Iklan

SMA Muhammadiyah Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih ke Dua Dusun Terdampak Kekeringan

Iklan

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih ditunjukkan SMA Muhammadiyah Cilacap.

Sekolah tersebut menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di dua dusun yang terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke Dusun Mentasan, Kecamatan Kawunganten, serta Dusun Bondan, Ujung Alang, Kampung Laut.

Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekolah terhadap masyarakat yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala SMA Muhammadiyah Cilacap, Slamet Hidayat SPd, mengatakan bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial sekolah terhadap kondisi masyarakat di tengah kesulitan memperoleh air bersih.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami untuk hadir membantu masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujar Slamet Hidayat.

Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami dampak kekeringan.

Karena itu, sekolah berupaya ikut mengambil peran dengan memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan menggunakan mobil tangki air bersih. Air kemudian didistribusikan kepada masyarakat di kedua wilayah tersebut agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat yang harus menghadapi keterbatasan sumber air.

Terlebih, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas masyarakat setiap hari.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya SMA Muhammadiyah Cilacap dalam menanamkan nilai kepedulian kepada seluruh warga sekolah.

Slamet menegaskan, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik.

Menurutnya, sekolah juga memiliki peran dalam membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Kami ingin membangun kepedulian bersama, bahwa pendidikan tidak hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga bagaimana siswa dan sekolah dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan penyaluran bantuan air bersih tersebut, SMA Muhammadiyah Cilacap berharap semangat berbagi dan gotong royong dapat terus berkembang.

Sekolah juga berharap kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih tidak hanya datang dari lingkungan pendidikan, tetapi turut mendorong berbagai pihak untuk mengambil peran.

Kondisi kekurangan air bersih menjadi salah satu persoalan yang dapat dirasakan masyarakat ketika musim kemarau berlangsung cukup panjang.

Bantuan distribusi air menjadi salah satu bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan warga selama sumber air mengalami keterbatasan.

SMA Muhammadiyah Cilacap pun berkomitmen untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembelajaran bagi warga sekolah bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dan langsung.

Penyaluran bantuan air bersih ke Dusun Mentasan, Kecamatan Kawunganten, dan Dusun Bondan Ujung Alang, Kampung Laut, diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dengan adanya kepedulian dari berbagai pihak, masyarakat yang terdampak kekeringan diharapkan tidak harus menghadapi kesulitan air bersih seorang diri.

Dukungan dan bantuan yang diberikan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meringankan dampak musim kemarau di wilayah Cilacap. (wln/stch/dda)

Iklan