BANYUMASEKSPRES.ID, Liburan sering menjadi momen yang dinantikan setelah menjalani rutinitas pekerjaan, kuliah, atau aktivitas sehari-hari.
Sayangnya, keinginan untuk traveling terkadang harus ditunda karena anggaran yang terbatas. Padahal, liburan hemat tetap bisa dilakukan tanpa mengurangi keseruan perjalanan.
Kamu tidak harus menginap di hotel mahal, makan di restoran populer, atau mengunjungi destinasi yang sedang viral untuk mendapatkan pengalaman berkesan.
Kuncinya adalah membuat perencanaan yang realistis dan pintar menentukan prioritas pengeluaran. Dengan beberapa strategi sederhana, biaya transportasi, penginapan, hingga makanan bisa ditekan.

Berikut sejumlah tips traveling murah yang bisa diterapkan agar liburan tetap menyenangkan tanpa membuat kondisi keuangan berantakan.
1. Susun Rencana Perjalanan dari Awal
Perencanaan menjadi langkah penting kalau ingin traveling dengan anggaran terbatas. Tidak perlu membuat itinerary yang sangat detail.
Tetapi pastikan sudah mengetahui destinasi yang ingin dikunjungi, pilihan transportasi, tempat menginap, serta perkiraan biaya.
Mencari tiket dan akomodasi lebih awal juga dapat membuka peluang mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, cek daftar negara yang naikkan harga Visa untuk WNI selama 2026.
Selain itu, kamu bisa menentukan batas pengeluaran harian sehingga tidak mudah tergoda melakukan pembelian yang sebenarnya tidak diperlukan.
Buat juga daftar prioritas selama perjalanan. Tentukan aktivitas mana yang wajib dilakukan dan mana yang bisa dilewatkan apabila biayanya terlalu besar.
2. Jangan Terpaku pada Destinasi yang Sedang Viral
Tempat wisata populer memang menarik, tetapi biasanya memiliki tingkat kunjungan dan biaya yang lebih tinggi, terutama saat musim liburan.
Untuk traveling dengan budget minim, cobalah mencari destinasi alternatif yang belum terlalu ramai. Kota kecil, kawasan alam, desa wisata, atau tempat wisata lokal bisa menawarkan pengalaman yang tidak kalah menarik.
Selain menghemat biaya, mengunjungi destinasi yang lebih sepi memungkinkan kamu menikmati suasana yang tenang. Pengalaman berinteraksi dengan masyarakat lokal pun bisa menjadi bagian menarik dari perjalanan.
3. Pilih Transportasi Sesuai Anggaran
Transportasi sering menjadi salah satu pengeluaran terbesar ketika traveling. Karena itu, jangan hanya mempertimbangkan pilihan yang paling cepat, tetapi juga bandingkan harganya.
Untuk perjalanan antarkota, kereta atau bus dapat menjadi alternatif apabila biayanya lebih murah dibandingkan pesawat.
Sementara ketika sudah tiba di destinasi, manfaatkan transportasi umum jika tersedia. Berjalan kaki juga bisa menjadi pilihan untuk jarak dekat sekaligus membuatmu lebih leluasa mengeksplorasi lingkungan sekitar.
Jika bepergian bersama teman atau keluarga, menyewa kendaraan dan membagi biaya dengan anggota rombongan juga dapat menjadi solusi yang lebih ekonomis.
4. Cari Penginapan Murah tapi Tetap Nyaman
Penginapan tidak harus mewah karena sebagian besar waktu biasanya dihabiskan untuk menjelajahi destinasi. Hostel, guesthouse, homestay, atau akomodasi sederhana bisa menjadi pilihan untuk menekan biaya.
Sebelum melakukan pemesanan, jangan hanya melihat harga. Periksa juga ulasan tamu, lokasi, fasilitas, serta biaya tambahan yang mungkin dikenakan.
Jika traveling bersama beberapa orang, penginapan dengan kapasitas lebih besar terkadang lebih hemat karena biaya dapat dibagi.
Pilih lokasi yang dekat dengan akses transportasi agar tidak menghabiskan terlalu banyak uang untuk perjalanan lokal.
5. Bawa Barang Secukupnya
Packing berlebihan tidak hanya membuat perjalanan menjadi kurang nyaman, tetapi juga berpotensi meningkatkan pengeluaran.
Jika menggunakan pesawat, terlalu banyak barang dapat membuat bagasi melebihi batas dan menyebabkan biaya tambahan. Karena itu, bawa pakaian serta perlengkapan yang benar-benar diperlukan.
Pilih pakaian yang mudah dipadukan satu sama lain dan sesuaikan barang bawaan dengan durasi perjalanan. Semakin ringkas barang yang dibawa, semakin mudah pula berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
6. Manfaatkan Periode di Luar Musim Liburan
Salah satu cara efektif untuk menghemat biaya liburan adalah menghindari periode high season. Harga tiket transportasi dan akomodasi biasanya lebih mahal ketika bertepatan dengan libur panjang atau musim liburan sekolah.
Jika jadwal memungkinkan, pilih waktu perjalanan di luar periode ramai. Selain berpotensi mendapatkan harga lebih rendah.
Ditambah dengan suasana destinasi biasanya juga lebih nyaman karena jumlah wisatawan tidak sebanyak saat musim puncak.
Namun, tetap perhatikan prakiraan cuaca dan jadwal operasional tempat wisata sebelum menentukan tanggal keberangkatan.
7. Coba Kuliner Lokal
Pengeluaran untuk makanan dapat membuat anggaran traveling membengkak tanpa disadari. Daripada selalu makan di restoran yang berada di kawasan wisata, cobalah mencari warung atau kuliner lokal.
Selain umumnya lebih ramah di kantong, makanan lokal juga memberikan kesempatan untuk mengenal cita rasa khas daerah yang dikunjungi.
Jika penginapan menyediakan dapur, membeli bahan makanan di pasar lokal dan memasak sendiri juga bisa menjadi alternatif. Cara ini cocok terutama untuk perjalanan beberapa hari bersama teman atau keluarga.
Liburan Hemat Tetap Bisa Menyenangkan
Traveling murah bukan berarti harus mengorbankan pengalaman. Dengan perencanaan matang, pemilihan destinasi yang fleksibel, transportasi ekonomis, serta pengelolaan pengeluaran yang disiplin, perjalanan dapat terasa menyenangkan.
Hal terpenting adalah menentukan anggaran sejak awal dan berusaha tidak mengeluarkan uang di luar kebutuhan yang sudah direncanakan.
Tidak perlu memaksakan diri mengikuti tren atau destinasi yang sedang populer jika kondisi keuangan belum memungkinkan. Jadi, keterbatasan budget bukan alasan untuk sepenuhnya mengubur rencana liburan.
Justru, dengan sedikit kreativitas dan strategi, kamu bisa menemukan cara menikmati perjalanan yang seru, nyaman, dan tetap bersahabat dengan kondisi dompet. (*/nds)














