BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah di wilayah Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, mengungkap fakta bahwa masalah kesehatan gigi masih menjadi keluhan paling banyak dialami siswa.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan, kasus gigi berlubang dan gigi bertumpuk mendominasi temuan selama kegiatan berlangsung.
Program Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan pada anak usia sekolah.
Melalui pemeriksaan ini, siswa dapat memperoleh penanganan lebih cepat sehingga gangguan kesehatan tidak berkembang menjadi lebih serius.
Pemegang Program Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Bukateja, Fera Yeni Utami, menjelaskan bahwa setiap siswa yang ditemukan memiliki masalah kesehatan langsung mendapatkan tindak lanjut melalui koordinasi dengan pihak sekolah.
Menurutnya, pihak sekolah akan menyampaikan hasil pemeriksaan kepada orang tua atau wali murid agar anak segera memperoleh pelayanan kesehatan lanjutan di Puskesmas apabila diperlukan.
“Misalnya ada kasus kesehatan telinga maupun gigi kami koordinasi dengan sekolah agar meminta orang tua murid periksa lebih lanjut ke Puskesmas,” ujar Fera, Kamis (30/7/2026).
Ia mengatakan, gangguan kesehatan gigi menjadi temuan yang paling sering muncul selama pelaksanaan pemeriksaan di sekolah-sekolah.
Banyak siswa diketahui mengalami gigi berlubang yang membutuhkan perawatan, sementara sebagian lainnya mengalami kondisi gigi bertumpuk yang berpotensi mengganggu kesehatan mulut apabila tidak segera ditangani.
Fera mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kebersihan gigi anak sejak dini.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi secara teratur, mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu mencegah kerusakan gigi.
Selain menjaga kebersihan gigi, orang tua juga diminta tidak mengabaikan surat rujukan maupun rekomendasi yang diberikan petugas kesehatan setelah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis.
Pemeriksaan lanjutan di Puskesmas dinilai penting untuk memastikan setiap anak memperoleh diagnosis dan penanganan yang sesuai.
Dengan tindak lanjut yang cepat, berbagai gangguan kesehatan gigi dapat segera diatasi sehingga tidak memengaruhi aktivitas belajar maupun pertumbuhan anak.
Fera mengungkapkan bahwa dominasi kasus kesehatan gigi bukan merupakan temuan baru.
Berdasarkan pengalaman pada pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis sebelumnya, masalah serupa juga menjadi kasus yang paling banyak ditemukan di kalangan siswa sekolah dasar.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih perlu terus ditingkatkan, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, pemerintah berharap berbagai gangguan kesehatan pada anak dapat diketahui sejak dini.
Selain pemeriksaan gigi, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan kondisi kesehatan lainnya sehingga apabila ditemukan masalah dapat segera dilakukan penanganan oleh tenaga medis.
Puskesmas Bukateja juga terus mengajak sekolah untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat kepada para siswa.
Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk kebiasaan menjaga kesehatan sejak usia dini sehingga angka gangguan kesehatan gigi pada anak dapat terus ditekan.
Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan orang tua, Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan rutin, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan anak secara menyeluruh, terutama kesehatan gigi dan mulut yang masih menjadi masalah paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. (alw/stch/dda)