BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau Kemen P2MI resmi membuka pendaftaran program SMK Go Global Batch I tahun 2026.
Pendaftaran program SMK Go Global Batch I dilakukan secara daring melalui tautan masing-masing Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Calon peserta masih dapat mendaftarkan diri melalui BP3MI sesuai wilayahnya sampai batas akhir pendaftaran pada 16 Agustus 2026.
SMK Go Global merupakan program pemerintah yang menjembatani lulusan SMK agar memperoleh kesempatan bekerja secara resmi di luar negeri.
Peserta program akan mendapatkan pelatihan sekaligus penempatan kerja resmi pada sejumlah negara tujuan yang telah ditentukan pemerintah secara khusus.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta melalui pelatihan, sertifikasi, standar kerja global, serta penempatan yang prosedural dan aman.
Melalui skema tersebut, generasi muda Indonesia dipersiapkan menjadi talenta yang mampu bersaing sekaligus bekerja di lingkungan global secara profesional.
“Melalui penguatan kompetensi, sertifikasi, standar kerja global, penempatan yang prosedural, serta pelindungan menyeluruh, generasi muda Indonesia dipersiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di tingkat global,” tulis Kemen P2MI.
Informasi tersebut disampaikan Kemen P2MI melalui postingan Instagram resminya dan dikutip pada Rabu (12/8/2026) mengenai pendaftaran program tersebut.
Bagi lulusan SMK yang tertarik mengikuti program, terdapat sejumlah ketentuan umum yang perlu dipenuhi sebelum melakukan pendaftaran secara resmi.
Calon peserta SMK Go Global Batch I harus berusia minimal 18 tahun saat mengikuti proses pendaftaran program tersebut.
Selain batas usia, calon peserta wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi sebagai bagian dari persyaratan pendaftaran program SMK Go Global.
Dokumen yang diperlukan meliputi fotokopi Kartu Keluarga atau KK sebanyak satu lembar untuk melengkapi administrasi calon peserta program.
Peserta juga harus menyiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau KTP sebanyak satu lembar sesuai ketentuan pendaftaran yang berlaku.
Fotokopi kartu jaminan kesehatan nasional sebanyak satu lembar juga menjadi dokumen yang perlu disiapkan oleh setiap calon peserta.
Persyaratan lainnya berupa surat keterangan sehat dari sarana kesehatan terdekat yang harus dilampirkan saat proses administrasi berlangsung nantinya.
Calon peserta wajib membuat surat pernyataan kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia sebanyak satu lembar.
Program peningkatan kapasitas tersebut berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pasar kerja luar negeri bagi calon pekerja migran Indonesia secara resmi.
Peserta juga perlu melampirkan surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri sebanyak satu lembar sebagai bagian persyaratan pendaftaran program.
Selain itu, diperlukan surat izin dari orang tua, wali, suami, atau istri untuk mengikuti seluruh proses program tersebut.
Surat izin tersebut mencakup kesediaan mengikuti peningkatan kapasitas calon pekerja migran Indonesia serta proses penempatan kerja luar negeri.
Dokumen berikutnya adalah fotokopi ijazah pendidikan terakhir sebanyak satu lembar yang harus disertakan dalam berkas pendaftaran program tersebut.
Peserta juga perlu menyertakan dokumen keterampilan teknis, kemampuan bahasa, atau pengalaman sesuai bidang pekerjaan yang dipilih sebelumnya oleh peserta.
Persyaratan terakhir mencakup kartu kuning atau AK-1 maupun surat keterangan pencari kerja dari dinas ketenagakerjaan setempat masing-masing.
Setelah seluruh dokumen disiapkan, calon peserta dapat mengikuti alur pendaftaran SMK Go Global sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Proses diawali dengan pengumuman pendaftaran, kemudian calon peserta melakukan pendaftaran melalui tautan BP3MI yang tersedia secara daring sesuai wilayah.
Setelah mengisi pendaftaran, peserta harus mengunggah seluruh dokumen persyaratan melalui tautan yang telah disediakan oleh BP3MI terkait secara daring.
Dokumen yang masuk selanjutnya akan menjalani verifikasi administrasi untuk memastikan kelengkapan persyaratan calon peserta SMK Go Global Batch I.
Peserta kemudian menunggu pengumuman hasil verifikasi administrasi sebelum melanjutkan proses seleksi pada tahap berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Calon peserta yang lolos verifikasi administrasi akan mengikuti tes tulis dan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi program tersebut.
Setelah tes dan wawancara selesai, pengumuman kelulusan akan disampaikan kepada peserta berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan penyelenggara program.
Peserta yang dinyatakan lolos kemudian wajib melakukan pendaftaran ulang sebelum mengikuti pelatihan yang menjadi bagian utama program tersebut.
Pelatihan menjadi tahap lanjutan bagi peserta yang telah menyelesaikan proses seleksi dan pendaftaran ulang sesuai jadwal program yang ditetapkan.
SMK Go Global Batch I menyediakan peluang penempatan kerja pada sejumlah negara dan kawasan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Negara tujuan tersebut meliputi Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, kawasan Timur Tengah, serta sejumlah wilayah Eropa yang tersedia.
Kesempatan kerja dalam program ini juga mencakup beberapa sektor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.
Sektor yang tersedia antara lain kesehatan, hospitality, manufaktur, transportasi, agrikultur, konstruksi, hingga pekerjaan seabased bagi peserta program.
Untuk mendukung proses pendaftaran, Kemen P2MI menyediakan jaringan BP3MI di berbagai wilayah Indonesia sebagai lokasi pendaftaran program tersebut.
BP3MI Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, dan Sumatera Barat termasuk wilayah yang menyediakan layanan pendaftaran program SMK Go Global.
Selanjutnya terdapat BP3MI Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Peserta dari Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Nusa Tenggara Timur juga dapat mengakses pendaftaran melalui BP3MI wilayah masing-masing.
Wilayah Kalimantan mencakup BP3MI Kalimantan Selatan dan Tengah, Kalimantan Barat, serta Kalimantan Utara dalam jaringan pendaftaran program tersebut.
Sementara itu, kawasan Sulawesi dan Indonesia timur juga memiliki layanan BP3MI untuk mendukung pendaftaran calon peserta SMK Go Global.
Wilayah tersebut mencakup Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, serta Papua sebagai wilayah layanan.
Pendaftaran juga tersedia melalui BP3MI Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara sesuai wilayah layanan yang telah ditentukan penyelenggara program.
Seluruh calon peserta perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran karena proses pendaftaran SMK Go Global Batch I berakhir 16 Agustus 2026.
Informasi dan tautan pendaftaran dapat diakses melalui halaman resmi SMK Go Global yang disediakan Kemen P2MI untuk calon peserta.(vip)