Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

KONI Banjarnegara Optimalkan Sport Tourism untuk Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Sport Tourism Peluang Baru Dongkrak EkonomiSport Tourism Peluang Baru Dongkrak Ekonomi
NOBAR: Diskusi peluang ekonomi bersama KONI dan KADIN Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara mendorong pengembangan sport tourism sebagai salah satu strategi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.

Melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga yang terintegrasi dengan sektor wisata, KONI optimistis aktivitas olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Diskusi Olahraga, Pemuda, dan Peluang Bisnis bertema “Sport Tourism dan Ekonomi Kerakyatan” yang menghadirkan Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banjarnegara, Akhmad Fajar.

Diskusi tersebut menjadi wadah untuk membahas peran olahraga sebagai salah satu sektor yang memiliki dampak ekonomi luas apabila dikelola secara berkelanjutan.

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan sebuah event olahraga tidak hanya diukur dari raihan prestasi atlet atau jumlah peserta yang mengikuti kompetisi.

Lebih dari itu, sebuah kegiatan olahraga juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, setiap kali sebuah kejuaraan olahraga digelar, akan muncul berbagai aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak sektor.

Mulai dari pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, jasa transportasi, perhotelan, hingga sektor ekonomi kreatif akan ikut merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah pengunjung.

“Olahraga dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan tidak bisa dipisahkan. Setiap ada event olahraga, pasti akan terjadi aktivitas ekonomi dan perputaran uang. Pedagang, UMKM, transportasi, hingga sektor jasa semuanya ikut bergerak,” ujar Nurohman, Senin (20/7/2026).

Ia menilai Banjarnegara memiliki modal yang sangat besar untuk mengembangkan konsep sport tourism.

Kabupaten ini memiliki beragam destinasi wisata alam, kawasan pegunungan, serta lokasi yang cocok dijadikan arena penyelenggaraan berbagai cabang olahraga, mulai dari olahraga lari, balap sepeda, trail run, hingga kegiatan olahraga berbasis alam lainnya.

Dengan memanfaatkan potensi tersebut, penyelenggaraan event olahraga di kawasan wisata diyakini mampu menarik kedatangan atlet, ofisial, wisatawan, hingga keluarga peserta dari berbagai daerah.

Kehadiran mereka akan meningkatkan tingkat hunian hotel, konsumsi di restoran dan warung makan, serta penjualan produk-produk lokal yang dihasilkan masyarakat.

Selain memberikan dampak ekonomi jangka pendek selama pelaksanaan event, pengembangan sport tourism juga dinilai mampu memperkuat citra Banjarnegara sebagai destinasi wisata olahraga.

Hal tersebut diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi di sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Kadin Banjarnegara, Akhmad Fajar, menilai bahwa olahraga memiliki hubungan yang sangat erat dengan dunia usaha, khususnya bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan event olahraga selalu menghadirkan peluang bisnis baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah pengunjung dalam sebuah kegiatan olahraga akan mendorong permintaan terhadap berbagai produk dan jasa.

Kondisi tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.

“Olahraga dan pelaku usaha, khususnya UMKM, itu sangat dekat. Di mana ada event olahraga, di situ ada perputaran ekonomi. Artinya akan tumbuh peluang bisnis dari kegiatan olahraga,” katanya.

Akhmad berharap pengembangan sport tourism di Banjarnegara dilakukan secara terintegrasi dengan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM.

Sinergi tersebut diyakini akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan apabila masing-masing sektor berjalan sendiri-sendiri.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, pelaku usaha, komunitas olahraga, serta masyarakat menjadi faktor penting agar sport tourism dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan dukungan semua pihak, berbagai event olahraga dapat dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana promosi wisata dan produk unggulan daerah.

Konsep ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat ekonomi kerakyatan di Banjarnegara.

Semakin banyak event olahraga yang digelar, semakin besar pula potensi perputaran uang yang terjadi di tengah masyarakat.

Melalui pengembangan sport tourism, Banjarnegara tidak hanya berupaya mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.

Dengan memadukan potensi olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Kabupaten Banjarnegara memiliki peluang besar untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tiga Murid SMPN 8 Batal Masuk

3 Calon Siswa Batal Daftar Ulang di SMP Negeri 8 Purwokerto, Kursi Kosong Tak Dibuka Lagi

Berita Selanjutnya
Warung Bertambah, Kawasan Tetap Bersih

Jalan Pandak-Sibalung Banyumas Viral, DLH Pastikan Kawasan Tetap Bersih dari Sampah