BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Jalan kabupaten ruas Pandak-Sibalung di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, kini telah selesai diperbaiki sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang melintas.
Namun, di balik kondisi jalan yang sudah mulus, masih terdapat persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni belum tersedianya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut.
Minimnya penerangan membuat ruas jalan tersebut masih kurang aman, terutama saat malam hari.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memastikan Pemerintah Kabupaten Banyumas tetap berupaya menghadirkan fasilitas penerangan jalan melalui bantuan dari pemerintah pusat.
Menurut Sadewo, keterbatasan anggaran daerah menjadi alasan utama belum dapat dilaksanakannya pemasangan PJU menggunakan dana APBD Kabupaten Banyumas.
“Satu-satunya jalan, minta lampu PJU ke pusat karena anggaran kita dipotong banyak, kita tetap usahakan,” ujar Sadewo usai meresmikan Jalan Kabupaten ruas Pandak-Sibalung, Senin (3/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Banyumas saat ini memilih mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat agar kebutuhan lampu penerangan di jalur tersebut dapat segera direalisasikan.
Keberadaan PJU dinilai sangat penting mengingat jalan Pandak-Sibalung menjadi salah satu jalur alternatif yang semakin ramai dilalui masyarakat setelah kondisinya diperbaiki.
Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, penerangan yang memadai juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang berlangsung hingga malam hari.
Selain persoalan anggaran, pemasangan PJU di ruas Pandak-Sibalung juga menghadapi kendala teknis.
Sadewo menjelaskan bahwa hingga saat ini di sepanjang jalur tersebut belum tersedia jaringan listrik yang menjadi syarat utama pemasangan lampu penerangan jalan konvensional.
Kondisi tersebut membuat pemasangan PJU belum dapat segera direalisasikan meskipun usulan sudah disiapkan.
Sebagai alternatif, penggunaan lampu tenaga surya atau solar cell sebenarnya sempat menjadi opsi.
Namun, menurut Bupati Banyumas, solusi tersebut belum dianggap efektif untuk diterapkan di lokasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa komponen aki pada lampu solar cell cukup rawan menjadi sasaran pencurian sehingga dikhawatirkan justru menimbulkan persoalan baru.
“Kalau lampu solar cell kadang-kadang akinya dicolong,” jelas Sadewo.
Karena itu, pemerintah daerah lebih memilih menunggu tersedianya jaringan listrik sehingga pemasangan PJU permanen dapat dilakukan secara optimal.
Sementara itu, Pemerintah Desa Pandak telah mengusulkan pemasangan sekitar 20 titik Lampu Penerangan Jalan Umum di sepanjang jalur alternatif Banyumas bagian timur tersebut.
Usulan itu muncul karena aktivitas masyarakat di kawasan tersebut terus meningkat sejak jalan selesai diperbaiki.
Kepala Desa Pandak, Abbas Wahyudi, mengatakan ruas jalan yang melintasi area persawahan kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Pada setiap Sabtu dan Minggu sore, sekitar 100 pedagang UMKM memanfaatkan kawasan tersebut untuk berjualan.
Sementara pada hari biasa terdapat sekitar 75 pedagang yang membuka lapak.
Ramainya aktivitas tersebut membuat kebutuhan penerangan jalan menjadi semakin mendesak demi memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pengunjung.
Perbaikan ruas Jalan Pandak-Sibalung tidak hanya meningkatkan akses transportasi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurut Abbas Wahyudi, kondisi jalan yang kini lebih baik membuat aktivitas perdagangan semakin berkembang.
Banyak pelaku UMKM memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lokasi berjualan dan memperoleh peningkatan omzet.
“Di masa akhir jabatan saya sebagai kepala desa, alhamdulillah jalan rusak di Pandak ini sudah terealisasi. Jalan menjadi tempat UMKM, bakul dagangannya habis,” ungkap Abbas.
Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap usulan bantuan PJU dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi.
Dengan adanya penerangan jalan yang memadai, Jalan Pandak-Sibalung diharapkan tidak hanya menjadi jalur transportasi yang nyaman, tetapi juga mampu mendukung keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Banyumas timur. (fij/stch/dda)














