BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Persiapan Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 di wilayah Kwartir Ranting (Kwaran) 03.15 Padamara, Purbalingga, mulai dikebut.
Panitia pelaksana resmi dibentuk dalam rapat koordinasi pada Jumat (14/8/2026), sementara pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.
Dengan waktu persiapan kurang dari satu bulan, panitia harus segera menyelesaikan berbagai kebutuhan untuk memastikan rangkaian kegiatan kepramukaan tersebut berjalan lancar.
Salah satu agenda yang menjadi prioritas adalah penyusunan proposal kegiatan yang ditargetkan sudah diterima Kwartir Cabang (Kwarcab) paling lambat 21 Agustus 2026.
Ketua Kwaran 03.15 Padamara, Siti Khotijah, mengatakan pembentukan panitia menjadi salah satu hasil utama dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kecamatan Padamara.
“Melalui rakor ini, panitia pelaksana ETK Kwaran Padamara telah resmi terbentuk. Selanjutnya, proposal kegiatan selambat-lambatnya harus sudah masuk ke Kwartir Cabang pada tanggal 21 Agustus,” jelas Siti Khotijah.
Rapat koordinasi persiapan ETK Padamara 2026 melibatkan berbagai unsur yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Gerakan Pramuka di wilayah tersebut.
Sejumlah unsur yang dilibatkan antara lain Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) atau Camat, Ketua Harian Mabiran yang berasal dari Forkompimcam, Mabides, Mabilur, pengurus Kwaran, hingga Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperlukan untuk mematangkan persiapan, mulai dari administrasi, koordinasi antarwilayah, kesiapan peserta, hingga teknis perjalanan pasukan ETK.
Terlebih, kegiatan Estafet Tunas Kelapa 2026 bukan hanya melibatkan satu gugus depan atau satu satuan pendidikan.
Rangkaian estafet membutuhkan koordinasi antarkwartir karena pasukan akan melanjutkan perjalanan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, panitia dituntut bergerak cepat menyelesaikan berbagai kebutuhan kegiatan.
Selain membahas kepanitiaan dan administrasi, rapat koordinasi juga mematangkan rute perjalanan pasukan ETK Kwaran Padamara.
Berdasarkan rencana yang telah disusun, pasukan ETK Padamara akan menerima estafet dari Kecamatan Kalimanah.
Prosesi serah terima tersebut dijadwalkan berlangsung di titik yang berada di sebelah selatan MI Ma’arif NU Sokawera.
Setelah menerima Tunas Kelapa, pasukan dari Padamara akan melanjutkan perjalanan melalui rute yang telah ditentukan. Estafet kemudian akan diteruskan hingga mencapai wilayah berikutnya.
Pasukan Padamara dijadwalkan menyerahkan estafet kepada Kwarcab Banyumas di Lapangan Desa Silado, Kecamatan Sumbang.
Rangkaian perpindahan estafet tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena membutuhkan kesiapan personel dan koordinasi antara wilayah yang terlibat.
Estafet Tunas Kelapa menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada perjalanan estafet, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam Gerakan Pramuka.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur Pramuka di tingkat ranting hingga cabang.
Karena itu, kesiapan panitia dan koordinasi lintas unsur menjadi faktor penting agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal.
Siti Khotijah berharap seluruh unsur Gerakan Pramuka di wilayah Padamara dapat berpartisipasi secara aktif dalam menyukseskan ETK 2026.
“Harapannya, keterlibatan semua unsur dalam Gerakan Pramuka akan menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa ini,” pungkasnya.
Dengan pembentukan panitia yang telah dilakukan dan target penyelesaian proposal pada 21 Agustus, persiapan Estafet Tunas Kelapa 2026 di Padamara kini memasuki tahap pematangan teknis.
Kegiatan yang dijadwalkan pada 6 September 2026 tersebut diharapkan dapat berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi serta semangat kebersamaan antaranggota Gerakan Pramuka di wilayah Purbalingga dan sekitarnya. (alw/stch/dda)