Iklan

Musim Ikan Layur Dongkrak Produksi TPI Karangduwur Kebumen hingga 5,4 Miliar per Bulan

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangduwur atau yang lebih dikenal sebagai TPI Menganti di Kabupaten Kebumen mencatatkan nilai produksi perikanan yang menggembirakan.

Memasuki musim ikan, nilai transaksi hasil pelelangan di TPI tersebut mencapai sekitar Rp5,4 miliar setiap bulan.

Peningkatan ini didorong oleh melimpahnya hasil tangkapan nelayan, terutama komoditas ikan layur yang menjadi hasil tangkapan utama dalam beberapa pekan terakhir.

Tingginya aktivitas pelelangan menjadi sinyal positif bagi sektor perikanan tangkap di pesisir selatan Kebumen.

Selain meningkatkan perputaran ekonomi di kawasan Tempat Pelelangan Ikan Karangduwur, kondisi ini juga memberikan harapan baru bagi para nelayan yang bergantung pada hasil laut sebagai sumber mata pencaharian.

Pengelola TPI Karangduwur, Rasidi, menjelaskan bahwa pelelangan ikan pada siang hari dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam satu kali melaut, setiap nelayan rata-rata mampu mendaratkan 40 hingga 70 kilogram ikan layur.

Hasil tangkapan yang melimpah tersebut membuat aktivitas pelelangan berlangsung lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

“Harga ikan layur saat ini berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, tergantung ukuran. Alhamdulillah hasil tangkapan nelayan cukup bagus,” ujar Rasidi.

Selain ikan layur, sejumlah komoditas lain juga menghiasi aktivitas pelelangan di TPI Karangduwur.

Nelayan turut membawa ikan ketombolan yang dipasarkan dengan harga antara Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram.

Sementara itu, ikan embung diperdagangkan dengan kisaran harga Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram.

Meski demikian, ikan layur masih menjadi komoditas unggulan yang mendominasi volume pelelangan.

Tingginya permintaan pasar terhadap ikan layur turut berkontribusi terhadap meningkatnya nilai transaksi perikanan di TPI Karangduwur.

Rasidi menuturkan, sejak musim ikan dimulai sekitar satu bulan terakhir, seluruh petugas TPI bekerja lebih intensif untuk melayani aktivitas pelelangan yang berlangsung pada siang maupun malam hari.

Lonjakan hasil tangkapan membuat proses bongkar muat, penimbangan, hingga pelelangan berlangsung hampir tanpa henti.

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian nelayan maupun masyarakat yang terlibat dalam rantai usaha perikanan, mulai dari pedagang, pengepul, hingga jasa transportasi.

Ia berharap musim ikan yang sedang berlangsung dapat terus bertahan sehingga hasil tangkapan nelayan semakin meningkat.

Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat pesisir juga diharapkan ikut mengalami peningkatan.

“Mudah-mudahan hasil tangkapan semakin melimpah, nelayan selalu sehat, rezekinya berkah, bisa memenuhi kebutuhan keluarga, meningkatkan taraf hidup, bahkan mewujudkan impian untuk berangkat haji,” katanya.

Salah seorang nelayan, Juni, mengaku merasakan langsung dampak positif musim ikan tahun ini.

Dalam sekali melaut, dirinya berhasil membawa pulang 44 kilogram ikan layur dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp1,39 juta.

Menurut Juni, hasil tangkapan kali ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Ia berharap kondisi cuaca tetap bersahabat sehingga nelayan dapat terus melaut dan memperoleh hasil yang maksimal.

“Hari ini hasilnya lumayan bagus. Dibanding hari sebelumnya ada peningkatan, semoga ke depan hasil tangkapan semakin banyak,” ungkapnya.

Meningkatnya produksi perikanan di TPI Karangduwur menunjukkan potensi besar sektor perikanan tangkap di Kabupaten Kebumen.

Apabila musim ikan terus berlangsung dengan kondisi cuaca yang mendukung, nilai produksi diperkirakan masih berpeluang meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Keberhasilan para nelayan memperoleh hasil tangkapan yang melimpah tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan mereka, tetapi juga memperkuat roda perekonomian masyarakat pesisir.

Aktivitas pelelangan yang semakin ramai menjadi bukti bahwa sektor perikanan masih menjadi salah satu penggerak penting ekonomi lokal di Kabupaten Kebumen. (mam/stch/dda)

Iklan