BANYUMASEKSPRES.ID, Pertandingan panas Derby d’Italia antara Juventus dan AC Milan di Allianz Stadium, Turin, pada Senin (6/10) dini hari WIB, berakhir tanpa pemenang.
Kedua tim bertemu dalam laga sengit yang berakhir dengan skor imbang 0-0. Sejak awal pertandingan, Juventus dan Milan menunjukkan permainan agresif dengan tempo tinggi.
Mengandalkan distribusi bola dari lini tengah, kedua tim berusaha keras membongkar pertahanan lawan. Meskipun beberapa peluang tercipta, tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Juventus hampir saja memimpin lebih dulu pada menit ke-23 dan 24 melalui upaya Manuel Locatelli dan Kenan Yildiz. Namun, sayangnya, tembakan kedua pemain tersebut belum menemui sasaran yang tepat.
Tidak mau kalah, AC Milan langsung membalas melalui Santiago Gimenez di menit ke-32. Tembakan Gimenez berhasil dihalau dengan baik oleh kiper Juventus, Di Gregorio. Babak pertama pun harus diakhiri tanpa ada gol tercipta.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Juventus kembali mencoba menekan pertahanan Milan melalui aksi Federico Gatti di menit ke-48.
Kesempatan emas bagi Milan datang pada menit ke-52 ketika wasit menunjuk titik putih setelah Santiago Gimenez dijatuhkan oleh Lloyd Kelly di kotak penalti.
Sayangnya, Christian Pulisic yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik saat tendangannya melambung jauh dari sasaran.
Peluang terbaik untuk AC Milan kembali muncul pada menit ke-67 lewat aksi Rafael Leao. Namun demikian, pertahanan solid dari Juventus mampu meredam gempuran tersebut.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mencoba memberikan dorongan tambahan dengan memasukkan Christopher Nkunku pada menit ke-74 untuk menambah daya serang timnya.
Meskipun begitu, hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Marco Guida, hasil imbang 0-0 tetap bertahan.
Hasil imbang ini membuat posisi Juventus tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin dari enam pertandingan yang telah dilakoni.
Sementara itu, AC Milan harus rela gagal merebut posisi puncak klasemen setelah Napoli berhasil meraih kemenangan atas Genoa. Dengan hasil tersebut Rossoneri kini berada di peringkat ketiga dengan raihan 13 poin.
Pelatih Juventus, Igor Tudor, menyatakan kepuasannya terhadap semangat juang timnya meskipun hasil akhir belum maksimal.
“Kami menciptakan banyak peluang dan tampil disiplin,” ujar Tudor setelah pertandingan usai. “Hanya saja penyelesaian akhir masih harus kami perbaiki.”
Di sisi lain pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai bahwa hasil imbang ini cukup adil bagi kedua tim yang telah bermain baik dan saling menekan sepanjang pertandingan.
“Kami memang kecewa gagal mencetak gol,” kata Allegri usai pertandingan. “Tapi performa tim tetap solid.”
Dengan hasil ini persaingan di papan atas Serie A semakin ketat dan membuat edisi berikutnya dari Derby D’Italia semakin dinanti-nantikan oleh para penggemar sepak bola dunia.
Christian Pulisic sempat jadi sorotan dalam laga ini ketika ia berebut bola dengan pemain Juventus lainnya namun sayangnya gagal mengkonversi penalti menjadi gol yang bisa membawa AC Milan meraih kemenangan penting dalam laga ini.
Derby d’Italia merupakan salah satu pertandingan paling dinantikan setiap musimnya karena sejarah rivalitas panjang antara Juventus dan AC Milan serta kualitas permainan yang sering kali disuguhkan oleh kedua tim raksasa Italia ini. (*/dda)
















