Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pemkab Kebumen Salurkan Jastendik Senilai 11 Miliar untuk Guru PAUD di Kebumen

Pemkab salurkan jastendik rp11 miliarPemkab salurkan jastendik rp11 miliar
SERAHKAN: Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara simbolis menyerahkan Jaminan Kesejahteraan Pendidik (Jastendik) saat menghadiri Gebyar PAUD di Alun-Alun Kebumen, Senin (25/8).

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyatakan dengan tegas komitmennya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Kabupaten Kebumen.

Langkah nyata dari komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan Jaminan Kesejahteraan Pendidik (Jastendik) 2025 yang mencapai total Rp11.169.600.000, ditujukan untuk 2.327 guru PAUD di seluruh Kabupaten Kebumen.

“Saya akan pasang badan untuk ibu-ibu guru PAUD. Tidak mudah mengurus anak-anak usia dini, apalagi mendidik mereka. Ini tugas yang sangat berat dan mulia,” ujar Bupati Lilis Nuryani saat menghadiri acara Gebyar PAUD yang digelar di Alun-Alun Kebumen pada Senin, 25 Agustus.

Acara tersebut berlangsung meriah dengan penampilan ribuan anak PAUD yang turut memeriahkan suasana dengan berbagai kegiatan kreatif.

Dalam kesempatan itu, Lilis menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan guru merupakan prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

Menurut Lilis, para pendidik PAUD adalah ujung tombak dalam pembentukan karakter anak sejak dini.

“Kita semua tahu, guru PAUD ini luar biasa sabarnya. Mereka bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik dan membentuk karakter. Mereka harus kita perhatikan kesejahteraannya,” tambahnya.

Program Jastendik ini diharapkan dapat menjadi bentuk perlindungan serta penghargaan atas dedikasi para guru PAUD yang selama ini telah berjuang di garis depan pendidikan anak usia dini.

Lebih lanjut, Bupati Lilis menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas serta fasilitas pendidikan anak usia dini.

Ia menekankan pentingnya keselarasan antara kesejahteraan guru dengan kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak.

“Kalau guru PAUD sejahtera, mereka akan lebih fokus dan bersemangat mengajar anak-anak kita. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan Kebumen,” tuturnya penuh keyakinan.

Acara Gebyar PAUD di Alun-Alun Kebumen benar-benar menjadi sebuah perayaan pendidikan yang meriah, di mana ribuan anak-anak tampil dalam balutan kostum warna-warni sambil menyanyi, menari, dan memainkan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk menstimulasi kreativitas mereka.

Bupati Lilis hadir bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen dan sempat terjun langsung ke lapangan untuk berinteraksi serta memberi semangat kepada para peserta anak-anak.

“Anak-anak PAUD ini lucu-lucu dan penuh semangat. Kita harus terus mendukung mereka karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” ungkap Lilis penuh harapan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen menyampaikan dalam laporannya bahwa program Jastendik merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam usaha melindungi para guru PAUD dari ancaman risiko sosial maupun ekonomi yang dapat menghambat kinerja mereka.

“Dengan adanya program ini, kami berharap guru PAUD lebih tenang dalam bekerja karena ada jaminan kesejahteraan yang nyata,” jelasnya seraya memberikan dorongan moral kepada para pendidik.

Penyerahan Jastendik ini disambut positif oleh para guru PAUD. Beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa bantuan tersebut memberikan rasa aman dan membuktikan bahwa pemerintah hadir serta peduli terhadap kebutuhan mereka.

Masing-masing guru menerima bantuan sebesar Rp4.800.000 yang merupakan alokasi dari Rp400.000 per bulan selama satu tahun penuh.

Selain penyerahan Jastendik, acara Gebyar PAUD juga menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas para pendidik dan siswa melalui berbagai lomba serta pertunjukan seni yang digelar untuk memacu semangat belajar anak-anak sejak usia dini di Kebumen.

Dengan pelaksanaan program ini, Bupati Lilis kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pendidikan, khususnya pendidikan usia dini sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah ke depannya.

“Guru PAUD adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya. Kita harus dukung penuh,” tegasnya sekali lagi dengan penuh ketulusan dan semangat membara untuk masa depan pendidikan di Kabupaten Kebumen. (fur/stch)

Berita Sebelumnya
Empat tahun menunggu perbaikan

Jalan Desa di Karanglewas Rusak Parah, Empat Tahun Menunggu Perbaikan

Berita Selanjutnya
Aksi buruh digelar serentak di berbagai daerah tuntut hak dan kesejahteraan pekerja

Demo Buruh 28 Agustus 2025, Ini Lokasi dan Tuntutan Aksinya