BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Respons cepat jajaran Polresta Banyumas kembali ditunjukkan dalam penanganan warga yang membutuhkan pertolongan.
Seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang ditemukan dalam kondisi linglung dan terlantar di wilayah Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, akhirnya berhasil dipulangkan dengan selamat ke keluarganya setelah polisi melakukan penelusuran identitas dan alamat tempat tinggalnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 6 Juli 2026, sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Pemuda Gang I RT 07 RW 06, Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat.
Lansia tersebut ditemukan warga dalam kondisi kebingungan dan diduga tidak mengetahui arah untuk kembali ke rumahnya.
Melihat kondisi tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian agar perempuan lansia tersebut segera mendapatkan bantuan.
Laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh KSPK Regu III Polsek Purwokerto Barat, Aiptu Jumali, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sunarya yang segera mendatangi lokasi.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi menjelaskan bahwa personel kepolisian bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.
Setibanya di lokasi, petugas memastikan kondisi lansia tersebut dan melakukan pemeriksaan awal.
“Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan seorang perempuan lanjut usia berada dalam kondisi linglung dan terlantar sehingga perlu segera mendapatkan penanganan,” ujar Kombes Pol Petrus P. Silalahi.
Setelah memastikan kondisi korban, petugas kemudian melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas perempuan tersebut.
Upaya itu dilakukan dengan menggali berbagai informasi yang masih dapat diingat oleh lansia tersebut serta melakukan penelusuran secara bertahap.
Hasil identifikasi akhirnya mengungkap bahwa perempuan tersebut bernama Sri Mumpuni, berusia 68 tahun.
Setelah identitas diketahui, polisi kembali melakukan penelusuran untuk menemukan keberadaan anggota keluarganya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Polisi berhasil menemukan keluarga Sri Mumpuni yang tinggal di Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur.
Tanpa menunggu lama, petugas kemudian mengantarkan Sri Mumpuni kembali ke rumah keluarganya sehingga dapat berkumpul kembali dengan orang-orang terdekatnya.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi karena menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menangani situasi darurat, khususnya yang melibatkan kelompok rentan seperti lansia.
Menurut Kombes Pol Petrus P. Silalahi, penanganan cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.
Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan keberadaan lansia tersebut.
Tanpa adanya laporan dari warga, proses pencarian identitas hingga pemulangan kepada keluarga kemungkinan akan memerlukan waktu lebih lama.
“Berkat laporan warga, yang bersangkutan dapat segera diketahui identitasnya dan dipulangkan ke keluarganya,” ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap warga lanjut usia yang mengalami kebingungan atau disorientasi.
Kondisi seperti ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari penurunan daya ingat akibat usia, penyakit tertentu, hingga kelelahan saat beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat diimbau agar tidak mengabaikan apabila menemukan lansia yang tampak kebingungan atau terlantar di tempat umum.
Langkah paling tepat adalah memberikan pertolongan awal dengan tetap menjaga keselamatan, kemudian segera menghubungi aparat kepolisian atau pemerintah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan seperti yang terjadi di Purwokerto Barat menjadi contoh nyata bahwa kepedulian bersama dapat membantu menyelesaikan persoalan kemanusiaan dengan cepat.
Berkat kerja sama tersebut, Sri Mumpuni akhirnya dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan selamat, sekaligus menjadi bukti bahwa respons cepat kepolisian mampu memberikan rasa aman dan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. (zet/stch/dda)