Iklan

Pemkab Banyumas Relokasi 565 PKL Jalan Bung Karno ke Kolam Retensi

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Bung Karno akan dilaksanakan secara menyeluruh pada tahun 2026.

Sebanyak 565 pedagang direncanakan direlokasi ke kawasan kolam retensi sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sesuai peruntukannya sebagai fasilitas umum.

Kebijakan relokasi PKL Jalan Bung Karno Banyumas tersebut menjadi salah satu program penataan ruang publik yang diprioritaskan pemerintah daerah.

Selain menciptakan kawasan yang lebih tertib, langkah ini juga diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan maupun para pedagang yang nantinya menempati lokasi baru.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas, Junaidi, mengatakan bahwa Bupati Banyumas telah berkomitmen melakukan penataan seluruh pedagang secara serentak.

Dengan demikian, proses relokasi tidak dilakukan secara bertahap, melainkan sekaligus agar penataan kawasan dapat berjalan lebih efektif.

“Pak Bupati punya komitmen penataan para pedagang yang ada Jalan Bung Karno nanti dilakukan secara serentak. Harapan kami, para pedagang nurut dan manut kepada kebijakan Pak Bupati,” katanya.

Menurut Junaidi, keberhasilan program relokasi sangat bergantung pada dukungan seluruh pedagang.

Pemerintah berharap proses pemindahan berlangsung tertib sehingga kawasan Jalan Bung Karno dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya sebagai ruang publik.

Untuk mendukung relokasi tersebut, Pemkab Banyumas telah memperoleh bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa tenda dari Bank BNI dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Seluruh fasilitas itu akan digunakan oleh para pedagang setelah menempati lokasi baru di kawasan kolam retensi.

Junaidi menjelaskan, Bank BNI memberikan bantuan sekitar 300 unit tenda melalui program CSR.

Sementara itu, Baznas turut menyediakan 200 unit tenda sehingga total bantuan yang telah tersedia mencapai 500 unit.

“Tahun ini sudah mendapatkan alokasi anggaran dari BNI, CSR BNI kurang lebih sekitar 300 unit. Kemudian dari Baznas 200 sehingga total rencana yang akan kita bangun 500 unit tenda,” ujarnya.

Meski demikian, jumlah tenda yang tersedia masih belum mencukupi seluruh kebutuhan pedagang.

Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, terdapat sekitar 565 PKL yang saat ini beraktivitas di sepanjang Jalan Bung Karno.

Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 65 unit tenda.

Pemerintah Kabupaten Banyumas saat ini terus mengupayakan tambahan bantuan agar seluruh pedagang dapat direlokasi secara bersamaan tanpa ada yang tertinggal.

“Sehingga masih ada kekurangan 65. Kekurangan 65 ini sedang diupayakan oleh Pak Bupati. Secara prinsip, pemindahan para pedagang yang ada di Jalan Bung Karno bisa dilakukan secara serentak,” jelasnya.

Penataan kawasan Jalan Bung Karno dilakukan karena pemerintah menilai jalan dan trotoar merupakan fasilitas umum yang harus dikembalikan sesuai fungsi utamanya.

Selama ini, sebagian ruas jalan dan trotoar dimanfaatkan sebagai lokasi berdagang maupun parkir sehingga dinilai mengurangi kenyamanan masyarakat.

Junaidi menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk mempersulit pedagang, melainkan menciptakan kawasan yang lebih tertib sekaligus menyediakan lokasi usaha yang lebih terorganisasi.

“Teman-teman para pedagang untuk bisa menyadari bahwa jalan itu adalah jalan umum, yang tidak diperuntukkan untuk parkir. Trotoarnya, juga jalan fasilitas umum yang peruntukannya juga untuk tidak berdagang,” tuturnya.

Kawasan kolam retensi dipilih sebagai lokasi relokasi karena dinilai mampu menampung aktivitas para pedagang sekaligus mendukung penataan ruang kota.

Pemerintah berharap lokasi baru tersebut dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih nyaman, aman, dan tertata bagi pedagang maupun pengunjung.

Selain menyediakan tenda, pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi agar seluruh kebutuhan pendukung relokasi dapat dipenuhi sebelum proses pemindahan dimulai.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi fasilitas umum.

Pemkab Banyumas menargetkan seluruh proses penataan PKL Jalan Bung Karno dapat terlaksana pada tahun ini.

Relokasi ke kawasan kolam retensi menjadi fokus utama pemerintah dalam menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Fokus utamanya di kolam retensi. Tahun ini penataannya,” pungkas Junaidi. (res/stch/dda)

Iklan