BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen mendapat pembinaan penting terkait kedisiplinan dan integritas sebagai aparatur sipil negara.
Dalam kegiatan yang digelar Selasa (10/6/2025) di Aula Kemenag Kebumen, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kemenag Kebumen, H. Salim Wazdy, menegaskan bahwa kedisiplinan harus mulai ditanamkan sejak awal masa tugas.
Dalam arahannya, Salim menyoroti urgensi penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil sebagai pedoman utama dalam bersikap dan bertindak.
Ia mengingatkan bahwa aturan tersebut tidak sekadar dokumen administratif, melainkan landasan moral dan etika yang wajib dipegang oleh seluruh ASN, khususnya para CPNS yang baru diangkat.
“Pahami dan laksanakan seluruh kewajiban sebagai PNS dengan sungguh-sungguh. Jangan abaikan larangan-larangan yang telah diatur. Disiplin adalah fondasi utama profesionalisme ASN,” tegas Salim di hadapan peserta pembinaan.
PP Nomor 94 Tahun 2021 mencakup sejumlah kewajiban penting bagi PNS. Antara lain, menjaga kesetiaan pada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, PNS wajib menjalankan kebijakan pemerintah yang sah, mematuhi jam kerja, melaporkan harta kekayaan secara berkala, dan menolak semua bentuk gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan atau tugas.
Salim menekankan bahwa ketidakpatuhan terhadap aturan ini dapat berujung pada konsekuensi serius. Pelanggaran disiplin, menurutnya, bukan hanya mencoreng integritas individu, tetapi juga berdampak pada reputasi institusi secara keseluruhan.
“Sanksi atas pelanggaran bisa ringan, sedang, hingga berat. Bahkan dalam kasus tertentu, bisa sampai pemberhentian sebagai PNS,” katanya memperingatkan.
Kegiatan pembinaan ini juga dihadiri oleh Plh. Kasubbag Tata Usaha H. Mulyono dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Fahrudin.
Kedua pejabat ini turut memberikan arahan serta motivasi tambahan kepada para CPNS. Mereka berharap semangat dan dedikasi tinggi terus dijaga sejak awal, hingga para CPNS tersebut menjadi PNS penuh nantinya.
“Selamat datang di keluarga besar Kemenag Kebumen. Disiplin, etika, dan loyalitas adalah kunci sukses kalian sebagai abdi negara,” ujar Mulyono dalam sambutannya yang penuh semangat.
Fahrudin menambahkan, bekerja di lingkungan Kementerian Agama berarti harus siap menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mendorong CPNS untuk membuka diri terhadap proses belajar berkelanjutan agar mampu mengembangkan diri secara profesional dan spiritual.
“ASN Kemenag harus jadi pelayan publik yang ramah, responsif, dan punya sensitivitas terhadap kebutuhan umat. Di sinilah makna sebenarnya dari pengabdian,” tuturnya.
Kegiatan pembinaan CPNS ini merupakan bagian dari proses penguatan karakter aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag.
Sebagai instansi yang langsung berhubungan dengan urusan keagamaan, pendidikan, zakat, wakaf, hingga pelayanan haji, Kemenag membutuhkan ASN yang memiliki etos kerja tinggi, integritas kuat, serta paham terhadap nilai-nilai pelayanan publik berbasis keadilan dan transparansi.
Dengan disampaikannya materi pembinaan dan etika kedisiplinan, diharapkan para CPNS Kemenag Kebumen mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan tugas yang akan mereka emban ke depan.
Pemahaman terhadap aturan disiplin dan komitmen terhadap profesionalisme diharapkan bukan hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
Kemenag Kebumen berharap, pembinaan semacam ini akan menjadi langkah awal yang kuat dalam membentuk ASN yang bukan hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara etika dan integritas, sesuai dengan visi reformasi birokrasi yang sedang dijalankan pemerintah pusat. (mam/stch)
















