BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Universitas Amikom Purwokerto resmi melepas 223 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 2026 yang akan dilaksanakan di 22 desa yang tersebar di Kecamatan Kembaran dan Kabupaten Banyumas.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak, sekaligus wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Lantai VI Kampus Baru Universitas Amikom Purwokerto, Senin (3/8/2026).
Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Banyumas, di antaranya Camat Purwokerto Utara Kris Sinta Indra Kusumawati, S.STP dan Camat Kembaran Drs. Dwi Nur Wijayanto, MPP, M.Eng.
Sebanyak 223 mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai desa untuk melaksanakan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa.
Rektor Universitas Amikom Purwokerto, Assoc. Prof. Dr. Berlilana, M.Kom, M.Si, mengatakan seluruh peserta telah mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi KKL.
Pembekalan tersebut menghadirkan langsung Camat Kembaran dan Camat Banyumas sebagai narasumber untuk memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah, potensi desa, hingga tantangan yang akan dihadapi mahasiswa selama menjalankan program.
Menurut Berlilana, pembekalan menjadi tahap penting agar mahasiswa memiliki pemahaman mengenai karakteristik masyarakat serta mampu menyusun program kerja yang benar-benar bermanfaat.
“KKL merupakan bagian dari Program Kampus Berdampak yang wajib dijalankan Universitas Amikom Purwokerto dengan menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep KKL yang diterapkan Universitas Amikom Purwokerto tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan berbagai program inovatif sesuai disiplin ilmu masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Berlilana juga mengungkapkan perkembangan Universitas Amikom Purwokerto yang terus mengalami peningkatan sejak pertama kali berdiri.
Saat ini, kampus tersebut telah memiliki tiga fakultas, 10 program studi, serta Program Pascasarjana (S2) Ilmu Komputer.
Seluruh program studi telah memperoleh akreditasi Baik Sekali, dengan jumlah mahasiswa aktif mencapai lebih dari 3.500 orang.
Selain itu, Universitas Amikom Purwokerto juga menghadirkan Fakultas Ilmu Kesehatan yang memiliki Program Studi Sarjana Fisioterapi, menjadi satu-satunya program studi fisioterapi di wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
“Bahkan Insya Allah dalam waktu dekat Program Studi Komputer akan menjadi program studi unggul,” ungkap Berlilana.
Ia berharap perkembangan tersebut mampu semakin memperkuat kualitas pendidikan serta meningkatkan daya saing lulusan Universitas Amikom Purwokerto di tingkat nasional.
Kepada seluruh peserta KKL, Berlilana berpesan agar selalu menjaga nama baik pribadi, keluarga, dan almamater selama berada di lokasi penugasan.
Mahasiswa juga diminta mengenakan atribut resmi kampus sebagai identitas serta menjunjung tinggi etika, moral, dan integritas dalam setiap aktivitas di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan KKL tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang nyata.
“Walaupun KKL berjalan di luar kampus, tetap jaga etika, moral, dan integritas sebagai mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto,” pesannya.
Melalui pelaksanaan KKL tahun 2026 ini, Universitas Amikom Purwokerto berharap mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat, meningkatkan kemampuan bekerja sama lintas sektor, sekaligus mendukung pembangunan desa melalui berbagai program yang inovatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Banyumas dan Kembaran. (yda/ads/stch/dda)