BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Niat Suherman (53), warga Desa Sidamulya, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, menyelamatkan seekor kucing yang tercebur ke dalam sumur justru berujung petaka.
Suherman ikut tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar lima meter pada Senin (14/9) malam.
Beruntung, warga tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyumas dalam kondisi selamat.
Kucing yang sebelumnya hendak diselamatkan juga berhasil dievakuasi dari dalam sumur.
Kepala UPT Damkar Banyumas Andaru Budilaksono mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, Suherman mendengar suara kucing dari dalam sumur di sekitar rumahnya.
Suherman kemudian memeriksa kondisi tersebut bersama keluarganya. Setelah dilakukan pengecekan, mereka mengetahui bahwa memang terdapat seekor kucing yang tercebur ke dalam sumur.
Mengetahui kucing berada di dalam sumur, Suherman berinisiatif melakukan pertolongan secara mandiri.
Ia menggunakan tangga yang dimasukkan ke dalam sumur sebagai akses untuk turun dan mengevakuasi kucing tersebut.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Bagian dinding sumur yang menjadi tumpuan tangga ternyata sudah dalam kondisi rapuh.
Ketika Suherman hendak turun, tumpuan tersebut tidak mampu menahan beban. Akibatnya, tangga ikut masuk ke dalam sumur dan membuat Suherman tercebur.
“Akibatnya tangga masuk ke dalam sumur bersama korban,” kata Andaru.
Suherman akhirnya berada di dalam sumur bersama kucing yang sebelumnya hendak ia selamatkan.
Kondisi tersebut membuat keluarga segera berupaya memberikan pertolongan.
Keluarga kemudian memasukkan bambu ke dalam sumur untuk dijadikan pegangan oleh Suherman.
Karena kondisi sumur cukup dalam, keluarga juga segera meminta bantuan kepada petugas Pos Damkar Kemranjen.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar Banyumas bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Petugas kemudian menggunakan tangga dalam proses penyelamatan Suherman dari dalam sumur.
Upaya evakuasi berhasil. Suherman dapat diangkat dari dalam sumur dalam kondisi selamat.
Tidak hanya menyelamatkan warga, petugas Damkar juga sekaligus mengevakuasi kucing yang sejak awal berada di dalam sumur.
Dengan demikian, proses evakuasi malam tersebut berhasil menyelamatkan dua korban, yakni Suherman dan kucing yang sebelumnya tercebur ke dalam sumur.
Laporan mengenai kejadian tersebut juga menunjukkan bahwa respons keluarga untuk segera meminta bantuan petugas menjadi bagian penting dalam proses penyelamatan.
“Jadi evakuasi semalam itu sekaligus menyelamatkan bapaknya dan kucing yang sebelumnya tercebur,” ujar Andaru.
Peristiwa warga tercebur saat berupaya menyelamatkan hewan tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya memperhatikan kondisi bangunan di sekitar sumur.
Dalam kejadian di Desa Sidamulya, bagian dinding sumur yang menjadi tumpuan tangga ternyata sudah rapuh sehingga tidak mampu menopang tangga ketika digunakan.
Kondisi tersebut membuat upaya penyelamatan secara mandiri justru menimbulkan risiko bagi orang yang hendak memberikan pertolongan.
Kejadian serupa juga menunjukkan bahwa petugas Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi turut menjalankan fungsi penyelamatan dan evakuasi dalam situasi darurat.
Pos Damkar Kemranjen menjadi salah satu titik layanan penyelamatan di wilayah Banyumas.
Bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat, meminta bantuan petugas dapat menjadi pilihan ketika proses penyelamatan memiliki risiko tinggi.
Terlebih, sumur dengan kedalaman beberapa meter memiliki potensi bahaya apabila digunakan tanpa perlengkapan dan prosedur keselamatan yang memadai.
Peristiwa di Kemranjen ini akhirnya berakhir dengan selamat. Suherman berhasil dievakuasi dan kucing yang menjadi alasan awal dirinya turun ke sumur juga berhasil diselamatkan. (zet/stch/dda)