Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Disdukcapil Cilacap Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekolah, Sasar Pelajar Usia 17 Tahun
Akses Wisata Kedung Kampak Selanegara Banyumas Dipaving Sepanjang 70 Meter

Akses Wisata Kedung Kampak Selanegara Banyumas Dipaving Sepanjang 70 Meter

Jalan Kedung Kampak DipavingJalan Kedung Kampak Dipaving
PEMAVINGAN: Pemasangan paving di akses jalan menuju wisata Kedung Kampak dilakukan lembur, Minggu (13/9) malam

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Akses menuju wisata alam Kedung Kampak di Desa Selanegara, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, mulai mendapat peningkatan infrastruktur.

Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah kini dibangun menggunakan paving sepanjang 70 meter.

Pembangunan akses jalan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi wisata Desa Selanegara.

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan Kedung Kampak.

Kepala Dusun 3 Desa Selanegara, Isbandi, mengatakan pembangunan jalan paving di kawasan wisata tersebut merupakan bantuan dari salah satu universitas di Purwokerto.

Bantuan diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi wisata yang ada di desa.

“Pembangunan jalan paving di Kedung Kampak sepanjang 70 meter,” kata Isbandi, Senin (14/9).

Pengerjaan akses wisata Kedung Kampak dilakukan dengan cepat agar jalan segera dapat dimanfaatkan. Pemasangan paving bahkan dilakukan dengan sistem lembur.

Pada Minggu (13/9) malam, proses pemasangan paving masih berlangsung. Rencana pengerjaan dilanjutkan kembali pada malam berikutnya untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

“Nanti malam rencananya masih melanjutkan lembur pemasangan paving,” ujar Isbandi.

Selain dikerjakan secara lembur, pembangunan jalan tersebut juga melibatkan warga sekitar.

Masyarakat turut bergotong royong dalam proses pemasangan paving sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan kawasan wisata.

Keterlibatan warga menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan wisata berbasis desa.

Selain membantu mempercepat pekerjaan, gotong royong juga menunjukkan dukungan masyarakat terhadap keberadaan Kedung Kampak sebagai salah satu destinasi wisata alam di wilayah Sumpiuh.

Pembangunan jalan paving sepanjang 70 meter diharapkan memberikan perubahan terhadap akses menuju Kedung Kampak.

Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah akan memiliki permukaan yang lebih tertata setelah pembangunan selesai.

Perbaikan akses menjadi penting karena infrastruktur merupakan salah satu faktor pendukung kenyamanan wisatawan.

Jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat ketika menuju kawasan wisata.

Selain memberikan kemudahan, kondisi jalan yang lebih tertata juga diharapkan membuat perjalanan menuju lokasi menjadi lebih nyaman.

Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati perjalanan menuju destinasi tanpa harus menghadapi kondisi akses jalan tanah seperti sebelumnya.

Kedung Kampak sendiri merupakan wisata alam berbasis sungai yang berada di Desa Selanegara.

Destinasi ini memiliki karakteristik berupa aliran air dengan kawasan bebatuan dan lingkungan yang masih asri.

Potensi alam tersebut menjadi salah satu daya tarik yang dapat dikembangkan sebagai wisata lokal.

Kedung Kampak selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kecamatan Sumpiuh.

Kawasan tersebut menawarkan suasana alami dengan aliran sungai dan bebatuan yang menjadi bagian dari daya tariknya.

Pengembangan infrastruktur menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keberadaan destinasi wisata tersebut.

Tidak hanya akses jalan, pengembangan wisata juga membutuhkan keterlibatan masyarakat serta pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Kedung Kampak juga telah mendapat perhatian sebagai destinasi wisata lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

Pemerintah Kabupaten Banyumas bahkan mencantumkan penyusunan studi kelayakan peta potensi investasi Wisata Pemandian Alam Kedung Kampak Selanegara, Sumpiuh, dalam dokumen kinerja terkait pengembangan investasi daerah.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kawasan Kedung Kampak memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama dengan dukungan infrastruktur dan pengelolaan yang semakin baik.

Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan akses wisata Kedung Kampak.

Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat dari pengembangan destinasi, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pembangunan.

Gotong royong dalam pemasangan paving menjadi gambaran bahwa pengembangan wisata dapat dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Bantuan dari perguruan tinggi di Purwokerto, dukungan pemerintah desa, serta keterlibatan masyarakat menjadi modal untuk memperbaiki fasilitas dasar di kawasan wisata.

Keberadaan infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan aktivitas wisata di Desa Selanegara.

Semakin baik akses menuju lokasi, peluang wisatawan untuk datang dan menikmati kawasan Kedung Kampak juga dapat semakin terbuka.

Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar apabila pengelolaan wisata terus dikembangkan.

Pembangunan jalan paving sepanjang 70 meter bukan hanya berkaitan dengan perbaikan jalan, tetapi juga menjadi bagian dari penataan akses menuju destinasi wisata.

Bagi kawasan wisata alam seperti Kedung Kampak, keberadaan lingkungan alami tetap menjadi daya tarik utama.

Karena itu, pengembangan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kondisi alam dan kenyamanan kawasan.

Dengan akses yang semakin baik, Kedung Kampak diharapkan mampu berkembang sebagai salah satu pilihan wisata alam di Banyumas.

Destinasi tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus pergi jauh dari wilayah Banyumas.

Ke depan, pengembangan Kedung Kampak masih membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pengelolaan kebersihan, keamanan, fasilitas wisata, serta promosi yang sesuai dengan karakter destinasi.

Perbaikan akses jalan melalui pemasangan paving menjadi salah satu langkah awal dalam proses tersebut.

Dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, kawasan Kedung Kampak di Desa Selanegara diharapkan semakin siap menyambut wisatawan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Perekaman KTP el Makin Mudah

Disdukcapil Cilacap Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekolah, Sasar Pelajar Usia 17 Tahun