Iklan

Lab IPA SMP Negeri 8 Purwokerto Dibangun, Tahap Pertama Dianggarkan 320 Juta

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – SMP Negeri 8 Purwokerto mulai membangun gedung laboratorium IPA baru setelah kondisi bangunan lama dinilai sudah tidak layak digunakan.

Pembangunan tersebut mendapat alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Banyumas tahun 2026 sebesar Rp320 juta untuk tahap pertama.

Gedung laboratorium IPA lama diketahui telah berusia cukup tua dan mengalami sejumlah kerusakan.

Salah satu kondisi yang menjadi perhatian adalah bagian atap bangunan yang sempat ambrol.

Kepala SMP Negeri 8 Purwokerto Anton mengatakan, sekolah sebenarnya telah mengusulkan pembangunan laboratorium baru sejak tahun sebelumnya.

Usulan tersebut akhirnya mendapat realisasi pada tahun ini melalui anggaran pemerintah daerah.

“Pengusulan sejak tahun lalu, realisasi tahun ini,” kata Anton saat ditemui Radarmas.

Pembangunan laboratorium IPA baru tersebut mulai dikerjakan pada 19 Agustus 2026. Untuk tahap pertama, pekerjaan ditargetkan selesai pada 16 Desember 2026.

Pembangunan gedung baru laboratorium IPA SMP Negeri 8 Purwokerto direncanakan berlangsung dalam dua tahap.

Tahap pertama dilaksanakan pada 2026 dengan dukungan anggaran APBD sebesar Rp320 juta.

Anggaran tersebut digunakan untuk mengerjakan bagian pembangunan yang masuk dalam paket tahap pertama.

Sementara penyelesaian keseluruhan bangunan akan dilanjutkan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Untuk tahap I tahun ini dialokasikan Rp320 juta,” terang Anton.

Pada pertengahan September 2026, proses pembangunan masih berada pada tahap pengerjaan pondasi.

Pekerjaan fisik tersebut terus berjalan sesuai jadwal dengan target penyelesaian tahap pertama pada pertengahan Desember.

Pembangunan bertahap menjadi salah satu pola yang diterapkan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan sarana pendidikan.

Sebelumnya, pembangunan sejumlah fasilitas sekolah negeri di Banyumas juga dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Menariknya, gedung yang dibangun SMP Negeri 8 Purwokerto tidak hanya akan digunakan sebagai laboratorium IPA.

Bangunan tersebut dirancang memiliki fungsi lain. Lantai pertama nantinya akan dimanfaatkan sebagai kantin sekolah, sedangkan laboratorium IPA ditempatkan di lantai kedua.

Dengan konsep tersebut, satu pembangunan gedung diharapkan dapat sekaligus menjawab dua kebutuhan fasilitas yang selama ini belum tersedia secara memadai di sekolah.

Laboratorium IPA dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran yang berkaitan dengan kegiatan praktik siswa.

Keberadaan ruang khusus memungkinkan kegiatan pembelajaran IPA tidak hanya berlangsung secara teori di ruang kelas, tetapi juga dapat didukung fasilitas praktik yang lebih sesuai.

Sementara itu, kantin menjadi kebutuhan lain yang selama ini belum dimiliki SMP Negeri 8 Purwokerto.

“Saat ini sekolah kami belum memiliki bangunan kantin,” ujar Anton.

Pembangunan gedung baru diharapkan dapat memberikan tambahan fasilitas bagi siswa dan warga sekolah setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai.

Selain gedung laboratorium dan kantin, pembangunan tersebut juga mencakup pembuatan jalan akses kendaraan.

Sebelumnya, lingkungan SMP Negeri 8 Purwokerto belum memiliki akses yang dapat digunakan kendaraan mobil secara memadai.

Melalui pembangunan baru tersebut, sekolah sekaligus mendapatkan akses kendaraan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sekolah.

Akses tersebut juga direncanakan sekaligus mendukung penambahan area parkir kendaraan.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada penambahan ruang di dalam gedung. Infrastruktur pendukung di lingkungan sekolah juga ikut diperhatikan.

Keberadaan akses kendaraan dinilai penting untuk mendukung mobilitas di lingkungan sekolah, terutama ketika terdapat kebutuhan pengangkutan barang maupun kegiatan yang membutuhkan kendaraan.

Pembangunan laboratorium baru tidak terlepas dari kondisi bangunan lama yang sudah mengalami kerusakan.

Usulan pembangunan telah disampaikan pihak sekolah sejak tahun lalu. Kondisi fisik yang semakin tua membuat kebutuhan terhadap fasilitas baru semakin mendesak.

Salah satu kerusakan yang terjadi bahkan terdapat pada bagian atap bangunan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan sekolah dalam mengusulkan pembangunan laboratorium IPA baru.

Dengan dibangunnya gedung baru, sekolah nantinya diharapkan memiliki fasilitas laboratorium yang lebih layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Pembangunan fasilitas pendidikan juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Banyumas memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah negeri.

Tahun ini, sejumlah pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah Banyumas juga mendapatkan dukungan APBD, termasuk pembangunan laboratorium di SMP Negeri 8 Purwokerto.

Pekerjaan pembangunan laboratorium IPA SMP Negeri 8 Purwokerto dimulai 19 Agustus 2026. Tahap pertama memiliki tenggat penyelesaian pada 16 Desember 2026.

Dengan adanya target tersebut, pekerjaan pembangunan diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga tahapan berikutnya dapat dipersiapkan.

Pada pertengahan September, progres pembangunan masih terlihat pada pengerjaan pondasi.

Tahapan selanjutnya akan mengikuti jadwal pekerjaan hingga target penyelesaian tahap pertama.

Bagi SMP Negeri 8 Purwokerto, pembangunan ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan.

Ketika seluruh pembangunan selesai, sekolah tidak hanya mendapatkan laboratorium IPA baru.

Gedung tersebut juga akan menyediakan ruang kantin serta akses kendaraan dan tambahan ruang parkir.

Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan dapat membuat lingkungan sekolah lebih mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan fasilitas yang lebih memadai bagi siswa dan warga sekolah. (yda/stch/dda)

Iklan