya jawab untuk menggali berbagai informasi mengenai proses pemilu, hak dan kewajiban pemilih, serta tantangan demokrasi di era digital.

Program Kelas Pemilu dirancang berlangsung selama enam kali pertemuan dengan metode pembelajaran yang memadukan kegiatan luring (tatap muka) dan daring.

Konsep tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas bagi peserta sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepemiluan.

Melalui rangkaian kelas tersebut, peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penyelenggaraan pemilu, peran penyelenggara pemilu, pentingnya partisipasi masyarakat, hingga etika dalam kehidupan demokrasi.

KPU Kabupaten Kebumen berharap para mahasiswa yang mengikuti program ini tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi duta demokrasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Dengan bekal pemahaman yang baik, mereka diharapkan dapat mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bijak dan ikut mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, serta transparan.

Pelaksanaan Kelas Pemilu juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPU dalam membangun budaya politik yang sehat.

Pendidikan kepemiluan sejak dini dinilai penting untuk menciptakan masyarakat yang sadar akan hak politiknya dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Melalui program ini, KPU Kabupaten Kebumen optimistis kualitas partisipasi pemilih, khususnya dari kalangan generasi muda, akan terus meningkat pada pelaksanaan pemilu mendatang.

Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya demokrasi, diharapkan proses pemilu dapat berlangsung lebih berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat legitimasi dari rakyat. (mam/stch/dda)

Iklan