BANYUMASEKSPRES.ID, LIVERPOOL – Liverpool mendapat momentum positif untuk membuka perjalanan di Liga Champions 2026-27 saat menjamu Atletico Madrid di Anfield.
Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid dijadwalkan berlangsung Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB.
Duel tersebut menjadi ujian Eropa pertama Andoni Iraola sejak menangani Liverpool.
The Reds datang dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan perdana di bawah asuhan pelatih asal Spanyol tersebut.
Liverpool sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United dan Nottingham Forest.
Mereka kemudian bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Ipswich Town pada laga terakhir.
Alexander Isak menjadi bintang kemenangan setelah mencetak dua gol dalam sembilan menit pertama.
Sementara itu, Atletico Madrid datang ke Anfield dengan modal kurang ideal. Tim asuhan Diego Simeone baru saja menelan kekalahan 0-3 dari Athletic Bilbao.
Pertandingan ini juga menjadi ulangan pertemuan pembuka Liga Champions musim lalu.
Liverpool ketika itu berhasil mengalahkan Atletico Madrid 3-2 melalui gol dramatis Virgil van Dijk pada menit ke-92.
Andoni Iraola menyadari pertandingan menghadapi Atletico Madrid akan menjadi ujian besar bagi Liverpool.
Pelatih asal Spanyol tersebut untuk pertama kalinya akan memimpin Liverpool dalam kompetisi Liga Champions.
Sebelumnya, Iraola memang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa ketika menangani AEK Larnaca di Liga Europa, tetapi pertandingan melawan Atletico menjadi debutnya di Liga Champions sebagai pelatih.
Iraola juga menaruh respek kepada Diego Simeone yang telah lama menangani Atletico Madrid.
Baginya, pertandingan di Anfield akan menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana perkembangan Liverpool di bawah sistem yang sedang dibangunnya.
“Ini adalah kekuatan Liga Champions dan mengapa tampil di dalamnya menjadi ujian besar,” kata Iraola saat membahas tantangan kompetisi tersebut.
Liverpool sendiri memiliki catatan bagus saat bermain di Anfield dalam kompetisi Eropa. Mereka juga memenangi tiga pertemuan terakhir melawan Atletico Madrid.
Dari sembilan pertemuan kedua tim, Liverpool meraih empat kemenangan, sementara Atletico menang tiga kali.
Kemenangan atas Ipswich Town menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Liverpool sebelum menghadapi Atletico Madrid.
Alexander Isak langsung menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol pada awal pertandingan. Kedua gol tersebut juga lahir melalui kombinasi dengan Cody Gakpo.
Produktivitas lini depan menjadi salah satu modal Liverpool menghadapi Atletico.
The Reds terus berusaha membangun permainan ofensif di bawah Iraola, meski sang pelatih masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah dalam proses adaptasi tim.
Liverpool juga akan mendapatkan dukungan penuh dari atmosfer Anfield.
Pertandingan kandang di Liga Champions selalu menjadi salah satu kekuatan The Reds, terutama ketika menghadapi lawan dengan karakter bertahan kuat seperti Atletico.
Di sisi lain, Atletico Madrid datang dengan misi memperbaiki performa setelah kekalahan telak dari Athletic Bilbao.
Diego Simeone mengakui timnya kehilangan konsentrasi dalam pertandingan tersebut.
Menurutnya, perubahan situasi pertandingan dapat terjadi dalam waktu sangat singkat.
“Dalam lima menit kami kehilangan pertandingan; bahkan dua menit sudah cukup untuk mengubah semuanya,” ujar Simeone.
Masalah konsentrasi tersebut menjadi perhatian Atletico sebelum bertandang ke Anfield.
Terlebih, Liverpool memiliki sejumlah pemain ofensif yang mampu memanfaatkan kesalahan lawan dengan cepat.
Meski demikian, Atletico tetap memiliki ancaman di lini depan. Simeone masih memiliki sejumlah opsi untuk menghadapi Liverpool, meskipun kondisi beberapa penyerangnya menjadi perhatian.
Alexander Sørloth diperkirakan belum dapat tampil karena cedera paha.
Sementara itu, Julian Alvarez berpeluang mendapatkan menit bermain setelah sebelumnya hanya menjadi pemain pengganti ketika Atletico menghadapi Athletic Bilbao.
Jonathan David juga menjadi opsi di lini depan.
Simeone sendiri menyebut Alvarez masih dalam proses peningkatan kondisi dan belum melihatnya sebagai kandidat utama untuk tampil sejak awal.
Liverpool juga tidak dapat turun dengan kekuatan penuh.
Beberapa pemain menghadapi persoalan kebugaran maupun status skuad Liga Champions.
Hugo Ekitike, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni disebut mengalami masalah kebugaran, sedangkan Joe Gomez masih diragukan.
Di sisi lain, Wataru Endo dan Federico Chiesa tidak masuk dalam skuad Liga Champions Liverpool.
Namun, ada kabar positif dari pemain baru Bradley Barcola. Pemain yang baru didatangkan Liverpool tersebut sudah menjalani debut sebagai pemain pengganti saat menghadapi Ipswich Town dan berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak di Anfield.
Melihat kondisi kedua tim, Liverpool memiliki modal lebih kuat untuk mengawali fase liga Liga Champions dengan kemenangan.
Kemenangan perdana di era Iraola, ketajaman Alexander Isak, serta keuntungan bermain di Anfield menjadi faktor yang dapat memberikan keunggulan bagi The Reds.
Namun, Atletico Madrid tetap tidak bisa dianggap remeh. Pengalaman Diego Simeone di Liga Champions dan karakter permainan Atletico dapat membuat pertandingan berlangsung ketat.
Liverpool perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan dan tidak memberikan ruang bagi Atletico untuk mengembangkan permainan.
Duel ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Iraola untuk menunjukkan perkembangan Liverpool di level Eropa.
Jika mampu meraih kemenangan, The Reds akan mendapatkan modal penting untuk menjalani rangkaian pertandingan fase liga Liga Champions 2026-27. (*/stch/dda)