BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam sebuah ajang yang penuh semangat dan persaingan ketat, siswa dari MTsN 2 Kebumen mencetak prestasi gemilang di Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXI tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2025.
Kompetisi yang digelar di Slawi, Tegal pada Kamis (13/11) ini menjadi saksi keunggulan siswa-siswa Kebumen dalam berbagai kategori lomba Al-Qur’an dan Hadits.
Fauzan Nur Fadhillah, salah satu siswa berprestasi dari MTsN 2 Kebumen, berhasil meraih posisi ketiga dalam kategori yang dipertandingkan.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Fauzan tetapi juga memicu semangat para pelajar lainnya di lingkungan sekolahnya.
Kepala MTsN 2 Kebumen, Wahyono Hadi Susilo, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam terhadap pencapaian anak didiknya.
“Prestasi ini merupakan bukti nyata dari kerja keras siswa, dukungan pembimbing, serta lingkungan madrasah yang kondusif,” ungkapnya penuh haru.
Harapan besar tertanam dalam kata-kata Wahyono bahwa keberhasilan ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengasah kemampuan serta meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang.
Keberhasilan ini bukanlah hasil kerja individu semata tetapi merupakan sinergi dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses pendidikan.
Tidak hanya itu, kafilah dari Kebumen secara keseluruhan menorehkan catatan prestasi luar biasa dalam ajang bergengsi ini.
Nur Fadila Aulia Luthfi berhasil membawa pulang gelar Juara 1 pada kategori Hafalan Al-Qur’an 10 Juz Putri.
Kemenangan ini menunjukkan betapa kuatnya tradisi hafalan Al-Qur’an di kalangan pelajar putri Kebumen.
Sementara itu, Tim Syarh Al-Qur’an Putra yang terdiri dari A. Ibnu Aqil, M. Bahrur Rizqi dan Tsaqif Zidane Fuadi juga tidak mau ketinggalan dengan mencatatkan prestasi sebagai Juara 1 pada cabang mereka.
Keberhasilan tim ini menandai dominasi Kebumen dalam berbagai cabang lomba dan memperlihatkan betapa seriusnya pengembangan bakat dan minat siswa terhadap seni baca dan pemahaman Al-Qur’an.
Farida Fitriani, S.Pd., seorang guru yang juga ikut berlaga dalam ajang tersebut, sukses menyabet gelar Juara 1 pada kategori Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri.
Ini adalah sebuah penghargaan yang tidak hanya mengangkat nama pribadi namun juga lembaga pendidikan tempat ia berkarya.
Nur Afifah turut memperkuat kebanggaan Kebumen dengan memenangkan Juara 1 Kaligrafi Hiasan Mushaf Putri, menambah deretan panjang prestasi di bidang seni kaligrafi.
Di kategori lain, Hasna Huriyah Zalfa berhasil meraih posisi ketiga pada cabang Tilawah Remaja Putri sedangkan Haya Fauziyah mencapai Juara 3 untuk Kaligrafi Al-Qur’an Naskah Putri.
Di sisi lain, Aini Nusaibah mengukir prestasi sebagai Juara 2 dalam Hafalan 1 Juz dan Tilawah Putri.
Prestasinya menunjukkan keunggulan kompetitif Kebumen dalam menghafal dan melantunkan ayat-ayat suci dengan indah dan benar.
Dalam cabang kaligrafi kontemporer, Syifa Yana Uljannah dan Ryan Ferdiansyah juga tampil memukau dengan meraih Harapan 2 dan Harapan 3.
Pencapaian mereka membuktikan bahwa seni kaligrafi masih memiliki tempat penting dalam ajang MTQH dan terus berkembang seiring zaman.
Selain itu, kategori Tartil dan Tilawah untuk anak-anak serta dewasa turut memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Kebumen.
Keikutsertaan berbagai lapisan usia menunjukkan adanya regenerasi yang baik dalam penguasaan ilmu agama Islam khususnya terkait Al-Qur’an.
Keberhasilan para peserta dari Kebumen di MTQH XXXI kali ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas akan pentingnya pendidikan agama sejak dini.
Melalui dukungan penuh dari keluarga, pendidik serta pemerintah daerah keberlanjutan program pembinaan agama dapat terus ditingkatkan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.
Prestasi demi prestasi yang diraih oleh para wakil dari Kebumen diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan agama di wilayah tersebut.
Ini adalah cerminan komitmen bersama antara siswa pendidik serta orang tua dalam membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing tinggi baik secara spiritual maupun intelektual.
Dengan segala pencapaian gemilang tersebut MTsN 2 Kebumen beserta seluruh kontingen patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya atas usaha keras mereka menorehkan sejarah baru bagi dunia pendidikan agama di Jawa Tengah khususnya dalam ajang MTQH XXXI tahun 2025 ini. (cah/dda)
















