Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Cara Praktis Cek Bantuan PKH Tahap IV 2025, Bisa Lewat HP dan Laptop

Cek bansos pkh 2025Cek bansos pkh 2025
Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) kini bisa dengan mudah mengecek status bantuannya lewat HP atau laptop.

BANYUMASEKSPRES.ID, Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial (bansos) dari pemerintah Indonesia yang diberikan kepada keluarga kurang mampu.

Tujuan utamanya adalah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan bersyarat agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan.

Penyaluran dana PKH dilakukan setiap tiga bulan sekali, atau empat tahap dalam setahun. Memasuki Oktober 2025, program ini sudah berada di tahap akhir pencairan tahun berjalan.

Bagi masyarakat yang merasa terdaftar sebagai penerima, kini dapat dengan mudah mengecek status bantuan PKH secara online, baik melalui situs web resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos) maupun lewat aplikasi di ponsel.

Mengetahui cara yang benar untuk memeriksa data penerima sangat penting agar tidak salah informasi. Berikut panduan lengkap untuk cek bantuan PKH dengan mudah lewat HP atau laptop.

Bantuan PKH sendiri diberikan dalam bentuk uang tunai kepada keluarga miskin, tidak mampu, atau yang tergolong rentan secara sosial ekonomi.

Setiap penerima manfaat memiliki nominal bantuan yang berbeda-beda, tergantung kategori dan kondisi keluarga yang terdaftar.

Untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima bantuan PKH, berikut langkah-langkah pengecekannya.

Aplikasi cek bansos
Masyarakat kini bisa cek status bantuan PKH langsung dari HP melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Melalui situs resmi Cek Bansos, masyarakat dapat melakukan pengecekan langsung tanpa harus datang ke kantor dinas sosial. Caranya cukup mudah:

Kunjungi laman situs resmi Kemensos, lalu isi kolom Wilayah Penerima Manfaat dengan lengkap, mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga desa.

Setelah itu, masukkan nama penerima sesuai KTP, kemudian ketik kode captcha yang muncul di layar, dan klik tombol “Cari Data.”

Jika data yang dimasukkan benar, situs akan menampilkan informasi lengkap tentang penerima manfaat, termasuk nama, alamat, dan jenis bantuan sosial yang diterima.

Selain lewat situs, cara lain yang bisa digunakan adalah melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna memeriksa status bantuan secara mandiri, sekaligus memantau riwayat pencairan dana bansos.

Setelah mengunduh aplikasinya, pengguna baru perlu membuat akun dengan memilih menu “Buat Akun”.

Isi data diri secara lengkap, termasuk nama, NIK, alamat, email, dan kata sandi. Kemudian unggah foto diri dan KTP, lalu tekan “Buat Akun Baru.”

Langkah berikutnya adalah melakukan verifikasi email yang dikirimkan oleh sistem. Setelah verifikasi berhasil, pengguna bisa login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

Masuk ke menu “Profil”, dan informasi mengenai status bantuan PKH akan langsung terlihat di layar, termasuk kategori penerima dan besaran dana yang diterima.

Sistem ini dirancang agar proses pengecekan bantuan menjadi lebih transparan dan mudah diakses oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, tanpa harus antre di kantor dinas sosial.

Terkait nominal bantuan, besarannya berbeda-beda tergantung kategori penerima manfaat. Berdasarkan data resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), berikut kisaran nilai bantuan PKH yang diberikan setiap tahunnya:

Penerima dari kategori ibu hamil dan anak usia 0–6 tahun masing-masing mendapatkan Rp 3 juta per tahun atau sekitar Rp 750 ribu per tahap pencairan.

Untuk anak usia sekolah dasar (SD) menerima Rp 900 ribu per tahun atau Rp 225 ribu per tahap, sementara anak SMP (SLTP) mendapatkan Rp 1,5 juta per tahun atau Rp 275 ribu per tahap.

Adapun siswa SMA (SLTA) menerima Rp 2 juta per tahun atau Rp 500 ribu per tahap. Bagi penyandang disabilitas berat dan lansia usia 60 tahun ke atas, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp 2,4 juta per tahun atau Rp 600 ribu per tahap.

Sementara kategori khusus seperti korban pelanggaran HAM berat menerima bantuan hingga Rp 10,8 juta per tahun atau sekitar Rp 2,7 juta per tahap.

Dengan berbagai kemudahan yang disediakan, masyarakat kini tak perlu bingung lagi mengecek apakah mereka termasuk penerima bansos PKH tahap IV 2025.

Cukup gunakan HP atau laptop, dan seluruh informasi bisa diakses hanya dalam hitungan menit melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat transparansi penyaluran bansos serta memastikan bantuan tepat sasaran bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan. (vip)

Berita Sebelumnya
Seorang lansia di tegal diduga hanya mendapat bansos rp500 ribu dari total rp600 ribu

Viral Bansos Lansia Diduga Dipotong 100 Ribu di Tegal, Dinsos Sebut Hanya Salah Paham

Berita Selanjutnya
Kode seabank dan cara transfer dari rekening bank lain melalui atm

Kode SeaBank dan Panduan Cara Mudah Transfer dari Bank Lain Via ATM