Iklan

Terminal Khusus Umrah 2F Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi, Ini Daftar Maskapai dan Fasilitasnya

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Proses pemindahan seluruh layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi selesai.

Kebijakan yang diterapkan secara bertahap sejak 1 Juli 2026 tersebut kini telah rampung, sehingga seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan telah beroperasi dari terminal khusus tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah umrah.

Dengan terpusatnya layanan di satu terminal, proses keberangkatan diharapkan menjadi lebih tertata, efisien, serta memberikan kenyamanan lebih bagi calon jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa perpindahan layanan berjalan sesuai rencana tanpa menimbulkan gangguan terhadap operasional penerbangan maupun pelayanan kepada penumpang.

Menurut Heru, keberhasilan implementasi tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari regulator, maskapai penerbangan, perusahaan ground handling, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), hingga seluruh pemangku kepentingan yang berada di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta.

“Seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selama masa implementasi yang berlangsung pada 1 hingga 10 Juli 2026, Bandara Soekarno-Hatta mencatat aktivitas penerbangan yang cukup tinggi.

Sebanyak 118 penerbangan berhasil dilayani, terdiri atas 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan.

Dalam periode tersebut, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 40.642 orang.

Dari angka tersebut, sebanyak 20.335 penumpang merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total pengguna layanan penerbangan selama masa transisi.

Data tersebut menunjukkan bahwa proses perpindahan operasional menuju Terminal 2F dapat berlangsung secara efektif tanpa mengganggu aktivitas penerbangan lainnya.

Seluruh proses keberangkatan maupun kedatangan tetap berjalan normal sehingga pelayanan kepada jemaah tetap terjaga.

Keberadaan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta.

Dengan seluruh aktivitas umrah dipusatkan di satu lokasi, koordinasi antarpetugas menjadi lebih mudah, sementara jemaah memperoleh layanan yang lebih terintegrasi.

Pemusatan layanan ini juga diharapkan mampu mempercepat proses check-in, pemeriksaan dokumen perjalanan, penanganan bagasi, hingga proses keberangkatan menuju ruang tunggu pesawat.

Selain memberikan kenyamanan bagi jemaah, sistem ini juga mempermudah penyelenggara perjalanan ibadah umrah dalam mengatur proses keberangkatan rombongan secara lebih efisien.

Daftar Maskapai yang Beroperasi di Terminal 2F

Sejak selesainya tahap ketiga implementasi pada 10 Juli 2026, seluruh maskapai penerbangan yang melayani perjalanan umrah rombongan resmi berpindah ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.

Maskapai tersebut meliputi:

  • Loong Air
  • Hainan Airlines
  • Saudi Arabian Airlines
  • Scoot
  • Turkish Airlines
  • Qatar Airways
  • Egypt Air
  • Oman Air
  • Emirates
  • Etihad Airways

Dengan seluruh maskapai berada dalam satu terminal, jemaah tidak lagi perlu mencari lokasi keberangkatan yang berbeda sesuai maskapai yang digunakan.

Pelaksanaan pemindahan layanan ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SEDJPU12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.

Regulasi tersebut menjadi dasar hukum pelaksanaan pemusatan layanan umrah di Terminal 2F sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di sektor transportasi udara.

Meski proses perpindahan telah selesai, InJourney Airports memastikan evaluasi akan terus dilakukan bersama seluruh stakeholder untuk menyempurnakan pelayanan.

Heru Karyadi menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan akan menjadi prioritas agar setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadah dengan aman, nyaman, dan memberikan pengalaman yang baik sejak tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Melalui pengoperasian penuh Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F, pemerintah dan pengelola bandara berharap pelayanan keberangkatan umrah Indonesia semakin modern, tertata, serta mampu memenuhi kebutuhan jutaan jemaah yang berangkat setiap tahunnya. (*/stch/dda)

Iklan