Iklan

Kekurangan Vitamin D Bisa Berdampak Serius, Kenali 5 Tandanya Sejak Dini

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang mendapatkan paparan sinar matahari hampir sepanjang tahun.

Meski begitu, kekurangan vitamin D masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi berbagai fungsi penting dalam tubuh, mulai dari kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, hingga kondisi mental.

Masalah defisiensi vitamin D tidak hanya dialami kelompok usia lanjut.

Orang dewasa muda yang aktif beraktivitas sehari-hari juga berisiko mengalami kondisi serupa tanpa menyadarinya karena gejalanya sering kali muncul secara perlahan dan terlihat tidak spesifik.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan banyak orang lanjut usia di Tanah Air mengalami kondisi defisiensi vitamin D, padahal vitamin D dibutuhkan agar tulang tidak keropos saat mulai menua seperti dikutip dari antaranews.

Karena tanda-tanda kekurangan vitamin D cenderung samar, banyak orang baru menyadari kondisinya ketika gangguan kesehatan mulai berkembang menjadi lebih serius.

Oleh sebab itu, mengenali gejala sejak dini menjadi langkah penting agar kebutuhan vitamin D dapat segera dipenuhi sesuai anjuran.

Kenali Gejala Kekurangan Vitamin D Sejak Awal

Vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh tetap berjalan optimal.

Selain membantu penyerapan kalsium, vitamin ini juga mendukung kesehatan otot, menjaga daya tahan tubuh, serta berkontribusi terhadap fungsi saraf dan suasana hati.

Ketika kadar vitamin D dalam tubuh menurun, berbagai keluhan kesehatan dapat muncul.

Gejalanya bisa ringan pada awalnya, tetapi apabila dibiarkan dalam waktu lama berpotensi memicu gangguan yang lebih serius.

Salah satu tanda yang paling sering dirasakan saat tubuh kekurangan vitamin D adalah munculnya nyeri otot.

Keluhan ini umumnya terjadi di area punggung, leher, maupun kaki sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebagian orang juga merasakan otot menjadi lebih lemah, sering mengalami kram, atau muncul kedutan tanpa penyebab yang jelas.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena vitamin D berperan penting dalam membantu proses kontraksi dan menjaga fungsi otot agar tetap bekerja secara normal.

Apabila kebutuhan vitamin D tidak terpenuhi, performa otot dapat menurun sehingga tubuh lebih mudah terasa pegal dan tidak bertenaga

Kekurangan vitamin D juga berdampak langsung terhadap kesehatan tulang.

Tanpa vitamin D yang cukup, tubuh akan kesulitan menyerap kalsium secara optimal sehingga kepadatan tulang dapat mengalami penurunan.

Akibatnya, seseorang bisa lebih sering merasakan nyeri pada tulang maupun kesulitan berjalan karena tulang terasa berat.

Jika kondisi ini terus berlangsung, risiko gangguan tulang juga dapat meningkat.

Tubuh yang kekurangan vitamin D bahkan dapat lebih mudah mengalami patah tulang meskipun hanya mengalami benturan ringan.

Pada anak-anak, kondisi tersebut dapat memicu rakitis, sedangkan pada orang dewasa berisiko meningkatkan terjadinya osteoporosis maupun osteomalasia.

Vitamin D tidak hanya penting bagi kesehatan tulang, tetapi juga berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar mampu bekerja secara optimal.

Ketika kadar vitamin D rendah, tubuh menjadi lebih rentan terserang berbagai infeksi.

Mulai dari flu, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia, hingga infeksi ringan yang berulang dapat lebih mudah terjadi.

Hal ini disebabkan vitamin D membantu mengoptimalkan kerja sel darah putih dalam melawan virus maupun bakteri yang menjadi penyebab penyakit.

Karena itu, menjaga kecukupan vitamin D menjadi salah satu upaya penting untuk mendukung daya tahan tubuh.

Kondisi kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan kesehatan mental.

Jika belakangan ini sering merasa mudah lelah, mengalami gangguan tidur, atau suasana hati berubah-ubah, kondisi tersebut patut mendapat perhatian.

Berbagai studi menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang rendah memiliki kaitan erat dengan meningkatnya risiko depresi, kecemasan, serta berbagai gangguan suasana hati lainnya.

Risiko tersebut disebutkan lebih banyak ditemukan pada wanita.

Meski demikian, gejala tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain sehingga penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan secara menyeluruh apabila keluhan berlangsung dalam waktu lama.

Vitamin D juga berperan dalam membantu proses regenerasi jaringan tubuh. Selain itu, vitamin ini mendukung produksi sel-sel imun yang ikut terlibat dalam proses penyembuhan luka.

Apabila tubuh mengalami kekurangan vitamin D, proses pemulihan luka setelah cedera maupun operasi dapat berlangsung lebih lambat dibandingkan kondisi normal.

Karena itu, menjaga kecukupan vitamin D menjadi bagian penting dalam mendukung proses penyembuhan tubuh.

Cara Mencegah Kekurangan Vitamin D

Mencegah kekurangan vitamin D dapat dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat secara konsisten.

Salah satu langkah yang paling mudah adalah membiasakan diri beraktivitas pada pagi hari sehingga tubuh memperoleh paparan sinar matahari yang cukup.

Tahukah kamu kalau Vitamin D yang dibutuhkan tubuh 90% berasal dari sinar matahari?

Berjemur di bawah sinar matahari 10-15 menit dapat menghasilkan 1000 IU hingga 3000 IU.

Cobalah berjemur di pagi hari, sekitar pukul 07.00-09.00, tetapi tetap pastika menggunakan sunblock, ya!

Selain memperoleh sinar matahari, kebutuhan vitamin D juga dapat dipenuhi melalui pola makan yang seimbang.

Konsumsi makanan yang mengandung vitamin D seperti salmon, tuna, sarden, kuning telur, alpukat, olive oil, hingga susu dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dalam kondisi tertentu, konsumsi suplemen vitamin D juga dapat menjadi pilihan.

Namun, penggunaan suplemen sebaiknya dilakukan sesuai kebutuhan dan berdasarkan rekomendasi dokter agar jumlah asupan tetap sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Mulai dari nyeri otot, gangguan tulang, penurunan daya tahan tubuh, hingga meningkatnya risiko gangguan suasana hati merupakan beberapa tanda yang perlu diwaspadai.

Selalu penuhi kebutuhan vitamin D setiap hari, salah satunya lewat Entrasol Active yang praktis dikonsumsi.

Entrasol Active adalah nutrisi tinggi Kalsium, Magnesium, dan Vitamin D yang menjaga tulang tetap kuat, cocok dikonsumsi lintas generasi.

Dengan ekstrak Buah Zaitun dan lebih rendah lemak, Entrasol Active juga dilengkapi dengan 10 Mineral & 7 Mineral untuk penuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh.(taa)

Iklan