Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bangga! Siswi MAN 1 Kebumen Raih Prestasi di Lomba Taqdimul Qishshah Tingkat Nasional 2025

Sabet prestasi tingkat nasionalSabet prestasi tingkat nasional
Briliana Apreciati Lady Hanifah menyabet prestasi tingkat nasional dengan pada Lomba Taqdimul Qishshah (Story Telling) yang dilaksanakan di Universitas Negeri Malang (UMM)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam sebuah pencapaian yang membanggakan, Briliana Apreciati Lady Hanifah, seorang siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen, telah berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

Ia sukses meraih Juara Harapan 1 dalam Lomba Taqdimul Qishshah (Story Telling) yang diselenggarakan di Universitas Negeri Malang (UMM) baru-baru ini.

Kompetisi ini menjadi tantangan tersendiri mengingat Briliana harus bersaing dengan 39 peserta lainnya dari berbagai SMA/MA sederajat di seluruh Indonesia.

Vina Hairunnisa, guru pembimbing MAN 1 Kebumen, mengungkapkan bahwa lomba tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Arab dari Fakultas Sastra UMM.

Acara tersebut merupakan bagian dari Pekan Araby Ke-35 yang digelar pada tanggal 13 hingga 17 Oktober lalu.

“Briliana berkompetisi pada tanggal 15 Oktober dan berhasil meraih posisi Juara Harapan 1 dari total 39 peserta dari SMA/MA sederajat se-Indonesia,” jelas Vina Hairunnisa saat ditemui awak media pada tanggal 29 Oktober.

Dalam penampilannya yang penuh makna, Briliana membawakan cerita berjudul “Qishshatu Hind Bint ‘Utbah-Minal-Intiqaam Ilal-Iimaan,” yang artinya “Kisah Hindun Binti Utbah-Dari Dendam Menjadi Iman.”

Tema cerita ini tidak hanya menantang tetapi juga menyentuh hati, mencerminkan perjalanan transformasi pribadi dari dendam menuju keimanan.

“Alhamdulillah, penampilan Briliana dinilai memukau dewan juri, baik dari segi penguasaan bahasa Arab, teknik bercerita, maupun kedalaman penyampaian kisah,” ungkap Vina dengan bangga.

Di sisi lain, Kepala MAN 1 Kebumen, Wachid Adib turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi gemilang yang diraih siswinya tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan dalam bidang yang memerlukan penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Arab.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Briliana dan dedikasi dari Ibu Vina Hairunnisa selaku guru pembimbing. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Kebumen untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah,” ujar Wachid Adib penuh harap.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan komunitas sekolah tetapi juga menginspirasi banyak siswa lainnya untuk mengikuti jejak Briliana dalam menggali potensi diri dan berani tampil di kancah nasional.

Perjalanan menuju kompetisi tersebut tentu bukanlah hal mudah. Butuh persiapan matang mulai dari memahami naskah cerita hingga kemampuan menyampaikan kisah secara efektif dalam Bahasa Arab.

Lebih jauh lagi, keberhasilan Briliana menunjukkan pentingnya peran guru pembimbing dalam proses pembelajaran dan pengembangan bakat siswa.

Dukungan dan bimbingan yang konsisten terbukti mampu mendorong siswa mencapai potensi terbaik mereka.

Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus mendukung perkembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang.

Keberhasilan Briliana juga menegaskan pentingnya program ekstrakurikuler di sekolah sebagai wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi minat serta bakat mereka di luar kegiatan akademis formal.

Program semacam ini dapat menjadi sarana pengembangan diri yang efektif bagi siswa untuk memperluas wawasan serta keterampilan mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

Dengan prestasi gemilang ini, MAN 1 Kebumen sekali lagi menegaskan posisinya sebagai salah satu madrasah terkemuka yang mampu mencetak generasi muda berprestasi di tingkat nasional.

Prestasi ini tentunya memberikan angin segar bagi dunia pendidikan khususnya lembaga pendidikan berbasis agama untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan mereka agar dapat bersaing secara sehat dengan lembaga pendidikan lainnya.

Briliana Apreciati Lady Hanifah kini menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus mengembangkan diri dan meraih prestasi setinggi mungkin tanpa mengenal batas.

Dedikasinya dalam mempelajari Bahasa Arab dan seni bercerita patut diapresiasi serta dijadikan contoh teladan bagi generasi muda Indonesia. (cah/dda)

Berita Sebelumnya
Sepuluh rumah ikut terancam longsor

Warga Darmakradenan Ajibarang Terancam Longsor, BPBD Banyumas Percepat Normalisasi Tebing

Berita Selanjutnya
Polres siagakan personel antisipasi dua potensi bencana

Polres Purbalingga Gelar Apel Siaga Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor Musim Hujan 2025