BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Kebumen di tingkat nasional.
Jilan Maghfuroh, siswi MTs Negeri 2 Kebumen, berhasil meraih Juara 2 Cabang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) SMP/MTs sederajat tingkat nasional dalam ajang MAPK FAIR 2026.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh OPPK MANPK MAN 1 Surakarta pada 29 Agustus 2026.
Prestasi yang diraih Jilan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan pihak madrasah, sekaligus menunjukkan kemampuan pelajar Kebumen dalam bidang keagamaan mampu bersaing di tingkat nasional.
Jilan mengaku bersyukur dapat memperoleh posisi kedua dalam kompetisi MTQ tersebut.
Persaingan yang dihadapi peserta dinilai cukup ketat karena seluruh peserta memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik.
Dalam cabang MTQ, peserta tidak hanya dituntut mampu membaca ayat suci Al-Qur’an dengan lancar.
Kemampuan peserta juga dinilai dari berbagai aspek, seperti ketepatan tajwid, makhraj, lagu atau irama bacaan, hingga penghayatan terhadap ayat yang dibacakan.
Jilan mengatakan dirinya berusaha tetap tenang selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, menjaga konsentrasi menjadi salah satu hal penting agar dapat memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri.
“Saya berusaha tetap tenang dan memberikan bacaan terbaik,” ungkap Jilan saat ditemui Minggu (30/8).
Prestasi Jilan Maghfuroh di MAPK FAIR 2026 tidak hanya menjadi pencapaian dalam sebuah perlombaan.
Ajang tersebut juga memberikan pengalaman baru bagi Jilan untuk bertemu dengan peserta lain dari berbagai daerah.
Ia dapat melihat secara langsung kemampuan pelajar lain sekaligus belajar dari pengalaman selama kompetisi.
MAPK FAIR 2026 sendiri menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, khususnya dalam bidang keagamaan.
Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan kepercayaan diri.
“Saya mendapatkan banyak pengalaman baru dari perlombaan ini,” tutur Jilan.
Bagi Jilan, keberhasilan meraih Juara 2 MTQ tingkat nasional bukan menjadi akhir dari perjalanan.
Sebaliknya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Ia berharap dapat kembali mengikuti berbagai kompetisi pada masa mendatang dengan hasil yang lebih baik.
Latihan secara konsisten menjadi bagian penting dari upayanya untuk meningkatkan kualitas bacaan sekaligus memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Saya ingin terus berlatih agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” harapnya.
Prestasi yang diraih Jilan mendapat apresiasi dari Kepala MTs Negeri 2 Kebumen, Muhdir MPdI.
Pihak madrasah menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kerja keras, pembinaan, serta komitmen.
Muhdir memberikan apresiasi kepada Jilan dan pembinanya yang telah berusaha mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Menurutnya, pencapaian di tingkat nasional tersebut patut menjadi motivasi bagi Jilan untuk terus mengembangkan kemampuannya.
Lebih dari sekadar memperoleh penghargaan dalam perlombaan, Muhdir berharap kemampuan membaca Al-Qur’an yang dimiliki Jilan dapat terus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemampuan dan nilai-nilai yang diperoleh melalui pembelajaran Al-Qur’an hendaknya tidak berhenti pada kegiatan kompetisi.
Pengetahuan tersebut perlu dipelajari, dipahami, diamalkan, serta dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk semakin mencintai, mempelajari, memahami, mengamalkan, dan mengembangkan nilai-nilai Al-Qur’an,” terang Muhdir.
Keberhasilan Jilan Maghfuroh meraih Juara 2 MTQ SMP/MTs tingkat nasional dalam MAPK FAIR 2026 menjadi salah satu capaian positif bagi MTs Negeri 2 Kebumen.
Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan potensi siswa di bidang keagamaan dapat menghasilkan capaian yang membanggakan hingga tingkat nasional.
Dengan semangat untuk terus belajar dan berlatih, Jilan diharapkan mampu mempertahankan prestasinya sekaligus meningkatkan kemampuan di berbagai ajang MTQ berikutnya.
Capaian tersebut juga dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Bagi Jilan, penghargaan Juara 2 bukan sekadar trofi atau peringkat. Prestasi tersebut menjadi langkah untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Qur’an, meningkatkan kualitas bacaan, serta membuka peluang meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi selanjutnya. (cah/stch/dda)