BANYUMASEKSPRES.ID, Keramahan penduduk menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan pengalaman wisatawan ketika mengunjungi sebuah kota.
Selain pemandangan, sejarah, dan kuliner, sikap masyarakat lokal serta kualitas pelayanan di restoran, tempat wisata, maupun akomodasi turut membuat sebuah destinasi terasa nyaman.
Tak sedikit wisatawan yang akhirnya ingin kembali ke suatu kota karena mendapatkan pengalaman positif selama berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Hal tersebut membuat sejumlah kota di dunia dikenal karena reputasinya sebagai destinasi yang ramah. Salah satu kota yang mendapat pengakuan tersebut adalah Hanoi, Vietnam.
Ibu kota Vietnam ini masuk dalam daftar kota dengan pelayanan pelanggan paling ramah di dunia dan menjadi satu-satunya kota dari kawasan Asia Tenggara yang berhasil menembus 10 besar.
Hanoi Peringkat Kedua Kota Paling Ramah di Dunia
Hanoi menempati peringkat kedua dalam daftar Top 10 Cities with the Friendliest Customer Service yang disusun oleh MoneySuperMarket, platform finansial asal Inggris.
Dalam daftar tersebut, Hanoi hanya berada satu tingkat di bawah Edinburgh, Skotlandia, yang menduduki posisi pertama.
Pencapaian Hanoi membuatnya menjadi perwakilan Asia Tenggara dalam jajaran 10 kota dengan layanan pelanggan paling ramah. Daftar tersebut tidak sekadar dibuat berdasarkan persepsi umum terhadap kota.
MoneySuperMarket menganalisis lebih dari 100.000 ulasan Google Maps yang berkaitan dengan restoran, bar, objek wisata, dan berbagai aktivitas di 107 kota dunia.
Dari kumpulan tersebut, sekitar 1.000 ulasan untuk masing-masing kota dianalisis untuk melihat seberapa sering pengunjung membicarakan keramahan staf dan kualitas pelayanan yang mereka terima.
Hasilnya, sekitar 58,6 persen ulasan mengenai Hanoi menyinggung staf atau pelayanan yang ramah. Angka tersebut menempatkan Hanoi sangat dekat dengan Edinburgh yang memperoleh persentase 59 persen.
Kota Inggris Mendominasi Daftar
Edinburgh menjadi kota dengan persentase ulasan positif mengenai keramahan layanan tertinggi dalam daftar tersebut. Kota ini memperoleh angka 59 persen dan menjadi pemimpin daftar.
Selain Edinburgh, sejumlah kota di Inggris juga masuk jajaran 10 besar. Liverpool berada di posisi ketiga dengan persentase 58,3 persen, sementara Birmingham dan Bristol masing-masing menempati posisi kesembilan dan kesepuluh.
Sementara itu, kota lain yang berada dalam daftar antara lain Paris di Prancis, Dublin di Irlandia, Montreal di Kanada, Wina di Austria, serta Abu Dhabi di Uni Emirat Arab.
Paris mencatat 57,5 persen ulasan yang menyoroti keramahan layanan, disusul Dublin sebesar 57,3 persen. Montreal berada di angka 56,8 persen, Wina 55,6 persen, dan Abu Dhabi 55,3 persen.
Mengapa Hanoi Disukai Wisatawan?
Masuknya Hanoi dalam daftar kota paling ramah di dunia tidak terlepas dari pengalaman wisatawan ketika berinteraksi dengan masyarakat lokal.
Penduduk Hanoi kerap digambarkan terbuka terhadap pengunjung dari berbagai negara dan bersedia membantu ketika wisatawan membutuhkan informasi.
Keramahan tersebut menjadi nilai tambah karena wisatawan tidak hanya membutuhkan destinasi menarik, tetapi juga lingkungan yang membuat mereka merasa aman dan diterima.
Pengalaman positif di tempat makan, pusat aktivitas wisata, hingga bisnis lokal dapat memberikan kesan tersendiri. Selain itu, simak tips traveling anti boros dan tetap bisa lakukan hal-hal seru.
Bagi wisatawan asing, kemampuan masyarakat setempat untuk berinteraksi dan membantu juga dapat membuat perjalanan menjadi lebih mudah.
Hanoi Punya Banyak Daya Tarik Wisata
Selain faktor keramahan, Hanoi memiliki beragam alasan lain untuk dikunjungi. Kota ini menawarkan perpaduan antara sejarah, budaya, kuliner, dan kehidupan perkotaan yang khas Vietnam.
Salah satu kawasan yang populer adalah Old Quarter atau Kota Tua. Area tersebut dikenal dengan jalan-jalan yang ramai, bangunan bersejarah, toko-toko lokal, serta berbagai tempat makan yang menawarkan kuliner khas.
Wisatawan juga dapat mencicipi sejumlah makanan Vietnam yang populer, seperti pho, bun cha, hingga kopi telur atau egg coffee.
Kuliner menjadi bagian penting dari pengalaman berwisata di Hanoi karena makanan lokal mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Daya tarik lainnya adalah perpaduan antara bangunan bersejarah dan kehidupan modern. Wisatawan menemukan situs budaya, tempat pertunjukan, pasar tradisional, hingga kafe modern dalam satu kawasan.
Hanoi Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan di Asia Tenggara
Masuknya Hanoi dalam daftar kota dengan pelayanan pelanggan paling ramah di dunia memperkuat daya tarik ibu kota Vietnam tersebut sebagai destinasi wisata internasional.
Bagi wisatawan Indonesia yang mencari destinasi di Asia Tenggara, Hanoi menjadi pilihan menarik karena menawarkan pengalaman yang berbeda.
Seperti budaya yang berbeda, kuliner khas, kawasan bersejarah, serta masyarakat yang dikenal ramah kepada wisatawan.
Pengakuan terhadap keramahan kota juga menunjukkan bahwa pengalaman wisata tidak hanya ditentukan oleh tempat yang dikunjungi.
Interaksi dengan masyarakat dan kualitas pelayanan selama perjalanan dapat menjadi bagian penting yang membuat sebuah destinasi meninggalkan kesan mendalam. (*/nds)