Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

PMI Banjarnegara Gelar Pembekalan Mitigasi Bencana dan Kepalangmerahan bagi Pengurus Kecamatan

Pengurus PMI Dibekali Mitigasi BencanaPengurus PMI Dibekali Mitigasi Bencana
SAMPAIKAN MATERI: PMI Kabupaten Banjarnegara saat menggelar Rakor Diseminasi Kepalangmerahan dalam rangka memperkuat kapasitas pengurus di tingkat Kecamatan

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan dengan memperkuat kapasitas pengurus di tingkat kecamatan.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan pembekalan yang berfokus pada materi kepalangmerahan, penguatan organisasi, pembinaan relawan, hingga mitigasi bencana agar seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Penguatan kapasitas ini dinilai penting karena pengurus PMI di tingkat kecamatan merupakan ujung tombak organisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Mereka berperan dalam berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, hingga koordinasi bantuan kemanusiaan saat terjadi kondisi darurat.

Pelaksana Harian Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi pengurus menjadi salah satu prioritas organisasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara profesional, cepat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip kepalangmerahan.

Menurutnya, pengurus PMI di tingkat kecamatan memiliki tanggung jawab besar karena menjadi pihak pertama yang sering kali turun langsung membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam maupun kondisi darurat lainnya.

“Pengurus PMI kecamatan harus memahami tugas dan fungsi tersebut agar pelayanan kemanusiaan dapat berjalan optimal serta sesuai dengan prinsip-prinsip kepalangmerahan,” ujarnya.

Noor menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang tentang Kepalangmerahan, PMI memiliki mandat untuk membantu pemerintah dalam berbagai bidang pelayanan kemanusiaan.

Tugas tersebut meliputi penanganan bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan donor darah, bantuan bagi korban konflik, pembinaan relawan, hingga penyebarluasan informasi mengenai nilai-nilai kepalangmerahan kepada masyarakat.

Karena memiliki cakupan tugas yang luas, setiap pengurus PMI dituntut memahami fungsi organisasi secara menyeluruh agar mampu memberikan pelayanan yang maksimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam menjalankan seluruh aktivitasnya, PMI berpedoman pada Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan pelayanan yang dilakukan organisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, M. Masduki Rahmat, menilai penguatan organisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi berbagai situasi darurat maupun melaksanakan program sosial secara berkelanjutan.

Menurutnya, koordinasi yang baik antarpengurus akan mempercepat proses pengambilan keputusan dan penyaluran bantuan ketika terjadi bencana atau kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Semakin baik koordinasi antarpengurus, semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, terutama saat terjadi bencana atau kondisi yang membutuhkan respons cepat,” katanya.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi PMI, pengelolaan organisasi, pembinaan relawan, pengembangan generasi muda, serta strategi mitigasi bencana.

Seluruh materi disampaikan oleh jajaran pengurus PMI Kabupaten Banjarnegara sesuai bidang tugas masing-masing sehingga peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif.

Selain meningkatkan wawasan, pembekalan ini juga menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah kerja organisasi di tingkat kecamatan.

Dengan demikian, seluruh pengurus diharapkan mampu menjalankan program PMI secara terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

PMI Banjarnegara berharap penguatan kapasitas pengurus dapat meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana.

Organisasi juga terus mendorong pengembangan relawan yang profesional serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Melalui pembekalan ini, PMI Kabupaten Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan berlandaskan nilai-nilai kepalangmerahan.

Dengan pengurus yang semakin kompeten dan koordinasi organisasi yang lebih kuat, PMI diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Rambah Fashion Muslimah

Kristina Resmi Luncurkan KD Hijab, Penyanyi Dangdut Ini Kini Terjun ke Bisnis Fashion Muslim

Berita Selanjutnya
Yogyakartas Purwokerto Ganti Nama Kemasan Keren

Kemasan Keren Perluas Layanan Packaging dan ATK Custom, Siap Bantu UMKM Naik Kelas