Iklan

KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor, Barang Bukti Dua Koper Dibawa Penyidik

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, BOGOR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat.

Kali ini, penyidik KPK menyasar kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor pada Jumat (28/8/2026).

Penggeledahan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang tengah dilakukan KPK di lingkungan Pemkab Bogor.

Sebelumnya, penyidik telah mendatangi sejumlah kantor pemerintahan daerah, termasuk Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kasus dugaan korupsi Pemkab Bogor yang sedang ditangani KPK diketahui berkaitan dengan sejumlah persoalan pengelolaan pemerintahan.

Di antaranya dugaan pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah serta dugaan pengaturan dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Sejumlah penyidik KPK tiba di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Jumat sore dengan menggunakan beberapa kendaraan.

Setelah memasuki gedung, para penyidik langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ruangan.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan adalah ruang kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang berada di lantai dua. Penggeledahan berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Setelah menyelesaikan pemeriksaan, penyidik KPK terlihat meninggalkan kantor Disdik Kabupaten Bogor dengan membawa dua koper berukuran besar.

Namun, hingga pemeriksaan selesai, belum diketahui secara pasti isi koper yang dibawa oleh penyidik tersebut.

Penyidik KPK juga belum memberikan keterangan kepada wartawan mengenai barang, dokumen, ataupun bukti lain yang kemungkinan diamankan dari kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Penggeledahan tersebut menjadi perhatian karena dilakukan sehari setelah KPK menyasar dua instansi lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pada Kamis (27/8), penyidik KPK lebih dahulu melakukan penggeledahan di kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan BKPSDM Kabupaten Bogor.

Dari dua lokasi tersebut, KPK menemukan dan menyita sejumlah dokumen yang dinilai berkaitan dengan perkara dugaan pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.

Dokumen yang diamankan kemudian akan ditelaah oleh penyidik untuk kepentingan proses penyidikan.

Pemeriksaan terhadap dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam upaya KPK mengungkap konstruksi perkara secara lebih lengkap.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya membenarkan kegiatan penggeledahan yang dilakukan di dua instansi Pemkab Bogor tersebut.

Menurut Budi, penyidik melakukan penggeledahan di dua lokasi di wilayah Kabupaten Bogor, yakni kantor Bappenda dan BKPSDM.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dokumen yang berkaitan dengan perkara dugaan pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.

Dokumen itu selanjutnya akan dianalisis untuk mendukung proses penyidikan.

KPK telah meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Bogor tersebut ke tahap penyidikan.

Meski demikian, hingga Jumat (28/8), KPK belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Karena itu, berbagai temuan dari rangkaian penggeledahan menjadi bagian dari proses penyidikan yang masih berlangsung.

Penyidik perlu mengumpulkan dan menganalisis alat bukti sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Penggeledahan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga belum dapat disimpulkan berkaitan langsung dengan pihak tertentu.

Informasi mengenai dokumen atau barang yang dibawa dari lokasi masih menunggu keterangan resmi KPK.

Rangkaian penggeledahan di lingkungan Pemkab Bogor menunjukkan bahwa penyidik tengah menelusuri dugaan penyimpangan secara lebih luas.

Selain dugaan pemotongan insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah, KPK juga disebut tengah mendalami dugaan pengaturan pengadaan barang dan jasa.

Perkara tersebut menjadi sorotan karena menyangkut tata kelola keuangan dan administrasi pemerintahan daerah.

Pengelolaan pajak daerah, retribusi, insentif aparatur, hingga pengadaan barang dan jasa merupakan sektor yang berkaitan dengan penggunaan serta pengelolaan anggaran pemerintah.

Dengan adanya proses penyidikan, masyarakat masih perlu menunggu hasil pemeriksaan KPK.

Setiap dokumen dan barang bukti yang ditemukan dalam penggeledahan akan menjadi bahan analisis untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang sedang ditangani.

KPK hingga kini masih melanjutkan proses penyidikan dan belum mengumumkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bogor tersebut.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan alat bukti dan keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara.

Dengan demikian, penggeledahan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan sejumlah kantor pemerintahan lainnya merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang masih berjalan.

Publik diharapkan menunggu informasi resmi dari KPK terkait barang bukti yang diamankan, pihak yang akan diperiksa, serta perkembangan penetapan tersangka. (*/stch/dda)

Iklan