Iklan

Program Speling Jateng Hadir di Purbalingga, 200 Warga Desa Dapat Layanan Dokter Spesialis

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pedesaan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan Program Spesialis Keliling (Speling), yakni layanan kesehatan yang membawa dokter spesialis langsung ke desa sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan awal.

Program Speling kali ini digelar di Desa Kedungjati dan Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, pada Rabu (5/8/2026).

Sebanyak 200 warga menjadi sasaran pelayanan kesehatan tersebut, dengan masing-masing desa memperoleh kuota sebanyak 100 peserta.

Program dokter spesialis keliling ini diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lebih cepat, terutama ibu hamil dengan risiko tinggi, anak-anak yang berisiko mengalami stunting, serta pasien yang membutuhkan tindakan bedah minor.

Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Bukateja, drg. Medi Sepatario, mengatakan kehadiran empat dokter spesialis dalam Program Speling menjadi solusi bagi masyarakat desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan lanjutan.

Empat dokter spesialis yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut terdiri atas dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis bedah.

Kehadiran mereka memungkinkan masyarakat memperoleh pemeriksaan langsung tanpa harus datang ke rumah sakit di perkotaan.

“Dokter spesialis identik berada di kota. Dengan dihadirkannya langsung ke masyarakat, momentum ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar drg. Medi Sepatario.

Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mempercepat proses penanganan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan pelayanan lanjutan.

Peserta yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan berdasarkan hasil pemeriksaan memerlukan penanganan lebih lanjut akan langsung memperoleh surat rujukan menuju rumah sakit.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat tidak perlu kembali mengulang proses pemeriksaan di fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum mendapatkan rujukan ke rumah sakit.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pasien.

Camat Bukateja, Danang Nuswantoro, menjelaskan pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa telah melakukan pendataan warga sebelum pelaksanaan kegiatan.

Pendataan dilakukan agar kuota yang tersedia benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang paling membutuhkan layanan dokter spesialis.

Menurut Danang, sasaran utama program adalah kelompok rentan yang selama ini mengalami hambatan memperoleh pelayanan kesehatan spesialis karena faktor jarak maupun keterbatasan biaya transportasi menuju rumah sakit.

Meski demikian, ia mengakui jangkauan Program Speling saat ini masih terbatas karena kuota peserta yang tersedia belum mampu menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan spesialis.

Karena itu, Pemerintah Kecamatan Bukateja berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat memperluas cakupan Program Speling sehingga lebih banyak desa dan masyarakat memperoleh manfaat dari layanan kesehatan jemput bola tersebut.

Selain perluasan sasaran, Danang juga menilai dukungan terhadap aspek operasional menjadi faktor penting agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor dan dukungan pemerintah provinsi diperlukan untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul di lapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungjati, Suwondo, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Speling di wilayahnya.

Ia menilai kehadiran dokter spesialis secara langsung memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini harus bepergian ke kota untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lanjutan.

“Masyarakat Kedungjati khususnya, kini bisa memperoleh layanan kesehatan secara langsung dari dokter spesialis tanpa harus terkendala jarak ke kota atau rumah sakit besar,” katanya.

Pemerintah Desa Kedungjati juga menyatakan siap mendukung keberlanjutan Program Speling apabila kembali dilaksanakan di masa mendatang.

Program tersebut dinilai mampu mendekatkan pelayanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Melalui Program Spesialis Keliling (Speling), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap kesenjangan akses layanan kesehatan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan dapat terus diperkecil.

Kehadiran dokter spesialis langsung di desa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat deteksi penyakit, memperlancar sistem rujukan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan medis yang lebih cepat dan tepat. (alw/stch/dda)

Iklan