Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Donasi Buku Banyumas Meningkat, Arpusda Kumpulkan 300 Buku untuk Perluas Akses Bacaan

Donasi Buku MeningkatDonasi Buku Meningkat
DONASI: Ratusan buku donasi dari masyarakat telah terkumpul di Perpusda Banyumas, Selasa (2/6)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Masyarakat Banyumas menunjukkan peningkatan kesadaran yang signifikan dalam mendukung gerakan literasi melalui aksi donasi buku.

Dari Januari hingga Mei 2026, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Banyumas melaporkan bahwa sebanyak 300 buku telah terkumpul dari berbagai lapisan masyarakat.

Buku-buku ini merupakan sumbangan sukarela dari individu yang ingin memperluas akses bacaan bagi orang lain.

Aksi donasi ini mencerminkan tumbuhnya kepedulian warga terhadap budaya membaca di Kabupaten Banyumas, yang merupakan langkah positif untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.

Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Arpusda Banyumas, Fuad Zein Arifin, menjelaskan bahwa setiap buku yang diterima akan melalui proses seleksi sebelum didistribusikan kembali.

Proses ini penting untuk memastikan bahwa semua buku yang disalurkan masih dalam kondisi layak baca.

Menurut Fuad, buku-buku yang dinilai masih baik akan didonasikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, sementara sebagian lainnya akan menjadi tambahan koleksi perpustakaan daerah agar dapat diakses oleh masyarakat secara luas.

“Setelah buku terkumpul, kami akan melakukan seleksi terlebih dahulu. Buku yang masih layak akan kami donasikan kembali kepada mereka yang membutuhkan dan ada juga yang akan menjadi koleksi perpustakaan,” ungkapnya.

Ini adalah upaya nyata dari Arpusda Banyumas untuk memastikan bahwa setiap sumbangan memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Program donasi buku yang dijalankan oleh Arpusda Banyumas terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa syarat khusus.

Warga yang ingin berdonasi hanya perlu datang langsung ke Perpusda Banyumas dan menyerahkan koleksi bacaan mereka.

Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menambah koleksi bacaan di perpustakaan, tetapi juga diharapkan dapat membantu mereka yang mengalami keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.

Dengan mendorong keterlibatan lebih banyak masyarakat, Arpusda berharap budaya berbagi ilmu melalui buku dapat terus berkembang. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ceiling Tinggi, Sentuhan Berkelas Rumah Elegan

6 Keunggulan Ceiling Tinggi pada Rumah Modern, Bikin Hunian Mewah dan Nilai Properti Naik

Berita Selanjutnya
Disebut Tidak Laku

Dituding Tak Laku Lagi, Agnez Mo Pamer Patung Lilin di Singapura