BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Sebanyak 75 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjarnegara resmi mengikuti pemusatan pelatihan sebagai persiapan menyambut Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung mulai 21 Juli hingga 15 Agustus 2026 itu menjadi tahapan penting dalam membentuk fisik, mental, serta karakter para peserta sebelum menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih.
Pemusatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjarnegara, Hendro Cahyono, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjarnegara, Izak Danial Aloys, mengatakan seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Banjarnegara.
“Jumlah peserta ada 75 orang, terdiri dari 45 putra dan 30 putri. Mereka berasal dari sekitar 39 SMA dan SMK di Banjarnegara, mulai dari Wanayasa, Pagentan, Punggelan, Pejawaran hingga kecamatan lainnya,” ujar Izak.
Ia menjelaskan, pada hari pertama pelatihan peserta belum langsung menjalani latihan formasi pengibaran bendera.
Tahap awal difokuskan untuk meningkatkan kebugaran fisik, membangun mental yang kuat, serta menanamkan disiplin sebagai bekal mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
“Untuk saat ini belum ada pembentukan pasukan maupun formasi. Pembentukan dilakukan mendekati pelaksanaan upacara, sekira H-12. Sekarang fokusnya menyiapkan fisik dan kesiapan mereka terlebih dahulu agar mampu mengikuti proses pelatihan berikutnya dengan baik,” jelasnya.
Selama hampir satu bulan menjalani pemusatan pelatihan, para calon Paskibraka akan mendapatkan berbagai materi dari tim pelatih yang berasal dari sejumlah instansi.
Pembinaan melibatkan unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Banjarnegara.
Materi yang diberikan tidak hanya mencakup latihan baris-berbaris dan teknik pengibaran bendera, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta wawasan kebangsaan.
Seluruh rangkaian pelatihan dirancang untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan memiliki jiwa nasionalisme.
Menurut Izak, para peserta memiliki tanggung jawab besar sebagai calon pengibar bendera pada upacara HUT Kemerdekaan RI.
Selain menjalankan tugas seremonial, mereka juga diharapkan menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan masing-masing.
Ia menyampaikan pesan Sekda Banjarnegara bahwa para calon Paskibraka merupakan generasi pilihan yang harus mampu menjaga semangat persatuan dan cinta tanah air.
“Selain bertugas mengibarkan bendera, mereka juga merupakan kader wawasan kebangsaan. Harapannya mereka mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Banjarnegara, dengan memiliki karakter religius, disiplin, serta siap menghadapi tantangan zaman melalui pendidikan karakter yang baik,” katanya.
Pemusatan pelatihan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Banjarnegara berjalan lancar dan khidmat.
Para peserta akan terus menjalani latihan secara bertahap hingga mendekati hari pelaksanaan upacara.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap seluruh calon Paskibraka dapat mengikuti setiap proses pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjalankan tugas secara maksimal.
Selain sukses dalam upacara pengibaran bendera, mereka juga diharapkan menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa Indonesia. (far/stch/dda)