Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Ivan Gunawan Sudah Siapkan Kain Kafan dan Pengurus Jenazah Jika Suatu Saat Meninggal

Sudah Siapkan Kain KafanSudah Siapkan Kain Kafan
Ivan Gunawan

BANYUMASEKSPRES.ID, Desainer dan presenter ternama Ivan Gunawan menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan kehidupan setelah mati.

Dalam sebuah wawancara, Ivan mengungkapkan bahwa ia telah melakukan berbagai persiapan terkait kematian, termasuk menyiapkan kain kafan dan pengurus jenazah.

“Punya, kain kafan ada. Yang mandiin standby. Semua ready,” ujarnya tegas, menggambarkan komitmennya terhadap aspek spiritual yang sering kali diabaikan oleh banyak orang.

Tidak hanya fokus pada persiapan individu, Ivan Gunawan juga memiliki visi besar untuk masyarakat sekitar melalui pembangunan masjid di kawasan Sawangan.

Masjid yang ia dirikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berencana untuk melengkapi masjid tersebut dengan berbagai fasilitas sosial, termasuk keranda dan ambulans, yang akan mendukung pelayanan untuk umat.

“Bahkan di masjid ini juga insya Allah saya mau beli keranda, mau beli ambulans, mau dipersiapkan. Jadi ini benar-benar bisa menjadi tempat yang berguna untuk masyarakat sekitar,” tuturnya dengan penuh semangat.

Meski memiliki cita-cita yang tinggi dalam membangun fasilitas keagamaan, Igun—panggilan akrabnya—mengaku tidak menetapkan target khusus untuk proyek pembangunan masjid di lokasi lain.

Ia menjelaskan bahwa dalam beribadah, pencapaian tidak bisa diukur dengan angka atau waktu tertentu.

“Ini pertanyaannya kayak orang kawin kapan punya anak ya kan. Jadi yang namanya ibadah nggak bisa ditargetin, teman-teman. Doain aja rezekinya selalu ada, kerjaannya ada, Allah terus percaya, jadi bisa bangun-bangun di tempat lain,” jelasnya.

Ivan Gunawan juga mencurahkan isi hatinya tentang perjalanan spiritualnya yang semakin mendalam.

Ia mengungkapkan bahwa titik balik dalam kehidupannya terjadi setelah menerima nasihat dari para ulama.

Nasihat tersebut menjadi pemicu utama bagi Ivan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu.

“Diajari sama para ulama untuk bertobat, untuk minta maaf sama Allah, untuk menyadari kesalahan-kesalahan yang terdahulu,” tuturnya dengan nada reflektif.

Ivan percaya bahwa setiap manusia perlu berlomba-lomba mencari jalan menuju kehidupan yang lebih baik serta mempersiapkan hasil akhir kehidupan mereka dengan sebaik-baiknya.

“Karena kalau manusia itu kan yang dilihat hasil akhirnya nanti,” jelasnya lebih lanjut.

“Bagaimana caranya kita berlomba-lomba mencari dan mempersiapkan hasil akhir yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Menggali lebih dalam mengenai pernyataan Ivan Gunawan tentang kematian dan keabadian jiwa, kita dapat melihat bagaimana banyak individu saat ini mulai menyadari pentingnya persiapan spiritual menjelang akhir hidup.

Dalam masyarakat modern yang sering kali terjebak dalam kesibukan duniawi dan materialisme, pendekatan Ivan menjadi sebuah panggilan untuk merenungkan arti sejati dari kehidupan dan kematian.

Persiapan spiritual seperti yang dilakukan Ivan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk mulai memikirkan aspek-aspek penting dalam hidup mereka yang mungkin selama ini terabaikan.

Hal ini tidak hanya mencakup persiapan fisik tetapi juga mental dan emosional dalam menghadapi hal-hal tak terduga seperti kematian.

Dalam konteks ini, Ivan Gunawan adalah contoh nyata dari seseorang yang berusaha menjalani hidup dengan tujuan jelas serta tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya.

Melalui pembangunan masjid dan penyediaan fasilitas seperti ambulans serta keranda, dia menunjukkan bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada ritual pribadi tetapi juga mencakup kontribusi nyata kepada masyarakat.

Kehidupan spiritual sering kali dianggap sebagai sesuatu yang pribadi dan jarang dibahas di ruang publik.

Namun, pernyataan Ivan menunjukkan bahwa berbagi pengalaman religius dapat menjadi sumber motivasi bagi banyak orang lainnya untuk memperkuat iman mereka dan menambah rasa empati terhadap sesama.

Ivan Gunawan juga memberikan perspektif baru tentang bagaimana seharusnya kita melihat waktu dan kesempatan dalam hidup kita.

Daripada terfokus pada pencapaian material atau target-target duniawi lainnya, membangun hubungan baik dengan Tuhan serta membantu sesama bisa menjadi tujuan mulia yang jauh lebih berarti. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Siswa SMA Unggul Garuda Mendapat Beasiswa untuk Biaya Hidup hingga Transportasi

Siswa SMA Unggul Garuda Dapat Beasiswa, Termasuk Transportasi dan Family Reunion

Berita Selanjutnya
Toko Plastik Janji Murah Andalan UMKM

Toko Plastik Janji Murah Purwokerto: Solusi Lengkap untuk Kebutuhan Bahan Kue dan Kemasan