BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam upaya memperkuat keberhasilan program pendidikan yang terfokus pada kelas tahfidz, sains, dan bahasa, MTsN 1 Banyumas menggelar kegiatan kajian bulanan.
Acara ini dilaksanakan di Masjid Mambaul Ulum pada hari Sabtu, 20 Juni. Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan komunikasi antara pihak madrasah dan wali murid.
Dengan melibatkan seluruh guru dari tim program khusus serta wali murid, kajian bulanan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan dan menyamakan persepsi di antara semua pihak yang terlibat.
Sebagai agenda rutin yang sudah terjadwal, kajian bulanan ini memberikan ruang silaturahmi yang sangat penting bagi madrasah dan orang tua siswa.
Dalam pertemuan kali ini, Ketua Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) MTsN 1 Banyumas, Puji Ermawati, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru pembimbing yang telah menjalankan program khusus dengan penuh dedikasi.
Ia berharap sinergi antara madrasah dan wali murid semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
“Semoga kedepan semakin baik dan kompak. Pihak madrasah dan wali murid selalu bersinergi. Selain itu kami juga berharap terus ada update informasi tentang kesiswaan, kurikulum, dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk program khusus ini,” ungkap Puji dengan penuh harapan.
Dalam forum tersebut, laporan pertanggungjawaban program khusus disampaikan oleh koordinator bidang sains dan bahasa, Jihadul Mustafidz.
Jihadul juga mewakili bidang tahfidz dalam penyampaian laporan tersebut.
Ia memaparkan capaian-capaian yang telah diraih selama satu tahun pelaksanaan program.
Beragam kegiatan pembelajaran yang berlangsung dalam kelas sains, bahasa, dan tahfidz disampaikan secara rinci berserta prestasi yang diraih oleh para peserta didik.
Tidak hanya mencapai prestasi akademis yang membanggakan, namun Jihadul juga menjelaskan sejumlah kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program tersebut.
Evaluasi yang dilakukan diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan ke depan untuk meningkatkan kualitas program pada periode berikutnya.
Madrasah menekankan pentingnya peningkatan mutu secara berkelanjutan agar siswa dapat mencapai potensi terbaik mereka.
Kepala MTsN 1 Banyumas, H. Ali Nurdin, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kajian bulanan kali ini menjadi penutup untuk semester kedua tahun ajaran ini.
Kegiatan ini juga sekaligus menjadi forum laporan pertanggungjawaban dari pengelola program khusus serta POMG kepada semua pihak terkait.
“Banyak prestasi sudah dicapai baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Juga untuk kelas tahfidz terbukti anak mampu menghafal Al-Qur’an sesuai target yang ditentukan. Tidak sedikit yang hafal lebih dari tiga juz bahkan sampai tujuh juz,” pungkas H. Ali Nurdin dengan bangga.
Kegiatan evaluasi seperti ini sangat penting bagi kemajuan pendidikan anak-anak di MTsN 1 Banyumas.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara guru dan wali murid melalui kajian bulanan ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa-siswi.
Masyarakat juga memiliki peran besar dalam mendukung kegiatan pendidikan di madrasah.
Hal ini terlihat dari antusiasme wali murid yang hadir dalam setiap kajian bulanan.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa orang tua sangat peduli terhadap perkembangan pendidikan anak-anak mereka.
Mendukung keberhasilan program tahfidz tidak hanya tergantung pada lembaga pendidikan saja tetapi juga melibatkan dukungan dari orang tua untuk menciptakan atmosfer belajar di rumah.
Dukungan moral dan materiil dari orang tua sangat dibutuhkan agar siswa dapat mencapai target-target belajar yang telah ditetapkan oleh madrasah.
Melihat keberhasilan yang telah diraih oleh para siswa dalam menghafal Al-Qur’an serta aktif dalam kegiatan sains dan bahasa, jelas bahwa metode pengajaran yang diterapkan di MTsN 1 Banyumas sudah berjalan dengan baik.
Program-program inovatif seperti kelas tahfidz memberikan kesempatan bagi siswa tidak hanya untuk belajar ilmu pengetahuan umum tetapi juga mendalami agama dengan baik.
Adanya evaluasi berkala seperti kajian bulanan juga memungkinkan madrasah untuk terus melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap kurikulum serta metode pengajaran yang digunakan agar tetap relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
Dengan semangat kolaboratif antara pihak madrasah dan wali murid serta dukungan masyarakat luas, harapan ke depan adalah terciptanya generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki akhlak yang baik sesuai dengan nilai-nilai agama. (yda/stch/dda)