BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen. Irkham Aziz Khairullah berhasil masuk Top 5 Duta Muda BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen Tahun 2026.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam ajang eksternal yang melibatkan peserta dari sejumlah daerah.
Irkham Aziz harus melewati persaingan dengan peserta lain yang tidak hanya berasal dari Kabupaten Kebumen, tetapi juga dari Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Banjarnegara.
Atas pencapaian tersebut, Irkham Aziz Khairullah mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen.
Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen pada Rabu (12/8/2026).
Masuknya Irkham ke jajaran Top 5 Duta Muda BPJS Kesehatan 2026 menjadi pencapaian tersendiri bagi MAN 1 Kebumen.
Pasalnya, ajang tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan edukasi mengenai layanan dan program BPJS Kesehatan.
Kepala MAN 1 Kebumen, Muhiban SAg MPdI, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan dan kapasitas untuk bersaing dalam kompetisi di luar lingkungan sekolah.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas serta kapasitas pelajar madrasah dalam bersaing di ajang eksternal yang sangat kompetitif,” ujar Muhiban.
Ia menilai keberhasilan Irkham tidak terlepas dari dukungan sekolah dalam mengembangkan potensi para siswa.
MAN 1 Kebumen, kata Muhiban, terus berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Pengembangan potensi tersebut dilakukan dengan memberikan fasilitas dan pendampingan kepada siswa yang mengikuti berbagai kompetisi.
Dengan dukungan tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya mampu berprestasi di lingkungan madrasah, tetapi juga dapat menunjukkan kemampuan dalam berbagai ajang tingkat regional.
Dalam proses mengikuti pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan 2026, Irkham juga mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing.
Dua guru yang memberikan bimbingan dalam kompetisi tersebut yakni Nanda Aryanti Asharii dan Adi Anggito.
Pendampingan guru menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan peserta menghadapi kompetisi.
Selain membantu siswa mempersiapkan diri, guru juga memberikan arahan agar peserta mampu mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki selama mengikuti rangkaian pemilihan.
Muhiban mengapresiasi kerja keras Irkham sekaligus kontribusi para guru pembimbing yang telah memberikan pendampingan selama proses kompetisi.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain di MAN 1 Kebumen.
“Menembus posisi Top 5 dalam ajang bergengsi seperti Duta Muda BPJS Kesehatan ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan bersinar di tingkat regional,” ujarnya.
Menurut Muhiban, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Irkham secara pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar MAN 1 Kebumen.
Capaian itu sekaligus menunjukkan pentingnya kesempatan bagi pelajar untuk mengikuti kegiatan dan kompetisi di luar sekolah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru pembimbing yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam mendampingi Irkham.
Dukungan tersebut diharapkan dapat terus diberikan kepada siswa-siswa lain yang memiliki potensi dan keinginan untuk mengikuti berbagai kompetisi.
“Terima kasih kepada para guru pembimbing yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Kebumen untuk terus menggali potensi diri, aktif berkontribusi, dan selalu berprestasi,” kata Muhiban.
Prestasi Irkham Aziz Khairullah dalam Duta Muda BPJS Kesehatan Kebumen 2026 menjadi salah satu capaian positif pelajar di Kabupaten Kebumen.
Persaingan yang melibatkan peserta dari Kebumen, Purworejo, dan Banjarnegara juga membuat keberhasilan masuk Top 5 menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
Ke depan, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan semata.
Prestasi Irkham dapat menjadi dorongan bagi pelajar lain untuk berani mengikuti kompetisi, mengembangkan kemampuan, serta mengambil kesempatan untuk berkontribusi di berbagai bidang.
Bagi MAN 1 Kebumen, keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi untuk terus mendukung pengembangan bakat dan potensi siswa.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, semakin banyak pelajar diharapkan mampu membawa nama madrasah dalam berbagai ajang kompetisi tingkat daerah maupun regional. (cah/stch/dda)