Iklan

Kisah Cut Intan Nabila Tinggalkan Anggar Saat Hamil, Kini Kembali Raih Prestasi

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Cut Intan Nabila kembali mengenang perjalanan hidupnya sebagai mantan atlet anggar nasional.

Selebgram tersebut mengungkap alasan dirinya sempat meninggalkan olahraga yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

Dalam unggahan terbarunya, Cut Intan Nabila menceritakan keputusan meninggalkan anggar terjadi ketika ia sedang mengandung anak pertamanya, Afkar, pada 2020.

Saat itu, Cut Intan Nabila mencoba kembali mengenakan pakaian anggar yang sudah lama tersimpan. Namun, pakaian tersebut ternyata sudah tidak muat karena kondisi kehamilannya.

Momen sederhana tersebut justru mengingatkannya pada olahraga yang pernah ditekuninya.

Ia kemudian menceritakan adanya satu ucapan dari mantan suaminya, Armor Toreador, yang menurutnya menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya.

Cut Intan Nabila menyebut kalimat “udah kamu fokus jadi istri aja” sebagai ucapan yang membuatnya akhirnya benar-benar meninggalkan anggar.

Ucapan tersebut datang ketika dirinya sedang menjalani masa kehamilan dan bersiap memasuki fase baru sebagai seorang ibu.

Bagi Cut Intan Nabila, keputusan tersebut pada akhirnya membuat olahraga yang sebelumnya menjadi bagian penting hidupnya harus dikesampingkan.

Ia memilih untuk fokus menjalani peran dalam rumah tangga. Kisah tersebut kembali ia bagikan ketika mengenang perjalanan hidupnya.

Unggahan itu sekaligus menjadi refleksi mengenai keputusan yang pernah dibuatnya beberapa tahun lalu.

Padahal, di dalam pikirannya ketika itu, Cut Intan Nabila memiliki harapan lain.

Setelah melahirkan, ia ingin anaknya suatu hari mengenal olahraga anggar yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

Keinginan tersebut menunjukkan bahwa meskipun meninggalkan olahraga, anggar tetap memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya.

Seiring berjalannya waktu, kehidupan Cut Intan Nabila mengalami perubahan. Pernikahannya dengan Armor Toreador berakhir.

Dalam refleksinya, Cut Intan Nabila mengatakan bahwa perceraian tersebut justru membuat dirinya tidak lagi berada pada posisi harus memilih antara menjalani peran sebagai istri atau tetap menjadi dirinya sendiri.

Pernyataan tersebut menjadi bagian penting dari pesan yang ia sampaikan kepada perempuan lain.

Menurutnya, perempuan tetap memiliki hak untuk mempunyai mimpi, hobi, dan ruang bagi dirinya sendiri.

Baginya, menjalani kehidupan keluarga tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan identitas maupun hal-hal yang disukai.

“Perempuan harus tetap punya mimpi, punya hobi, dan punya ruang untuk dirinya sendiri,” tulis Cut Intan Nabila dalam unggahannya.

Pesan tersebut sekaligus menggambarkan perubahan cara pandangnya setelah melewati berbagai fase kehidupan.

Setelah sempat meninggalkan olahraga tersebut, Cut Intan Nabila kini kembali menekuni anggar.

Menurut laporan detikcom, ibu tiga anak itu bahkan kembali berlatih dan telah menorehkan prestasi lagi di olahraga yang sebelumnya ia tinggalkan.

Kembalinya Cut Intan Nabila ke dunia anggar menjadi bagian dari perjalanan baru yang berbeda dibandingkan ketika dirinya masih aktif sebagai atlet muda.

Jika sebelumnya keputusan meninggalkan anggar berkaitan dengan fokusnya terhadap kehidupan rumah tangga, kini ia dapat kembali menjalani olahraga tersebut sebagai bagian dari dirinya.

Perjalanan itu juga menunjukkan bahwa seseorang dapat kembali mengejar hal yang pernah ditinggalkan.

Hobi atau cita-cita yang sempat terhenti tidak selalu berarti harus berakhir selamanya.

Bagi Cut Intan Nabila, anggar bukan sekadar olahraga. Cabang olahraga tersebut pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya dan kini kembali menjadi salah satu ruang untuk mengekspresikan dirinya.

Unggahan Cut Intan Nabila tidak hanya bercerita mengenai anggar. Ada pesan yang lebih luas mengenai pentingnya perempuan tetap memiliki ruang untuk mengembangkan diri.

Pengalaman yang ia ceritakan menjadi refleksi bahwa kehidupan keluarga dan pengembangan diri dapat berjalan beriringan.

Perempuan dapat menjalankan berbagai peran sekaligus tetap memiliki mimpi maupun aktivitas yang disukai.

Pesan tersebut juga menjadi semakin relevan karena Cut Intan Nabila kini kembali melakukan aktivitas yang pernah menjadi bagian dari kehidupannya sebelum menikah.

Ia tidak lagi melihat dirinya hanya dari satu peran. Selain sebagai ibu, dirinya juga memiliki identitas sebagai mantan atlet yang kembali menekuni olahraga anggar.

Perjalanan Cut Intan Nabila meninggalkan anggar pada 2020 dan kemudian kembali ke olahraga tersebut menunjukkan adanya perubahan dalam cara dirinya melihat kehidupan.

Momen ketika pakaian anggar yang disimpannya sudah tidak muat karena kehamilan menjadi pengingat perjalanan panjang tersebut.

Dari sebuah momen sederhana, ia kemudian mengungkap keputusan yang pernah dibuat dan bagaimana kehidupannya kini telah berubah.

Pada akhirnya, kisah Cut Intan Nabila menjadi cerita tentang kesempatan untuk kembali menemukan diri sendiri.

Anggar yang pernah ia tinggalkan kini kembali menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Ia pun menyampaikan pesan agar perempuan tidak kehilangan mimpi, hobi, maupun ruang untuk dirinya sendiri.

Bagi Cut Intan Nabila, memiliki keluarga dan menjadi seorang ibu tidak berarti harus mengubur seluruh hal yang menjadi bagian dari identitas pribadi. (*/stch/dda)

Iklan