BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap mengumumkan rencana untuk meningkatkan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di wilayahnya pada tahun 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di malam hari.
Pemasangan PJU ini akan dibiayai melalui berbagai sumber pendanaan, termasuk bantuan dari pemerintah pusat dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cilacap.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, menjelaskan bahwa bantuan PJU dari pemerintah pusat telah dialokasikan untuk beberapa wilayah penting di Kabupaten Cilacap.
Salah satu contohnya adalah pemasangan sebanyak 78 unit PJU di ruas jalan Tambakreja Bantarsari.
Di samping itu, terdapat tambahan 15 unit PJU yang akan dipasang di Kecamatan Karangpucung.
Penambahan ini merupakan upaya untuk memenuhi kekurangan alokasi dari tahun sebelumnya.
“Untuk yang di Karangpucung itu merupakan kekurangan tahun lalu. Kami sudah mengajukan permohonan kepada PLN agar segera dilakukan pemasangan,” ujar Sukaryanto pada Selasa, 2 Juni.
Lebih lanjut, Sukaryanto menjelaskan bahwa pemasangan PJU yang didanai oleh APBD Kabupaten Cilacap dipastikan akan dilaksanakan tahun ini.
Total terdapat sekitar 122 titik PJU yang tersebar di berbagai lokasi, mulai dari bagian barat hingga timur Kabupaten Cilacap.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur publik demi kesejahteraan masyarakat.
Di samping dukungan dari APBD dan pemerintah pusat, Kabupaten Cilacap juga memperoleh alokasi bantuan PJU dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah lebih dari 100 unit.
Namun sayangnya, realisasi bantuan tersebut masih tertunda hingga saat ini.
“Untuk yang dari provinsi sebenarnya alokasinya cukup banyak, lebih dari 100 unit. Namun sampai sekarang masih pending. Kami sudah berkomunikasi dan masih terus diupayakan,” tambahnya.
Program penerangan jalan ini sangat penting bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari.
Dengan penerangan yang cukup, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir dan kejahatan yang terjadi pada malam hari dapat berkurang secara signifikan.
Selain itu, Sukaryanto menekankan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mempercepat proses realisasi program bantuan PJU tersebut.
“Kami berharap agar semua pihak dapat bersinergi demi kepentingan masyarakat. Dengan penambahan penerangan jalan ini, kami yakin keselamatan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas di malam hari akan semakin meningkat,” tuturnya.
Inisiatif peningkatan fasilitas penerangan jalan umum ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warganya.
Dalam jangka panjang, keberadaan PJU yang memadai tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup secara umum.
Pengembangan infrastruktur seperti penerangan jalan juga menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investasi ke wilayah tersebut.
Wilayah yang memiliki infrastruktur yang baik cenderung lebih diminati oleh investor karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berbisnis.
Lebih jauh lagi, proyek pemasangan PJU ini juga akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.
Dengan meningkatnya keamanan malam hari, aktivitas ekonomi di sektor perdagangan dan jasa bisa berjalan lebih baik tanpa khawatir akan ancaman keamanan. (*/stch/dda)
















